Billionaire Husband

Billionaire Husband
S2



Bagi Max hari ini adalah hari paling sial dalam hidupnya


Lebih baik dirinya menghadapi lawan bisnis yang terkenal kejam daripada harus menghadapi Elle yang sedang marah


" Hallo kak " sapa Max ketika memasuki mansion dan melihat Inez , Geri dan juga Ken


" Hai Max , are you okey ??? " tanya Inez basa-basi karena dua makhluk yang hanya diam tanpa perduli sapaan dari Max


Max sudah merasa bahwa keadaan rumah ini sekarang menjadi dingin , tidak seperti biasa yang penuh kehangatan


" Seperti yang kakak ipar lihat " jawabnya tersenyum


" Dimana Elle ??? " tanya Max


" Perduli apa kau padanya " sahut Ken ketus yang mendapat pelototan tajam dari Inez


" Elle ada di kamar , bersihkan dirimu dan ayo kita makan malam bersama ... sudah lama kau tak pernah makan malam di rumah bukan " ucap Inez yang memang benar adanya , tapi ucapan Inez bagi Max adalah sebuah sindiran halus


Max mengangguk dan berlalu pergi meninggalkan ruang tamu


Inez yang terlihat biasa saja membuat Geri tidak terima


" Kenapa kau membela Max ??? " sergap Geri langsung


" Aku tidak membela hanya bicara apa adanya saja " balas Inez tak mau kalah


" Kau ini , jangan perhatian pada orang lain selain suami mu "


" Dia adik iparmu sayang , kenapa kau harus cemburu "


" Tapi dia juga laki-laki sayang , aku tidak suka itu " ucap Geri


" Cemburu mu itu tidak mendasar " gumam Inez lirih


Ken yang berada di tengah-tengah mereka memutar bola matanya malas , selalu saja berdebat untuk hal yang tidak penting


Ken yang merasa di abaikan berdahem beberapa kali untuk menyadarkan suami istri tersebut tapi tidak di tanggapi sama sekali


Woy dasar suami istri gila , aku masih disini ya


Ken yang merasa di abaikan akhirnya angkat suara


" Hallo disini masih ada orang yaa " ucap Ken sambil melambaikan tangan


Sontak ucapan Ken mengalihkan pandangan Inez dan juga Geri


" Diam Ken " ucap suami istri kompak


" Ya sudah , aku memang tidak di butuhkan disini " ucap Ken yang kemudian bangkit dan pergi meninggalkan ruang tamu


Selalu saja aku berada di tengah-tengah orang yang gila karena cinta


Ya Tuhan aku tidak ingin jatuh cinta bila harus menjadi orang bodoh seperti mereka batin Ken yang jengah


*****


Max yang baru saja membuka pintu kamar langsung menghampiri Elle yang berada di sofa menonton televisi


" Maafkan aku " lanjutnya lagi ketika Elle tetap diam dan tak menatapnya sama sekali


" Kau boleh menghukumku tapi jangan diamkan aku seperti ini " melas Max menatap Elle


Elle hanya memandang sekilas ke arah Max dan bangkit kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang tanpa menjawab sepatah katapun


Melihat hal tersebut , Max mendesah frustasi


Kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri


Elle yang memang tidak tidur , membuka matanya kembali setelah Max masuk ke dalam kamar mandi


Jangan meremehkan aku yang hanya diam Max


Aku akan membuatmu menyesal ...


Setelah membersihkan diri , Max ikut merebahkan tubuhnya di ranjang dan memeluk Elle


Mencium harum tubuh istrinya yang menenangkan


" Bicaralah sayang , aku mohon jangan diamkan aku seperti ini " ucap Max tepat di ceruk leher Elle


" Apa yang kau inginkan ??? " tanya Elle dingin


Deg


" Maafkan aku " jawab Max lirih


" Kesalahan mana yang ingin aku maafkan Max ??? " suara Elle setenang biasanya


" Semua kesalahanku " jawab Max lagi


" Apa dengan kata maaf semua yang telah terjadi bisa kembali ??? "


Max bungkam , tidak tahu harus menjawab apa yang di pertanyakan Elle


" Kau diam berarti kau tidak bisa " jawab Elle lagi


" Apa yang harus aku lakukan ??? "


" Hilangkan Sena dalam hidupmu " jawab Elle


Deg


Jantung Max berdegup dengan kencang , Elle bisa mendengar suara jantung Max yang sedang berdebar


" Kalau kau tidak bisa menghilangkan Sena , maka hilangkan aku dalam hidupmu !!! " ucap Elle kemudian menghempaskan pelukan Max di perutnya yang sudah membuncit


" Jangan egois " ucap Elle lagi saat sudah berada di pintu kamarnya


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏