Billionaire Husband

Billionaire Husband
63



Follow IG me @mhemeyyy


Setelah kegiatan panas itu , Ellena tertidur tengkurap berbantalkan lengan Max


Max mengelus punggung Ellena dan ikut memejamkan mata


Matahari sudah meninggi membuat Ellena mengeliat


" Ukh "


Max yang kena tendangan dari kaki Ellena pun berjingkat kaget masih dengan mata tertutup


" Haist "


" Jam berapa sekarang Max ??? " ucapan Ellena membuat Max membuka mata sadar


Max mengambil ponselnya dan berkata dengan ringan


" Jam 2 siang Sayang "


" Whattt ??? bagaimana bisa aku bangun sesiang ini " ucap Ellena menyingkap selimutnya


" Jangan menggodaku Sayang "


" Aku ingin mandi Max , rasanya badanku lengket sekali dan aku sangat lapar "


Ellena menurunkan kakinya dan berjalan ke arah kamar mandi


Sebelum pintu tertutup , kaki Max sudah menghadang pintu kamar mandi


" Mandi bareng , okey " ucap Max dengan tatapan nakal


" Max mandilah di bawah guyuran shower , badanmu terlalu besar untuk berada di bathup berdua " keluh Ellena



" No baby , biar aku bantu mengosok punggungmu " Max membantu Ellena tapi dengan tangan yang mengoda , menyentuh bagian-bagian sensitifnya membuat Ellena lagi-lagi mendesah


" Ahhh Max , hentikan " lenguh Ellena


" No Sayang , sekali lagi " jawab Max serak yang sudah di liputi gairah


" Ahh Max " Ellena mendesah ketika tangan Max bergerilya di area sensitifnya


" Ya Sayang "


Lagi dan lagi pergulatan panas terjadi disana membuat Ellena mengerutu karena terlalu lama di kamar mandi


*****


" Ya Liam " ucap Max mengangkat panggilan dari Liam


" Bos , Tuan Kendrick dari dubai ingin bertemu dengan bos lusa dan tidak ingin di wakilkan siapapun " ucap Liam sedikit terbata


" Ku harap ini penting Liam , kau tau bukan aku masih berbulan madu "


" I-iya bos " jawab Liam


Setelah mematikan panggilann , Max menghampiri Ellena dan menumpahkan dagunya di bahu milik sang istri


" Ada apa ??? "


" Seperti nya kita harus kembali Sayang , ada pertemuan dengan Client dari dubai " jawab Max


" Max ini masih sembilan hari , kau berjanji akan berada disini lebih lama " rajuk Ellena manja


" Setelah urusan disana selesai kita ke paris , okey " bujuk Max


" Really ??? "


Max mengangguk sebagai jawaban , Ellena segera mengedipkan matanya tanda setuju


Sepuluh hari berlalu , Max dan Ellena meninggalkan Maldives dan hari ini mereka sudah kembali ke mansion Alexander


" Malam semua " sapa Ellena dengan wajah berbinar


" Anak Mommy , Mom merindukanmu Princess " ucap Mommy memeluk Ellena


" I miss you so much Mom "


" I miss you Daddy " Ellena memeluk Daddy


" How are you baby ??? "


" Fine I am a good "


" Kak Ken aku sangat kangen denganmu " manja Ellena memeluk Ken


Ken membalas pelukan Ellena dan menggodanya


" Berapa kali sis ??? " goda Ken membuat semaunya tertawa dengan wajah Ellena yang sudah merona


Geri berdahem karena merasa di abaikan


" Oh oh , ada Kakak dan Kakak Ipar disini , I miss you both " ucap Ellena duduk di tengah memisahkan Geri dan Inez


" Miss you Ellena " balas Inez


" Kau bilang dua minggu , ini baru sepuluh hari Princess ada apa kau sudah pulang ? what a problem ??? "


" Nothing , Max ada janji temu penting " jawab Ellena


" Malam Max , what is your Client ??? " tanya Dad penasaran


" Mr kendrick from Dubai "


Daddy mengangguk tanda mengertii


Setelah berbincang cukup lama , Ellena dan Max segera masuk ke kamar untuk istirahat


" Max aku lelah " keluh Ellena


" Ayolah baby " ucap Max menggoda elle dengan sentuhan sensual


" Hanya sebentar " jawab Ellena


Tangan Max menyentuh seluruh area sensitif Ellena dengan ciuman


" Ahhh "


" Yes Sayang "


Permainan panas lagi-lagi dimulai di dalam kamar tersebut


*****


Max sudah berada di ruangannya menunggu kedatangan tamu penting itu


Tok tok tok


Liam masuk bersama dengan Tuan Kendrick dan satu wanita cantik yang berada di sampingnya


" Selamat datang Tuan Kendrick " ucap Max berjabat tangan


" Setidaknya anda meminta bertemu langsung dengan saya , ku harap ini benar-benar urgent Tuan "


" Ini putri saya , Zeana Kendrick . begini Tuan Janson saya akan menanam saham saya di perusahaan cabang anda di dubai dengan satu syarat "


" Katakan " ucap Max datar


" Anda mau menikah dengan putri saya " balasnya membuat Liam melotot sedangkan Max tidak terkejut sama sekali


" Really ??? "


" Saya akan menanam berapapun yang anda mau Tuan Janson , setelah anda menikah dengan putri saya "


" Are you kidding ??? jangan bercanda Tuan Kendrick "


" Saya serius " balasnya tegas


" Oh baiklah " jawab Max abstrud membuat Liam menatap Max tajam


" So ??? "


" Anda yakin ingin menikahkan putri anda dengan lelaki yang sudah beristri ??? " ucap Liam menimpali


" Lelaki sukses seperti Tuan Janson tak harus memiliki satu wanita bukan " ucap Zeana membuat Liam geram


" Anda tahu keluarga Alexander ??? " tanya Max datar


" Right , siapa yang tidak mengenal raja bisnis yang terkenal otoriter dengan kepemimpinannya itu Tuan Janson " balasnya membuat Max tersenyum


" Menurut anda , bagaimana bila kita bermasalah dengannya ???? "


" Selama ini belum ada yang berani berurusan dengannya "


" Jadi , jika anda ingin menikahkan putri anda dengan saya berarti anda harus siap berurusan dengan keluarga Alexander "


" Sorry , saya tidak paham dengan maksud anda Tuan "


" Istri saya adalah putri dari keluarga Alexander dan jika anda menginginkan pernikahan maka anda tau sendiri bukan apa akibatnya " balas Max dengan tersenyum mengejek


" Whatt ??? Anda bercanda Tuan , tidak mungkin "


" Sure , sepertinya anda ketinggalan berita Tuan "


" Liam tolong tunjukan "


Liam memencet ponselnya hingga muncul beberapa artikel tentang pernikahan Max , Liam segera menyodorkan ponselnya ke arah Tuan Kendrick


Tuan kendrick dan Zea kaget bukan main , mereka jadi gemetar dan salah tingkah


" So "


" Maafkan saya Tuan , saya akan menanam saham berapapun yang anda inginkan tapi tolong jangan katakan apapun pada Tuan Alexander " ucapnya dengan sorot mata memohon


" Baiklah , sudah selesai bukan ??? anda menganggu bulan madu saya "


" Maafkan kami Tuan , salam untuk keluarga anda , saya permisi "


Ketika dua orang itu telah pergi , Liam tertawa hingga matanya berair


" Ku kira anda akan menyetujui persyaratan gila itu "


Sebelum aku memutuskan menikahinya , ku pikir lebih dulu aku akan menghadap Tuhan


" Are you crazy , aku masih sayang nyawa ku Liam ??? aku masih sangat waras dan hanya mencintai istriku "


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏