Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 44



supermarket tempat boruto kerja paruh waktu adalah super market yg cukup ramai banyak orang yang membeli barang barang di sana.


dan di sana ada 5 karyawan yg memiliki tugas nya masing


boruto dan salah satu karyawan yang bernama takemichi bertugas mencatat barang barang yang habis dan barang barang yang datang, serta Merapikan rak rak belanja di sana, sementara sumire dan salah satu karyawati yg bernama hina bertugas di mesin kasir,dan salah satu karyawan lagi adalah cleaning servis.


"boruto..., sudah jam 9 ni waktu nya tutup...?"ajak takemichi, karena memang sudah waktunya tutup


"iya.. kak, sebentar lagi,tanggung"ujar boruto meletakkan sosis sosis yg baru sampai ke freezer box, takemichi dan hina memang lebih tua dari boruto dan sumire, boruto masih sma sementara takemichi sudah kuliah.


_______________


"kalian serasi ya.."ujar boruto menggoda takemchi dan hina yg berpegang tangan


mereka sekarang sudah mau pulang.


"kalian kapan nyusul..."ujar takemchi,dia tak tau kalau boruto sudah punya pacar


mendengar itu hina langsung menggeplak kepala Kekasih nya itu


"aw..apa apaan sih"ujar takemchi kesakitan


"boruto dan sumire nggak pacaran goblok, boruto sudah punya pacar sendiri"bisik hina ke telinga takemchi, rupanya hina sudah tau dari sumire karena waktu kerja tadi hina menanyakannya.


"maaf boruto aku nggak tau kalau kau punya pacar"ujar takemchi tersenyum dan memegang kepalanya


"sudah nggak papa...,aku pulang ya"ujar boruto menaiki motor nya.


"iya hati hati "ujar takemchi dan hina


sementara itu sumire tampak sedang menelepon seseorang.


"ada apa ketua kelas"tanya boruto


"aduuh..,ini ojek yg ku pesan bilang nggak bisa datang ban motornya bocor,Ays...mana sudah malam banget lagi"ujar sumire sedikit kesal


"yaudah aku anterin"tawar boruto


"ahh jangan.., ngerepotin nanti"tolak sumire


"ahh.. kayak sama siapa saja, kita teman, jangan nggak enak kayak gitu,ayo naik"ujar boruto


"baiklah.."jawab sumire dan naik ke motor boruto


mereka pun turun kejalan yang masih ramai walaupun hari sudah malam


______________


mereka sudah sampai di rumah sumire


"terimakasih ya boruto sudah mengantarkan ku pulang"ucap sumire


"iya sama-sama,ohh ya aku lupa kemarin kita kan satu kelompok untuk praktek kimia, berapa iuran nya?''tanya boruto yg baru ingat bahwa besok adalah praktek kimia dan setiap kelompok di suruh iuran untuk beli alat praktek


"ohh ya aku juga hampir lupa minta iuran sama kamu , bayar 20 ribu sini"ucap sumire,mode ketua kelas nya keluar


"nggak ada uang kecil apa?"ucap sumire karena uang yg di berikan boruto adalah uang seratus ribu


"nggak ada"


"aduhh..ya sudah,tunggu ya aku mau ambil kembalian nya di dalam"ucap sumire mengambil kunci pintu di tas nya


tapi lubang kuncinya macet, sumire sudah sekuat tenaga memutar kunci nya namun tetap tak bisa


"kenapa ketua kelas?"tanya boruto menghampiri sumire


"ini.., kuncinya macet.."ucap sumire berusaha memutar nya lagi


namun akhirnya kuncinya patah


"astaga patah, gimana nih..,tak mungkin aku harus tidur di luar"ucap sumire kebingungan


"ketua kelas menjauh sedikit,biar aku dobrak pintu nya"ucap boruto


sumire pun menjauh dari pintu dan boruto pun mulai mendobrak, setelah lima kali di dobrakan baru lah pintu nya dapat terbuka


"syukur lah.., terimakasih boruto"ucap sumire lega,ia sangat khawatir tadi.


"ah..ini mudah, pintu besi pun bisa ku buka"ucap boruto setengah bercanda


"percaya deh.."


sumire pun ke dalam dan mengambil kembalian uang boruto tadi


boruto pun siap siap untuk pulang


"boruto terimakasih banyak ya, kalau tak ada kamu mungkin aku sudah tidur di luar malam ini"ucap sumire


"iya sama-sama,aku pulang dulu ya"jawab boruto siap siap menghidupkan motor nya.


"tunggu dulu.."ucap sumire tiba tiba membuat boruto sedikit terkejut.


"ada apa ketua kelas.."


"a..aku.."sumire sedikit gugup


"hhmmmm ada apa ketua kelas, kenapa kau gugup seperti itu..."tanya boruto kebingungan, sumire akhir akhir ini selalu gugup bila boruto di dekatnya


"aku hanya i..,ingin bilang.."


"bilang apa?..."


tiba tiba sumire menunduk


"sebenarnya aku menyukai mu..!"


bersambung..........