Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 54



sarada masuk ke ruang papanya di rawat,ia melihat sakura yang sedang duduk di sebelah Sasuke yg masih belum sadarkan diri, terlihat perban yang melilit di sekitar bahu Sasuke.


"sarada,tolong ambilkan hp di tas mama"ujar sakura menunjuk tas yg ada di atas sofa


"ok.."sarada langsung mencari hp di dalamnya namun sarada terkejut dengan apa yg ia temukan di dalam tas itu


"surat apa ini?"sarada melihat isi surat itu


"appaaa....... mama hamil!!.."teriak sarada tak percaya


sakura terkejut dengan teriakan putri nya itu


"ada apa sar?"tanya sakura


"mama apa ini benar...ma..mama hamil?"tanya sarada menunjukkan surat itu


"iya..mama hamil adek kamu"ucap sakura tersenyum


sarada berteriak kesenangan dan memeluk erat mama nya itu


"akhirnya aku jadi seorang kakak"teriak sarada kegirangan


_______________


Sasuke tersadar dari pingsan nya, sakura langsung menahan Sasuke yg tampak nya hendak duduk


"jangan duduk dulu,luka mu masih belum sembuh, nanti pendarahan lagi kalau kau bnyk bergerak"Ucap sakura pada suami nya itu.


"apa yg terjadi padaku kenapa aku ada di sini?"


"kau di tembak orang yang tidak di kenal siang tadi, untung nya tidak kena ke jantung atau kepala, kalau tidak, sesuatu yang buruk pasti terjadi"ucap sakura memberikan minum pada suami nya itu


"sialan ini pasti ulah kara.., organisasi itu benar benar berbahaya.."Ucap Sasuke yg baru ingat


"ohh..ya aku tidak lihat sarada?,di mana dia..?"tanya Sasuke yg tak melihat putrinya dari tadi


____________


sementara itu di tempat duduk di koridor rumah sakit tampak sarada menatap layar ponselnya dari tadi, tampak ia banyak pikiran sekarang


"mama sedang hamil.., sementara papa seperti itu karena ulah kawaki, kalau aku tidak turuti permintaan kawaki bisa bisa ia berbuat lebih nekat lagi..,tapi..aku sangat mencintai boruto tak mungkin aku meninggalkan nya..,akhh..apa yang harus kulakukan"sarada sangat bingung langkah apa yg harus ia ambil, kenapa semua nya jadi seperti ini.


kemudian ia teringat dengan mama nya yang sedang hamil,ia tak mungkin membiarkan adik nya nanti lahir tanpa seorang ayah,ia harus mengorbankan perasaan nya pada Boruto untuk adik,dan mamanya


"aku tak boleh egois,.. lebih baik aku yg berkorban untuk adik dan mama..,aku harus mengorbankan perasaan ini.. maafkan aku Boruto"gumam sarada dalam hati air mata nya mengalir deras membasahi pipinya


kemudian ia menelpon kawaki


"halo sarada, tak kusangka kau menelpon ku lebih dulu, bagaimana?.., apa kau sudah ada jawaban?"


"iya.."


"jadi apa jawaban mu?"


sarada diam sejenak, berpikir apa yang ia lakukan ini sudah benar.


"bagaimana sarada?, jangan diam saja..,apa Jawaban mu?"tanya kawaki karena sarada diam saja


"baiklah..,aku bersedia menjadi pacar mu"


bersambung.....


#mulai sekarang hubungan borusara akan banyak mengalami masalah, masih banyak konflik yang menunggu untuk menguji mereka berdua, jadi siapkan mental anda.


#dan maaf jika author selama ini jarang up, karena banyak kesibukan.


#dan terima kasih bagi kalian para pembaca setia, ancaman santet kalian sungguh membuat author ngeri asam:v


#dan jangan lupa like,komen dan vote nya ya, sampai jumpa di next episode..bye bye 👋