Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 21



malam semakin larut, boruto dan kawan kawan nya sudah masuk ke tenda nya masing masing, satu tenda cewek dan satu tenda cowok,sinar api unggun nampak semakin melemah


malam itu Boruto tak bisa tidur, karena ia tak terbiasa tidur berdesak-desakan, apalagi inojin dan shikadai tidur seperti orang mau berkelahi,terjang sana,terjang sini, guling sana, guling sini bahkan kaki inojin sempat naik ke wajah boruto


"aduh..!, bagaimana mau tidur kalau begini"ujar boruto menyingkirkan kaki inojin


akhirnya boruto keluar dgn membalut kan selimut ke tubuhnya karena malam itu hawa nya sangat dingin menusuk tulang


"api nya semakin mengecil, lebih baik ku tambah lagi kayu nya"ujar boruto dan menambah kan sisa kayu bakar yg mereka kumpulkan tadi siang


api pun makin membesar, boruto mengambil gas mini dan memanaskan air untuk menyeduh kopi


dengan tenang boruto menyeruput kopi nya dan memandang bintang yang semakin bersinar saat tengah malam


"kalau di kota tak mungkin aku bisa melihat pemandangan langit seindah ini"gumam boruto sembari meniup kopi hangat nya


boruto tenggelam dalam lamunan nya memandang keindahan malam itu


tiba tiba ada yg menyentuh bahu boruto yg membuat nya tersentak kaget


"belum tidur bolt?"ternyata itu sarada yg terbangun oleh sinar api unggun yg di buat boruto


"ya ampun sald..., membuat orang kaget saja"ujar boruto kesal


"hihihi..kau takut ya, pasti mengira aku ini hantu tadi"goda sarada dan duduk di samping boruto


"aku tak pernah takut dengan yg namanya hantu"ujar boruto menyeruput kopi nya


"bukan nya kau yg takut hantu"sambung boruto


"aku... tidak takut dengan hantu"ujar sarada


"kau sudah lupa siapa yang ketakutan waktu di rumah hantu dulu"ujar boruto melirik sarada


"ehh....hmm.. waktu itu..aku hanya..."ujar sarada terbata karena teringat kejadian memalukan waktu di taman hiburan


"hanya takut kan"ujar boruto


"ahhh... sudah lupakan, selamat malam"ujar sarada bangkit hendak kembali ke tenda


namun boruto dengan cepat memegang tangan nya


"jangan tidur dulu..temani aku di sini"ujar boruto


"salah sendiri..,siapa yg mengejek duluan"ujar sarada memalingkan muka


"iya iya maaf ya nona sarada...,jgn ngambek gitu lah, ayo duduk sini"ujar boruto dan menarik lengan sarada


sarada pun kembali duduk dengan muka masam karena masih marah


boruto pun membuat kan minuman untuk sarada


"aku tak suka kopi bolt"ujar sarada


"siapa bilang ini kopi,coba dilihat dulu"


sarada pun melihat isi gelas itu ternyata itu teh hitam, minuman kesukaan sarada


"wahh..teh hitam dari mana kau dapat"ujar sarada meminum teh itu


"aku membelinya waktu di burger petir kemarin"ujar boruto


"bukan nya waktu itu kamu cuman beli burger"ujar sarada meniup teh itu


"siapa bilang, waktu kau menunggu di luar,aku juga beli bubuk teh hitam ini"ujar boruto menunjukkan Bungkus bubuk teh hitam


"kenapa kau membelinya,kau kan tak suka teh hitam"tanya sarada


"orang bukan untuk ku,aku belikan itu untuk mu"ujar boruto memberikan bungkus itu pada sarada


sarada merasa terharu, karena boruto sangat memperhatikan nya dan merasa kecewa dengan dirinya sendiri karena belum bisa memberikan apa pun untuk boruto


"boruto.."


"hmmm..."


"maaf kan aku.."


Boruto memandang sarada heran, kenapa sarada meminta maaf


"maaf untuk apa sald?"tanya boruto memberikan selimut pada sarada karena sarada keluar tenda tanpa membawa selimut atau pun memakai jaket


"maaf.., karena selama ini aku hanya jadi beban,kau selalu memberikan apapun untuk ku, membuat ku senang, bahkan melindungi ku, sementara...aku..aku hanya banyak mengeluh, kadang marah tidak jelas, cemburu an dan.."


belum sempat sarada menyelesaikan ucapannya boruto menempel kan jari telunjuknya ke bibir sarada


"jangan berpikir seperti itu,aku tak mengharapkan apapun dari mu, memiliki mu saja sudah membuat aku bahagia"ujar boruto memandang langit malam itu


sarada semakin tak bisa menahan rasa senang nya tak sadar air matanya menetes


"terimakasih bolt"ujar sarada menyandarkan kepalanya pada bahu boruto


malam itu sangat indah,bintang bertebaran, langit cerah, semua nya menjadi saksi dua hati yang sama sama saling mencintai


bersambung....


#jangan lupa like komen rate and vote ya 😉


#salam