Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 13



"aku mencintaimu sarada"


sarada terdiam, berusaha mencerna kata-kata boruto yg tiba tiba itu.


"dahi mu panas banget sar"ucap boruto tersenyum


"namanya juga orang sakit"jawab sarada pelan


"tapi,..a..apa..ka..u. , serius dengan ucapan mu tadi..."ucap sarada gugup matanya tak sanggup menatap boruto


"mau ku cium lagi biar percaya"ucap boruto memegang kedua pipi sarada.


"iya..iya aku percaya"ucap sarada memegang tangan boruto.


"jadi.., sekarang tinggal kau yg belum mengaku"ucap boruto


"mengaku apa?"


"mengaku kau juga mencintai ku atau nggak"


"bodoh"


"seharusnya kau sudah tau jawabannya"sambung sarada dan menatap boruto dan menggenggam tangan boruto


cklek


pintu terbuka ternyata sakura yg masuk, boruto dan sarada segera bersikap seperti tak terjadi apa-apa.


"ehh...,ada apa,kok diam Diaman?"ucap sakura yg tak tau apa barusan terjadi


"mama..., kalau masuk bisa nggak ketok pintu dulu"ucap sarada


"biasanya juga nggak papa"ucap sakura yg membawakan bubur untuk sarada


boruto melihat arloji di tangan nya dan ternyata ia sudah terlambat ke sekolah.


"bi,aku izin pergi ya, sudah terlambat ke sekolah"ucap boruto berdiri dan menyalami sakura


"iya iya, hati hati di jalan"ucap sakura


"iya bi"


"sar, cepat sembuh ya"sambung boruto tersenyum dan pergi keluar


sarada tersenyum malu, mukanya masih merah karena kejadian tadi


"ya ampun nak, wajah mu merah, pasti tambah parah ni demam nya"ucap sakura dan hendak memegang dahi sarada


namun dengan cepat sarada menutup dahi nya


"nggak papa kok ma,aku sudah mendingan"ucap sarada dengan tangan masih menutup dahi


"ehh"


"sampai kapanpun nggak akan ku cuci ni jidat"gumam sarada dalam hati


skip


boruto sedang duduk di kelas, matanya menatap keluar jendela melihat bunga sakura yg sedang bermekaran tampak kelopak bunga sakura yg terbang di hembus angin


tiba tiba choco berdiri di depan boruto


"ehh ada genderuwo" ucap boruto


"sembarangan tu congor, ehh kenapa sarada tak masuk sekolah?"


"dia demam"


"apa?..,demam.., kenapa baru kau bilang dia demam, tadi pas jam pelajaran pertama dia di bikin alpa tau"oceh choco


"ya maaf gue kan nggak masuk jam pelajaran pertama tadi gara gara terlambat,terus di hukum mungut sampah satu sekolah ini aja gua baru masuk kelas"jelas boruto


"ya serah lu aja deh,siap siap aja besok di oceh sarada"ucap choco


shika,mitsu,ino yg baru masuk kelas melihat boruto yg sedang ngobrol dengan choco


"sekolah tapi terlambat"ucap boruto


"ohh..,eh bor hari ini gimana kita pergi ke burger petir gue denger ada menu baru"ucap inojin


"yg beneran,wah harus di coba ni"jawab boruto bersemangat


"iya,rencananya pulang sekolah nanti kami mau ke sana"sambung Mitsuki


"oke, kita kesana pulang sekolah nanti"ucap boruto


"lo mau ikut cho?"tanya inojin


"maaf terima kasih,tapi pulang nanti gua mau jenguk sarada"ucap choco dan pergi duduk di bangku nya


"memang nya sarada kenapa?"tanya shikadai


"dia demam"jawab boruto


"lo nggak mau jenguk in dia bor?"tanya Mitsuki


"sudah tadi pagi, rencananya pulang dari burger petir nanti aku mau ke sana lagi"jawab boruto


obrolan mereka terhenti karena guru shino masuk ke kelas dan memulai pelajaran.


skip


"apa maksudnya ini bolt?"tanya sarada dengan muka marah nya


"burger cabe hijau"jawab boruto polos


"terus kenapa kau bawa kesini"tanya sarada


"ya supaya kau memakan nya"


"bolt, kau gila ya...,masa orang sakit kau bawa in burger mana burger cabe lagi, makanan biasa aja aku susah nelan nya"ucap sarada emosi


"iya maaf...,tapi bolt itu panggilan sayang dari kamu ya"ucap boruto menggoda sarada karena memanggil nya bolt


"kalau nggak boleh ya nggak akan aku panggil gitu lagi"ucap sarada membuang muka


"ehh.. nggak nggak, bercanda doang..,mau nama apa pun kalau kau yg manggil pasti indah di dengar nya"goda boruto tersenyum


"...hmm"ucap sarada yg tak bisa berkata apa-apa lagi


"ngomong ngomong bibi sakura ke mana?"tanya boruto karena dari tadi tak melihat sakura.


"mama di rumah sakit ada panggilan darurat"


"jadi di rumah nggak ada siapa siapa nih"ucap boruto tersenyum devil.


"ehh..., kalau iya memang nya kenapa"ucap sarada was was dengan ucapan boruto


"kalau tidak ada bibi sakura aku jadi bebas melihat lihat isi kamar mu...yuhu...."teriak Boruto dan bangkit melihat lihat semua poto yg ada di dalam lemari kaca yg berada di sudut ruangan.


"aku pikir mau macam macam"ucap sarada menghela nafas.


boruto melihat seluruh foto di dalam lemari itu dan nampak foto sarada dan boruto sewaktu masih sd.


"eh sar, masih kau simpan ya foto waktu kita sd dulu"ucap boruto dan menghampiri sarada yg duduk di ranjangnya.


"itu papa yg pajang"jawab sarada


"ohh..."


sarada hendak berdiri namun karena masih pusing ia terjatuh namun segera di rangkul boruto.


wajah mereka berdua kini saling berhadapan


bersambung.....


#jangan lupa like,komen,rate and vote ya 😉


#salam