Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 18



mereka telah sampai di pemancingan kiminarimon yg luas dan tampak tanah lapang yang hijau, kolam pemancingan yg luas dan tampak wc umum yg memang telah di sediakan pihak pengelola untuk pengunjung, tempat itu di kelilingi oleh perbukitan yg tampak hijau dan menyegarkan mata.


papan ucapan selamat datang terpampang jelas di pintu gerbang masuk dan tempat pembelian tiket


"ayo semua nya kita masuk", ujar denki mendahului yg lain


denki pun menghampiri petugas tiket dan tampak petugas itu menunduk kan badan memberi hormat


"sumpah, baru kali ini aku lihat orang tua menunduk kan badan pada yg lebih muda"bisik inojin pada shikadai


"seterahlah..,yg penting kita masuk gratis"ucap shikadai menelan permen mintz nya


sementara sarada dan boruto tampak sedang asik mengobrol, memang kalau sudah saling jatuh cinta dunia serasa milik berdua


"sarada.. boruto.. boleh minta tolong nggak"pinta sumire menyela obrolan mereka.


"ada apa ketua kelas?"tanya sarada dan boruto hampir bersamaan


"itu yg lain sudah masuk mau sampai kapan kalian berdiri di sini"ujar sumire menunjuk teman mereka yang sudah berjalan masuk ke pemancingan


"astaga...,maaf ketua kelas,nggak sadar kalau semua nya sudah ke dalam"ujar boruto dan menarik lengan sarada memasuki pemancingan


sumire Hanya menggeleng kan kepala


"dasar.."


skip~


"pyuh... akhirnya tenda sudah berdiri.."ujar boruto mengusap peluh yg mengalir di pipinya


"Untung aku pernah ikut Pramuka"ujar Mitsuki


"ala.. Pramuka gadungan lo..."ujar shikadai


"apa sih...,sok asik ni rambut nanas"ujar mitsuki lagi


"ehh... inojin Kemana?,enak banget tu anak nggak bantuin negak tenda"ujar boruto melihat disekelilingnya namun tak nampak batang hidung inojin


"ohh.. dia bilang tadi mau buang air besar di toilet sana"ujar shikadai melihat handphone nya


"sudah mau jam 12...,"ujar Shikadai dan menyimpan hp nya ke saku celana


"wahh waktu makan tu...,"ujar mitsuki


"ayo kita ke tenda cewek, mungkin mereka telah selesai memasak"ujar boruto berjalan ke tenda cewek


memang mereka bagi tugas,yg cowok memancing ikan di kolam pemancingan sementara yg cewek memasak nya


"oi tungguin dong..."panggil denki yg berlari ke arah mereka


"oi..denki,kau kemana saja?"tanya boruto


"aku..tadi ngobrol dengan penjaga di sini, ada hal penting yang ingin ku kasih tau ke kalian"ujar denki dengan muka serius


namun bukan nya mendengar kan shika,mitsu dan boruto lanjut berjalan ke tenda cewek karena perut mereka sudah keroncong dari tadi


"nanti saja denki..,lebih baik kita makan dulu..,ayo"ujar boruto menarik lengan denki


"tapi..."


skip~


"hmm...enak banget bau nya"ujar shikadai mengendus bau masakan yg di buat para cewek


"ya iyalah...,kan masak pakai resep ketua kelas"ujar namida menyusun makanan


"inojin kemana?, sebentar lagi kita makan bersama lo"ujar sumire


"ohh..itu inojin ke toilet, tapi tak tau kenapa lama banget tu anak"ujar Shikadai hendak mengambil makanan namun dengan cepat di choco memukul tangan shikadai


"enak aja main comot, kalau semuanya belum kumpul, tidak ada yang boleh makan"ujar choco


"aduhh...,kemana tu si bocah pucat.., nggak tau apa orang sudah lapar"ujar Mitsuki mengelus perutnya


"ngatain orang pucat kayak lu nggak pucat aja"ujar boruto


tiba tiba inojin datang berlari menuju ke arah mereka.


"heii... kemana aja lo, orang dah lapar ni.. dasar merepotkan"omel shikadai


"maaf.., habis nya kebelet banget"ujar inojin


"sudah sudah..,ayo kita makan..,bolt ni makanan mu sudah ku pisahin"ujar sarada menyuruh mereka semua duduk


"aduhh...calon istri idaman ni, makanan boruto aja ampe di pisahin kayak gitu"goda choco


"apaan sih, sudah ayo makan"ujar sarada tersipu


mereka pun makan dengan lahap, di selingi canda tawa mereka makan bersama,di tambah dengan suasana yg sejuk di kelilingi pohon pohon yang rindang dan hembusan angin yang lembut membuat sensasi tersendiri ketika makan


skip~


hari masih siang, Boruto dan kawan kawan nya tampak duduk di hamparan rumput di atas dataran yg agak tinggi memandang ke arah kolam pemancingan


harus di ketahui kolam pemancingan itu tak seperti kolam pemancingan pada umumnya namun seperti danau buatan yg sengaja dibuat pihak pengelola supaya pengunjung merasakan sensasi memancing di alam bebas


"segar sekali udara di sini,tak seperti di kota"ujar sarada menghirup udara segar di sekelilingnya


"iya.."


sarada terkejut ternyata itu suara boruto yg berdiri di sampingnya


"sejak kapan kau di sini.."tanya sarada


mereka sekarang sudah agak jauh dari yg lain


boruto dan sarada menikmati pemandangan yg menyejukkan mata tersebut, keheningan menghampiri mereka.


"bolt.."panggil sarada menatap boruto


"ada apa sald?"toleh boruto


"anu..."ujar sarada gugup


"hmm.."


"nggak jadi.."ujar sarada membalikkan badannya membelakangi boruto


Boruto langsung memegang pundak sarada dan membalikkan badannya sehingga sarada kembali menghadap boruto


sarada terkejut sekaligus jantung nya berdetak kencang karena boruto mendekat kan wajah nya ke wajah sarada


semakin dekat...


semakin dekat....


dan


cuup...


bersambung.......


#jangan lupa like, komen, rate and vote ya 😉


#salam