Billionaire Husband

Billionaire Husband
92



Rumah sakit alexander yang biasanya sepi kini menjadi tegang oleh kedatangan tuan dan nona anak pemilik rumah sakit yang dalam keadaan mengenaskan


Helikopter yang membawa mereka langsung mendarat di halipad rumah sakit


Seluruh perawat dan dokter sudah berbondong-bondong mendorong brangkar untuk segera membawa mereka


Ken dan geri di bawa ke ugd sedangkan elle langsung menjalani operasi


Di lantai 9-10 ini adalah ruang perawatan khusus pemilik jadi tak sembarang orang bisa berlalu lalang


Mommy dan inez sudah menangis dengan air mata berlinang menyaksikan keadaan mereka


" Dokter selamatkan istriku , jika tidak maka kalian semua juga akan menamani istriku " ucap max dengan aura mencengkam


" Tenanglah max , ayo kita obati luka kita dulu " ucap sean


Semua orang langsung menatap sean dan max bergantian


Mommy memeluk max dengan penuh cinta


" Obati lukamu dulu max , elle tidak akan senang jika melihatmu terluka " ucap mom


" Tapi mom , elle ... "


" Max , setelah mengobati lukamu kembalilah kesini " ucap dad final membuat max dan sean langsung pergi mengikuti perawat


Max dan sean tak perlu melakukan operasi karena tembakan itu meleset hingga pelurunya tak terlalu dalam


Mom menangis di pelukan inez , saling menguatkan


" Mom tenanglah , anak-anak kita itu kuat mereka akan baik-baik saja " ucap daddy


" Bagaimana mom bisa tenang jika anak-anak kita sedang bertarung dengan maut dad " ucap mom dengan nada yang sudah naik satu oktaf


" Mom dad sudah , bukan saatnya kita berdebat mereka semua butuh dukungan kita " inez mulai angkat bicara melerai mom yang emosinya tidak stabil


Dokter keluar dari ugd dan langsung menghampiri keluarga


" Tuan nyonya " menunduk


" Tuan muda geri dan tuan muda ken baik-baik saja , lukanya tidak terlalu serius hanya perlu jahitan di beberapa luka yang terbuka . kami sudah melakukan cek up menyeluruh dan tidak di temukan patah tulang atau pendarahan lainnya " jelas dokter itu


" Apa kami bisa menjenguknya ??? " tanya inez


" Silahkan nona "


Mom dad dan juga inez masuk ke dalam ruang perawatan , mom tidak dapat menahan air matanya begitu juga dengan inez


Inez langsung mendekati ranjang geri dan duduk sambil menggenggam tangan geri yang bebas dari infus


" Sayang " ucap inez sekuat tenaga menahan isakan


" Aku baik-baik saja " ucapnya lemah


Geri menoleh kesamping ranjang dan menemukan ken yang masih setia memejamkan mata


" Elle , dimana elle ??? " tanya geri dengan suara yang hampir tak terdengar


" Elle masih berada di ruang operasi " jawab inez lagi


Geri mencoba bangun dari ranjangnya yang segera di tahan oleh mom


" Beristirahatlah lebih dulu , setelah elle selesai operasi kita bisa melihatnya " ucap dad


" Mom dad " ucapnya lirih


" Nothing will happen son " jawab dad tenang walaupun dalam pikirannya kacau memikirkan keadaannya putrinya


" Beristirahatlah lebih dulu , dad dan mom akan menunggu elle di ruang tunggu " ucap dad berlalu mengajak mom keluar


Mom dan dad bergantian mencium kening geri dan ken bergantian


" Ken bangunlah " bisik dad sesaat setelah mencium kening ken


Inez masih setia di samping ranjang menemani suaminya


" Jangan menangis aku baik-baik saja " ucapnya kemudian terlelap kembali


" Mom bagaimana ??? " tanya max pada mommy


" Geri dan ken baik-baik saja , mereka sedang beristirahat " ucap mom


Max yang tidak bisa tenang hanya mondar mandir kesana kemari


Kamu kuat babe " batin max


Sean duduk di samping liam dan berbisik


" Jangan sampaii kejadian hari ini keluar liam , apalagi tentang keluarga alexander yang terluka . tekan seluruh media cetak maupun online yang berani memberitakan kejadian hari ini " bisik sean yang di angguki oleh liam


💚💚💚💚💚


.


.


.


.


Holla readers maaf ya hari ini cuma bisa update satu part biar kalian gak penasaran , me lagi kurang enak badan 🙏 do"akan me cepet sembuh ya biar bisa update sampai end ...