Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 16



hari itu sangat panas, mentari bersinar terik menyilaukan mata, kota Konoha hari itu sangat ramai apalagi di pasar senju yg menjadi pasar terbesar di Konoha, banyak orang datang untuk berbelanja karena di sana semua jenis barang dapat di temukan.


"ahh...,panas banget sih ni hari rasa nya seperti terpanggang di oven"keluh inojin menyela keringat di dahinya


memang siang itu Boruto dan yg ikut kemah sedang mencari barang barang yang di perlukan untuk berkemah Sabtu besok


"ahh.., sungguh merepotkan harus membeli ke pasar begini,kan lebih enak kalau beli online"ujar Shikadai nampak dia sedang membawa plastik yang cukup besar ntah apa isinya


"jangan mengeluh, dasar kalian ini lemah banget jadi cowok"ujar choco


"heh..gendut, enak banget ngatain orang lemah lo nggak liat bawaan kami ni serasa bawa beras dua karung tau"kesal inojin


"heeii...,jgn ribut kayak gini dong, kita harus kompak Masih bnyk barang yang harus kita beli ini"ujar sumire seraya menunjukan catatan barang yang harus di beli


"haaa?.., perasaan ini sudah bnyk banget deh"ujar Mitsuki dan jongkok karena kelelahan.


"apa aja yg harus di beli ketua kelas?"tanya sarada seraya membetulkan posisi kaca mata nya


"sudah ku bilang kalau di luar panggil aku sumire aja sar"ujar sumire


"he he he,maaf..., habis nya udah kebiasaan"ujar sarada menggaruk kepalanya


"hmm ya sudah,ini barang yang masih belum kita beli,bahan masakan..,tikar kemah,.. dan teleskop"


"haa? teleskop, untuk apa?"tanya boruto, nampak boruto sedang meminum jus jeruk di tangan nya


"bolt,kamu curang banget"teriak sarada karena jengkel dengan Boruto karena tidak mengajak nya membeli minum, padahal ia juga sedang haus


"mau?..."ujar boruto menyodorkan minumannya


"mau la.."ujar sarada dan hendak mengambil minuman itu namun dengan cepat boruto kembali meminum nya


"tapi bo'ong"ujar boruto menjulurkan lidahnya tanda mengejek


"boolt..."ujar sarada marah dan Langsung mengejar boruto


mereka berdua pun berkejaran di tengah pasar


"ya ampun..., kalau mau pacaran jangan di sini dong"ujar choco menepuk dahinya.


"memang nya mereka berdua pacaran ya?"tanya sumire menunjuk borusara yg semakin jauh


"ya ampun ketua kelas...,kau baru tau ya"ujar inojin


"panggil aku sumire aja jin"ujar sumire kesal karena dari tadi teman temannya memanggilnya ketua kelas


"sembarangan nama orang di singkat jadi jin,nama sudah bagus inojin di panggil jin"ujar inojin tak terima di panggil jin oleh sumire


mendengar nama panggilan baru itu Mitsuki dan shikadai tertawa sejadi jadinya sehingga membuat orang orang yang sedang berlalu lalang melihat ke arah mereka.


"hoi sudah dong ayo kita cari barang nya,keburu sore"ujar tsubaki yg dari tadi diam saja


"iya..,ayo"ujar namida menarik lengan sumire.


"tapi boruto dan sarada tadi.., nggak di panggil?"ujar sumire menoleh ke arah borusara pergi


"sudah biarkan saja mereka, paling nanti pacaran di taman tu berdua"ujar choho


mereka pun melanjutkan mencari barang barang yang akan di beli untuk berkemah nanti


"aduhh,....aduhh...duuh.., ampun sald.., sakit banget sumpah"rintih boruto karena sarada menjewer telinga nya dengan keras.


"rasain,siapa suruh ngerjain aku"ujar sarada setelah puas menghajar boruto


"jahat banget ama kesayangan sendiri"ujar boruto mengusap telinga nya


"kan kamu duluan yg jahat, ngerjain orang sembarangan"ujar sarada membuang muka


"ihh..,jangan ngambek gitu dong, senyum nya mana senyum nya"goda boruto mencubit pipi sarada


"nggak ada senyum senyum"ujar sarada masih membuang muka


"hmm..., oke deh, bagaimana kalau kita beli black tea"ujar boruto mengusap puncak kepala sarada


mendengar minuman kesukaannya di sebut oleh boruto,sarada langsung bersemangat


"ayoo..."ujar sarada memegang tangan boruto


"hmm.., dasar.., lebih suka ama black tea ya dari pada sama aku"ujar boruto mentoyor kening sarada


"iya lah...,black tea lebih menggoda dari apapun"


mereka berdua pun pergi mencari kedai black tea di pasar itu


"yahh... tutup"ujar mereka berdua ketika berada di depan kedai itu


"iisss..,kenapa tutup sih"ujar sarada kesal


"yah mau bagaimana lagi, penjual nya pulang kampung"ujar boruto


"dari mana kau tau,sotoy ah"ujar sarada


"tu ada tulisan nya"ujar boruto


mereka berdua pun tak jadi membeli black tea dan mencari rombongannya tadi


"salad...."panggil boruto memegang tangan sarada


"apa bolt.."jawab sarada balik menggenggam tangan boruto


boruto menoleh ke arah sarada dengan tersenyum penuh arti, melihat boruto bertingkah seperti itu sarada langsung tau kalau boruto ingin minta sesuatu.


"mau apa bolt.."ucap sarada malas


boruto langsung mencium pipi sarada, membuat mata hitam pekat itu terbuka lebar, pipi sarada mendadak merah


"aku hanya mau itu"ucap boruto tersenyum


sarada masih mematung bak manekin di toko baju beda nya yg ini mukanya merah merona


bersambung.....


#maaf jarang upload


#semoga kalian selalu terhibur ya😁