Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 03



jam telah menunjukkan pukul dua tepat yg menandakan sekolah telah usai, semua murid telah berhamburan keluar pagar sekolah untuk pulang ke rumah nya masing-masing.


"sarada ayo pulang"ajak choco


"aku hari ini ada les cho,kau duluan saja"ucap sarada.


"kan tempat les nya searah dengan jalan pulang,jadi nggak papa la barengan"


"oke deh"


mereka berdua pun jalan kaki menuju tempat les sementara boruto dan kawan kawan nya telah duluan pulang naik mobil shikadai.


"hei sarada"ucap choco di perjalanan.


"hmm"


"kau dan boruto, memang akrab ya,aku baru tau ku bisa seakrab itu dengan cowok"goda choco.


"aku dan dia hanya teman lama,tak lebih"ucap sarada berusaha bersikap tenang.


"ohh teman ya, jadi aku boleh ni dekatin boruto"pancing choco.


"nggak..!"ucap sarada spontan, sadar dengan yg ia ucapkan sarada langsung memalingkan wajahnya dari choco, tampak rona merah di wajah nya.


"ciie cemburu ni cerita nya"ucap choco setelah taktik nya berhasil.


"apa an sih,aku pergi duluan aja kalau gitu"ucap sarada karena tempat les nya sudah dekat.


"ehh jangan ngambek gitu dong"


"bodo"


choco melanjutkan perjalanan pulang Nya, sementara sarada sudah berada di tempat les.


skip


hari sudah semakin sore, sarada yg usai mengikuti les sudah di jalan untuk pulang,sarada memang mengambil les mtk seusai pulang sekolah, tidak tiap hari hanya pada hari senin sampai rabu saja ia mengambil les.


di jalan sarada singgah di toko buku karena ada beberapa buku yang ingin ia beli untuk bahan les besok.


sedang asik mencari buku yang ingin ia beli ada seorang yg menepuk pundak sarada, ternyata itu boruto.


"boruto,sedang apa kau di sini?"tanya sarada


"ohh aku, sedang mencari buku komik terbaru kagemasa, takut kehabisan"


"kau sendiri sedang apa di sini, masih pakai seragam sekolah lagi,kau belum pulang"tanya boruto.


"ohh aku baru pulang dari les,ini sedang cari buku untuk bahan les besok"


"les? kau ini benar benar tak berubah ya, nggak pernah bosan belajar"


"sudah sudah,aku lagi sibuk ni dari tadi nggak ketemu temu buku yang aku cari, mendingan kau jgn ganggu"ucap sarada dan kembali melihat rak tiap rak buku di toko itu.


skip


sarada dan boruto telah berada di luar toko setelah membeli buku yang di cari nya.


"kau pulang naik apa?"tanya boruto pada sarada


"jalan kaki"


"jalan Kaki,rumah mu masih jauh kan, lebih baik aku antar naik motor ya"


"jangan keras kepala sarada,aku antar"


"nggak,aku duluan"jawab sarada dan melangkah pergi, sebenarnya ia senang bila bisa boncengan dengan boruto tapi rasa gengsi nya terlalu tinggi.


belom jauh sarada melangkah, tiba-tiba boruto berteriak minta tolong kepada orang di sekitar toko, orang orang itu pun menghampiri boruto


"ada apa nak?"tanya salah satu nya


"itu pak, saudara saya kabur dari rumah sudah 3 hari tak pulang pulang, orang tua kami sangat khawatir dengan keadaan nya, tolong tangkap dia pak"ucap boruto menunjuk ke arah sarada.


"ehhh..?"sarada kebingungan karena semua orang berjalan ke arah nya.


"ehh nak jangan begitu, jgn Buat orang tua mu khawatir sekarang kau pulang ama saudara mu"ucap orang orang di situ dan menarik lengan sarada menuju boruto.


"tapi..."


"tidak ada tapi-tapi sekarang kau pulang dengan saudara mu"ucap mereka setelah berhasil membuat sarada duduk di atas motor.


"terimakasih banyak ya pak, Untung ada bapak dan ibu ibu, kalau tidak tak berhasil saya mengajak saudara saya pulang, kalau begitu saya permisi ya pak"ucap boruto dan menjalankan motor nya.


"sama sama hati hati di jalan"jawab mereka.


di jalan sarada tak berhenti mencubit pinggang boruto karena telah membuat nya malu.


"kau gila ya bor,malu tau nggak, rasakan ni hiii"geram sarada mencubit boruto sekuat kuatnya


"ehh ampun sar,aduh sakit"


"makanya jangan aneh aneh"


"tapi kau senang kan bisa boncengan sama aku", ucap boruto


"siapa yang senang,huu kepedean"ucap sarada malu malu


"hahah"


mereka pun telah sampai ke rumah sarada


"untung aku masih ingat jalan ke rumah kau"ucap boruto turun dari motor nya


"ehh ngapain turun, tak langsung pulang?"tanya sarada.


"aku rindu ama Paman Sasuke, sekalian mau mampir,emang gak boleh?"


"percuma, ayah ku jam segini belum pulang"


sarada mengetuk pintu rumah dan tak lama pintu terbuka.


"selamat datang"


"papa?"


ternyata yg membukakan pintu adalah Sasuke


bersambung....


#jangan lupa like,komen,rate and vote ya 😉


#salam