
"bolt kok lama banget sih?"gerutu sarada yg tampak sedang berdiri di tepi jalan, berkali kali ia melihat jam tangannya
tak lama kemudian datang boruto yg mengendarai sepeda motor nya
setibanya boruto di depannya, sarada langsung menjewer telinga boruto dan mengomeli boruto untuk meluapkan kekesalannya
"kau dari mana saja sih?, setengah jam aku berdiri disini tau nggak..."omel sarada
"aduhh.. duh sakit sald, ampun..."ringis boruto kesakitan
sarada pun melepaskan jeweran nya dan menatap tajam ke arah boruto
"kau dari mana saja, baru datang.."tanya sarada cemberut,dan menggembungkan pipinya
boruto yg gemas melihat ekspresi sarada langsung mencubit pipi sarada
"aduhh sakit bolt"ringis sarada
"maaf.., habis nya, putri paman Sasuke ini imut banget"ujar boruto tersenyum
kontan sarada blushing mendengar gombalan boruto
"sudah sudah ayo antar aku pulang, sudah sore ini"teriak sarada yg takut kalau boruto melihat Rona merah di wajah nya
"baik, kita berangkat"ujar boruto dan menjalankan motor nya
selama di perjalanan mereka hanya diam diaman
"bolt ngeselin banget sih, sudah terlambat malah diamin aku kayak gini,dan yg paling menjengkelkan ia lupa kalau aku hari ini aku ulang tahun"gerutu sarada dalam hati
boruto menghentikan motornya di depan sebuah cafe
"kenapa berhenti di sini bolt?"tanya sarada
"sudah jangan banyak tanya ayo masuk"ujar boruto menarik lengan sarada
sarada tak dapat menolak
di dalam cafe tampak sepi,tak seperti cafe biasanya yg ramai dengan pengunjung,di dalam cafe itu hanya ada satu meja untuk dua orang,dan suasana cafe yg sangat menawan, dekorasi yg indah dengan air mancur dalam ruangan,tata meja yg indah dan tampak foto sarada yg di perbesar dan di gantung di dinding
"boruto...apa maksud nya ini?"tanya sarada yg masih terpukau dengan ruangan cafe itu
namun tak ada jawaban dari boruto
sarada menoleh, namun boruto sudah tak di samping nya
"boruto..di di mana kau?"tanya sarada cemas
tiba tiba boruto sudah berdiri di atas panggung yg biasa ada di cafe dan memegang sebuah biola, pakaian nya pun sudah diganti, sekarang boruto memakai jas hitam dan kemeja putih
sarada hanya diam melihat boruto
irama yang di hasilkan biola yg di mainkan boruto sangat indah,yg mampu membuat siapapun terbawa perasaan, apalagi sarada
setelah selesai memainkan biolanya, boruto pun, menjentikkan jarinya dan keluar Mitsuki, shikadai inojin dan choco yg membawa kue ulang tahun yg besar dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan menghampiri sarada
sarada terharu dengan kejutan yang di berikan boruto dan teman temannya, rupanya boruto ingat dengan ulang tahun sarada
"kau ini memang dasar"ujar sarada dan memeluk boruto
"kau pikir aku lupa dengan ulang tahun pacar ku sendiri"bisik Boruto
"oii oii oii... sudah uwu uwu an nya,ini lilin di tiup"ujar shikadai yg memberi kan kue itu pada boruto
sarada pun meniup lilin itu,dan di susul dengan tepuk tangan dan terompet yg di tiup mitsuki
"selama ulang tahun ya sayang"ujar choco dan memeluk sarada
"terimakasih ya cho"ujar sarada
"selamat ulang tahun sarada"ujar shika, mitsu, ino
dan tampak Mitsuki yg membuka kedua tangan nya
"apa ini..?"tanya boruto
"peluk...,kan nggak papa Meluk orang yang ulang tahun"ujar Mitsuki polos
"ini ni peluk"ujar boruto dan menjitak kepala mitsuki
yg lain tertawa melihat tingkah keduanya
sarada mendekati boruto
"jadi karena ini kau terlambat menjemput ku"tanya sarada
"iya..."
"kenapa nggak bilang dasar baka"ujar sarada dan menjewer telinga boruto
"aduhh aduhh..., kenapa di jewer lagi sald"teriak boruto kesakitan
bersambung.......
#jangan lupa like komen rate and vote ya 😉
#salam
selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yg menjalankan...