Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 58



semua siswa di sekolah sedang sibuk membahas sesuatu yang telah terjadi antara boruto dan sarada, info putusnya hubungan mereka berdua menjadi berita hangat dikalangan siswa


terutama siswi cewek yang langsung merasa ada kesempatan mendekati boruto yang sudah jomblo tersebut


"kira kira kenapa mereka putus ya padahal mereka berdua sangat mesra dulu"


"katanya sarada punya cowok baru,dan memutuskan boruto"


"astaga.., nggak tau untung banget ya, padahal sudah dapat cowok seperti boruto, ganteng, pintar anak walikota lagi"


"tapi cowok baru nya ini nggak kalah tampan tau,ala cowok cool gitu"


"pantesan, dasar cewek, lihat ganteng dikit langsung berpaling"


kalau begitu ayo kita dekati boruto,mumpung masih jomblo"


"ayo gas la"


begitulah obrolan obrolan yang dibicarakan murid murid,baik di kantin,kelas, perpustakaan semuanya sedang membahas putusnya hubungan boruto dan sarada.


sementara boruto yang menjadi sasaran cewek-cewek yang mengincarnya karena status baru nya, dilain pihak sarada menjadi bulan bulanan gosip dan kebencian murid cewek yang menganggap sarada cewek yang memandang fisik dan tidak punya hati.


hal itu membuat sarada sangat tertekan,dan bingung harus berbuat apa, karena mereka semuanya tidak tau kebenaran nya.


___________________


sarada pergi ke toilet sekolah untuk menenangkan diri,ia berdiri di depan wastafel dengan keran yang menyala, matanya memandang wajahnya dari pantulan cermin


"apa yang harus kulakukan"gumam nya


ia teringat dengan perkataan boruto tadi pagi, tidak pernah boruto memandang nya dengan mata yang se mengerikan itu,ada pancaran kebencian dari matanya


air mata berlinang menuruni kelopak mata gadis uchiha itu, hanya menangis yang bisa ia lakukan sekarang.


namun tiba-tiba ada suara kaki yang menuju kearahnya dengan cepat sarada menyeka air matanya.


seorang perempuan dengan rambut ungu muncul, yang tak lain adalah sumire


"ketua kelas?"


"sarada ada sesuatu yang perlu kubicara kan dengan mu"


"soal yang pagi tadi?"tebak sarada


"iya..,tapi jangan di sini kita bicara di tempat lain"ucap sumire


"baik.."


_______________


di kantin tampak boruto yang duduk makan pesanan nya,ia tak sendiri ada shikadai, inojin dan mitsuki yang menemaninya.


"hebat juga kau bor,bisa santai dengan apa yang terjadi tadi pagi"ujar shikadai


"sudah lah jangan dibahas lagi,aku malas membicarakan itu sekarang"


"tapi bor,apa kau rela membiarkan sarad.."


"sudah kubilang cukup!!"bentak boruto menggebrak meja


mereka terdiam karena tak seperti biasanya boruto marah sedemikian


"maaf..,aku kelepasan"ujar boruto mengelap bibirnya dengan tisu


"mau kemana kau bor?"tanya Mitsuki


"perpus"jawab boruto singkat dan pergi dari sana


"ayo kita ikuti dia"ucap inojin hendak bangkit namun dengan cepat shikadai menghentikan nya.


"jangan dulu, boruto butuh waktu buat sendiri, dia pasti sangat terguncang dengan kejadian tadi, walaupun pun ia berpura pura kuat di depan kita,se benarnya ia sekarang sangat terguncang"ucap shikadai


"itu benar.., biarkan dia sendiri dulu sampai suasana hatinya membaik"ucap Mitsuki meminum es teh yang dipesannya.


___________________


"apa maksud yang terjadi pagi tadi?"tanya sumire pada sarada mereka sekarang sedang ada di taman sekolah yang sepi


"apa maksud mu, dengan datang ke sekolah bersama kawaki dan memperlihatkan nya pada boruto?,apa kau tak punya perasaan?"tanya sumire nadanya meninggi karena sedikit emosi dengan perilaku kawaki dan sarada pagi tadi


sarada hanya diam membisu,ia tak bisa menjawab pertanyaan dari sumire


"jawab sarada jangan hanya diam saja"


sarada bingung,apa yang harus dikatakan nya,apa ia harus jujur apa yang terjadi sebenarnya antara ia dan kawaki tapi ia takut jika sumire akan menjadi sasaran kejahatan kawaki yang lainnya


"jawab sarada!!"


"baik aku akan katakan yang sebenarnya.."


"cepat katakan"


"sebenarnya aku dan kawaki.."belum selesai sarada menjawab nya kawaki datang menghampiri mereka berdua.


"ya ampun sayang,puas aku mencari mu ternyata sedang ada disini"ucap kawaki yang membuat sumire jijik dengan panggilan sayang itu


"sarada jawab kau dan kawaki kenapa?"tanya sumire


"apa yang sedang kalian bicarakan"tanya kawaki dan duduk di samping sarada.


"diam kau, cepat sarada jawab"


"sarada melirik kawaki sebentar,dan tampak mata kawaki yang menunjukkan tidak suka dengan pembicaraan itu


"cepat sarada"


"sebenarnya aku dan kawaki.. saling.., mencintai"ucap sarada


mendengar itu sumire langsung


"apa apaan kau ini sarada,aku mengorbankan perasaan ku pada boruto supaya kau bisa bersama dengan nya,tapi kau malah mengkhianati nya bersama lelaki ini, dimana perasaan mu"ucap sumire emosi


"hei hei hentikan itu, Jangan membentak pacar ku seperti itu dong"ucap kawaki


sumire menggelengkan kepala,dan hendak pergi dari situ


"sarada.."


sarada yang dari tadi hanya memandang kebawah perlahan menatap wajah sumire.


"aku salah mempercayakan boruto kepada mu"ucap sumire dan pergi meninggalkan sarada dan kawaki


"astaga..ini semakin seru kan?,sarada"


bersambung......