
Follow IG me @mhemeyyy
Max dan Elle pergi ke mall berjalan-jalan , anggap saja kencan yaa
" Max , lihatlah itu sangat indah . ayo kita membeli itu " tunjuk Elle pada sebuah baju couple , Max mengkerutkan kening
" Ayo Sayang "
" Permisi , tolong tunjukan baju yang ada di manekin itu " ucap Elle
Max dan Elle mencoba baju itu dan Elle meminta langsung memakainya
Sebenarnya Max tidak terlalu suka , tapi demi melihat Elle bahagia Max menuruti saja
Setelah menghabiskan waktu di mall , Elle mengajak pergi ke cafe untuk makan malam
" Sayang "
" Ya max "
" Mari kita menikah tiga bulan lagi "
" Ya tapi kita harus bicara dulu pada Mommy dan Daddy "
" Sure "
Setelah makan , Elle mengajak pergi ke taman kota Newyork
" Max mari kita berfoto " Elle mengeluarkan ponselnya
1 2 3 cekrek
Dan masih banyak lagi foto yang di ambil mereka berdua
" Baby , mau ice cream ??? "
" Ya "
" Tunggu disini okey , jangan kemana-mana "
Max pergi meninggalkan Elle di kursi taman , Max pergi membeli ice cream di kedai yang berada di sebrang taman
" Max , terimakasih kamu mau menerima aku apa adanya . terimakasih telah memberiku banyak cinta dan kasih " ucap elle memeluk lengan Max
" Aku yang seharusnya berterima kasih Sayang , kamu sudah menerangi hidupku yang selama ini gelap , memberikan cinta dan ketulusanmu . Terimakasih " ucap Max mencium puncak kepala Elle
*****
Elle pergi ke perusahaan Max untuk mengantarkan makan siang
Saat akan memasuki lift , Elle terdorong hingga dia jatuh tersungkur ke lantai
" Apa-apaan kau ini " ucap Elle menahan kesal
" Hai kau jal*ng untuk apa kau kemari ha ??? mau menggoda Max ya , ternyata kau tak lebih dari wanita murahan " ucap perempuan itu
" Kau siapa , apa maumu ? " tanya Ellena menahan tangannya untuk tidak memukul wanita yang ada di hadapannya
" Mauku , kau bertanya mauku adalah kau jangan menggoda Max , dia kekasihku "
Bisik-bisik mulai terdengar dari beberapa wanita , kenapa dia sangat berani dengan putri bungsu keluarga Wijaya , apa wanita itu tak tau ya jika itu adalah putri keluarga Wijaya
Dan masih banyak lagi bisik-bisik itu terdengar di telinga Ellena
" Sudahlah aku tak ada urusan denganmu " jawab Elle cuek
Saat Elle akan meninggalkan wanita itu , wanita itu menjambak rambut Elle dan menamparnya hingga pipi mulus Elle meninggalkan bekas lebam kemerahan
" Menyingkirlah , aku tidak ada urusan denganmu " bentak Ellena kesal
" Apa kau tau siapa aku ha ??? "
" Siapapun kamu tak ada urusan denganku Nona , menyingkirlah jangan ganggu aku " jawab Elle tidak perduli
Ellena adalah tipe wanita yang lurus , jadi dia akan selalu berjalan sesuai jalannya tanpa perduli orang lain
Sekali lagi Elle di tampar oleh wanita itu hingga tersungkur dan keninganya memar , semua orang hanya diam menyaksikan karena mereka tau wanita yang sedang mengamuk adalah nona dari keluarga Wijaya
" Sudahlah Nona , aku tak tau siapa kau dan aku tak mengenalmu " jawab Elle masih menahan luka di keningnya
" Aku adalah Mauren Wijaya , putri bungsu keluarga Wijaya dan calon tunangan Maxim Janson , sedangkan kau siapa kau wanita miskin "
Elle mengeryit heran , siapa lagi itu keluarga Wijaya , Elle tak terlalu mengenal nama keluarga itu
" Kau tanya aku siapa , baiklah aku adalah ELLENA ALEXANDER , Putri satu-satunya keluarga Alexander " tekan Elle yang membuat mereka semua tercengang
Bagaimanapun mereka tidak ada yang tahu bahwa Ellena kekasih Maxim Janson adalah keturunan Alexander
" Kau bilang apa ? Alexander ??? hahhahaha jangan mimpi kau Nona , keluarga Alexander - "
Ucapan wanita itu terpotong dengan kedatangan Max yang membuat semua orang menunduk takut
" Ada apa ini " geram Max
Wanita itu menghampiri Max dan bergelayut manja di lengannya membuat Max mendorong wanita itu hingga tersungkur
" Apa-apaan kau ini , aku sudah bilang jangan ganggu aku ataupun datang ke perusahaanku lagi , aku tak akan menerima perjodohan sialan yang diminta orangtuamu , kau mengerti " ucap Max setengah berteriak
" Oh jadi kau lebih memilih wanita jal*ng ini daripada aku , iya ??? "
" Siapa yang kau sebut jal*ng nona ??? " tanya Geri yang baru memasuki lobby
Geri menoleh , melihat keadaan Elle yang berantakan di pelukan Max
" Siapa yang kau sebut wanita jal*ng Nona Wijaya ??? " ucap Geri sekali lagi dengan sorot mata tajam membunuh
" Dia " tunjuk wanita itu pada Elle
" Princess are you okey ? apa ini sakit ??? " tanya Geri kemudian mengusap pipi adiknya yang memerah
Semua orang disana gemetar takut , apalagi perempuan itu
" Ja-di dia be-nar pu-tri Alexander ??? " tanya wanita itu takut
" Ya kau benar Nona , dan kau sudah menyakiti Princess satu-satunya keluarga Alexander jadi tunggulah sebentar lagi kehancuran keluarga Wijaya mu itu " ucap Geri
" Penjaga , cepat usir wanita ini "
Setelah wanita itu di usir , Geri mengendong Elle membawanya naik ke ruangan Max
" Max aku kecewa melihat semua ini "
" Maafkan aku , akupun tak tahu bahwa wanita sialan itu kemari " jawab Max menunduk
" Baikalah , kuberikan waktu 60 menit dari sekarang , aku mau berita kehancuran perusahaan Wijaya " ucap Geri menatap Max dengan tajam
" Baikalah , tunggulah disini aku akan mengurus semuanya "
Geri membersihkan luka-luka memar di pipi dan kening Elle
Geri menatapnya dengan berkaca-kaca kemudian memeluk dan mengecup luka memar itu berulang kali
" Princess , sudah kakak bilang jangan menutup diri seperti ini . inilah akibatnya kalau kamu selalu mengatakan tidak mau membawa nama keluarga , kau akan selalu di tindas "
" Sorry Kak , bukan maksudku seperti itu baiklah aku akan mengenalkan diriku sebagai keluarga Alexander setelah ini "
" Bagimana Max " tanya Geri ketika melihat Max masuk ke ruangan
" Semuanya sudah beres kak " jawab Max menyodorkan ponselnya ke arah Geri
" Baguslah "
Berita tentang bangkrut nya keluarga Wijaya dan tuduhan pencucian uang yang dilakukan perusahaan sudah heboh memenuhi media sosial dan siaran televisi
" Jangan katakan kalian berdua menghancurkan orang ??? " tanya Elle menyelidik
" Sure , you are right " jawab Geri dan Max bersamaan
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏