
Boruto terbaring di uks,dia baru saja mengalami kesialan saat bermain bola waktu jam olahraga tadi ,Wajahnya terkena bola waktu bermain sampai hidung nya berdarah
"Ahh...kenapa aku selalu sial sih"keluh boruto menekan kapas ke hidungnya agar pendarahan nya berhenti
Saat itu ia hanya sendiri berada di uks, karena anggota OSIS yg bertugas menjaga uks sedang tidak ada
Tak lama kemudian gorden tempat tidur boruto di buka oleh seseorang
"Bolt kau tidak apa-apa kan?"teriak sarada,ya orang itu adalah sarada yg cemas dengan keadaan boruto
"Hanya pusing sedikit"ujar boruto memegang kening nya
Sarada pun mengambil kursi dan duduk di samping boruto
Tangan nya langsung mengusap kepada boruto, boruto hanya memejamkan mata dengan perlakuan kekasih nya itu
"Masih berdarah nggak hidupnya?"tanya sarada menyentuh hidung boruto dengan telunjuk nya
"Sekarang sudah berhenti"ujar boruto dan bangkit untuk duduk
Namun dengan cepat sarada langsung menahan nya,dan kembali menidurkan boruto di ranjang
"Jangan duduk dulu, katanya masih pusing"ujar sarada
"Sudah nggak pusing lagi kok"boruto berbohong
Sarada tau kalau boruto berbohong
"Kau tidak bisa bohong kepada ku bolt"ujar sarada dan mengambil buah apel yg ia bawa tadi dan mengupas nya
"Kalau Masih pusing lebih baik pulang saja"ujar sarada dan menyuapi boruto
"Ngusir ni.."ujar boruto memakan buah yang di beri sarada
"Bukan nya ngusir bolt, aku cuman khawatir dengan kondisi mu,aku tak ingin melihat mu sakit seperti dulu"Ujar sarada menundukkan wajahnya,ia teringat dengan kecelakaan boruto dulu
Boruto tersenyum melihat sarada sangat mengkhawatirkannya
Ia pun memegang tangan sarada dengan erat, sarada pun membalas genggaman tangan boruto
Sarada menatap boruto seakan bertanya apa yg paling di takuti nya
"Aku takut kehilanganmu"ujar boruto bersungguh sungguh
Sarada tersenyum dengan ucapan boruto
"Kalau itu kau tak perlu khawatir..."ucap sarada mengusap rambut boruto
"Kau tak kan pernah kehilangan ku..tak kan pernah, karena aku hanya mencintai mu bolt"sambung sarada dan perlahan wajah nya mendekati boruto
Boruto membulat kan mata nya, seakan tak percaya dengan apa yang terjadi, sarada mencium bibir nya dengan tiba tiba
Sarada tersenyum manis melihat reaksi boruto
"Cepat sembuh ya"ucap sarada dan pergi ke luar uks karena bel masuk sudah berbunyi
Sementara boruto Masih tak percaya dengan yg terjadi
Sementara di luar tampak sarada yg memegang bibir nya sendiri
"Apa yg barusan kau lakukan sarada?ahhh..aku terlalu terbawa suasana tadi"teriak sarada menutup wajahnya dengan kedua tangan
Ia malu bila teringat dengan keagresifan nya tadi
bersambung.....
#jangan lupa like komen rate and vote ya 😉
#dan terimakasih untuk kalian yang selalu mendukung author selama ini apalagi untuk Syahrul,bokuto,inosuke x api,dan pinky sdz dan semua nya yg tak bisa author sebutkan satu persatu terimakasih untuk dukungan nya selama ini
#tanpa kalian cerita ini tak kan berjalan
dan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan untuk seluruh umat islam di seluruh Indonesia semoga puasa kalian lancar
#salam