
Masih part antara Medusa dan Max
Yang gak suka skipe dulu 🔥
BTW terimakasih untuk yang masih dukung cerita ini dan terimakasih juga yang udah ngehujat cerita ini 🙏
Alurnya gimana cuma me ya yang tahu jadi jangan ngejudge cuma gara2 part yang me upload ga sesuai dengan yang kalian pikirkan ☺️
Big Thanks untuk semuanya ❤️
.
.
.
.
.
.
Back to story
Sena dan Max yang tengah tertidur pulas tidak tahu bahwa pagi ini akan menjadi pagi yang mengecewakan untuk mereka
Sena menggeliat di dalam pelukan Max , setelah kesadarannya kembali dirinya melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri
" Max , bangun " ucap Sena
Hening , hanya suara deru nafas Max yang terdengar
" MAX BANGUNLAH , LIHAT APA YANG TERJADI " teriak Sena sambil mengguncang tubuh Max dengan kasar
" Ada apa ??? kenapa kau selalu jadi penganggu " geram Max masih dengan mata tertutup
" Bangunlah dan lihat sendiri " Sena menyalakan TV dan melemparkan remote tersebut ke arah Max yang mengenai keningnya
" Sialan kau "
Setelah Max mendengarkan berita-berita yang ada di TV , dirinya geram
Siapa yang berani-beraninya melakukan ini
" Ini pasti ulah wanita licik itu "
" Aku akan mengatasinya "
Setelah bersiap Max segera keluar dan melakukan mobilnya entah kemana
Tidak butuh waktu lama Max sudah tiba di tempat tujuan
" Dimana Tuanmu ??? " tanya Max pada Maid di mansion besar itu
" Tuan masih berada di ruang kerja , anda ingin bertemu ??? "
" Ya , katakan Maxim Janson " jawab Max
Setelah kepergian Maid tersebut tidak lama muncul sosok lelaki yang ingin di temuinya
" Wahh bro ada apa kau kemari , tumben sekali " tanya lelaki tersebut
" Aku ingin meminta bantuanmu "
" Apa yang terjadi ??? "
Max menyalakan TV di depannya , seketika berita-berita itu membuat lelaki itu paham
" Tolong urus seluruh media untuk menghapus berita itu "
Lelaki tersebut mengangguk tanpa menjawab kemudian terlihat menghubungi seseorang
Wajahnya yang semula biasa saja tiba-tiba berubah menegang
" Ada apa ??? " tanya Max setelah lelaki tersebut kembali
" Maafkan aku Max , aku tidak bisa menghentikan berita itu " jawabnya lesu
" Mengapa ??? "
" Itu adalah skandal terpanas di tahun ini tentu saja media tidak akan melewatkan itu dan ada seseorang di belakang mereka "
" Siapa ??? "
" Mantan istrimu dan seseorang yang tidak di ketahui namanya , mereka berdua cukup kuat dan berpengaruh "
" Sialan , Ellena "
Setelah tak mendapatkan hasil apapun akhirnya Max kembali ke apartement
" Bagaimana ??? " tanya Sena gusar
Tentu saja berita itu akan benar-benar merusak reputasinya
Dan akan menjadi hal memalukan yang benar-benar membuatnya tidak lagi punya harga diri
Max diam tanpa menjawab pertanyaan Sena , pikirannya terlalu penuh dengan semua kejutan yang diberikan oleh mantan istrinya
Ellena Ellena Ellena
Hanya nama itu yang berputar-putar di kepalanya
Tapi Max menyadari satu hal
Ellena bukanlah wanita lemah !!!
" Max hentikan berita sialan itu "
" Apa maksudmu ??? "
" Ellena "
Hanya dengan satu kata itu , Sena sudah tahu bahwa Ellena memang bukan wanita biasa
Sena harus berhati-hati mulai hari ini
*****
Pemberitaan tentang skandal Max dan Sena belum juga berhenti hingga beberapa hari
Max menghela nafas kasar
Sena yang terus menerus marah dan tidak menerima semua itu
Bagaimana tidak karena berita tersebut setiap Sena pergi kemanapun dirinya akan di hujat oleh setiap orang yang di temuinya
Hujatan-hujatan pedas di lontarkan untuknya dan itu bukan hanya sekali duakali
Setiap wanita seakan memusuhinya
Dan
Hari ini akan di adakan rapat umum pemegang saham , tentu saja Max akan hadir di dalam rapat tersebut
Saat Max sudah masuk ke dalam ruang rapat seketika ruangan tersebut menguarkan aura permusuhan yang sangat kentara
Ellena di temani oleh Chris dan Liam
Sean dan juga Liam di temani oleh sekertaris pribadi mereka masing-masing
Dan juga beberapa anggota dewan direksi dan dewan komisaris yang turut hadir
Max tak mengatakan sepatah katapun , dirinya langsung duduk menatap Ellena
" Selamat siang semuanya , saya disini hanya ingin memberitahukan hal yang sangat penting tentang kepemilikan saham yang ada di Janson Company " Ellena diam menjeda ucapannya sambil menatap semua orang
" Pemegang saham utama adalah saya dan 2 orang lainnya adalah Tuan Mike dan Tuan Sean maka dari itu saya akan membuat mereka berdua berada dalam jajaran penting di perusahaan ini , bagaimana ??? " tanya Elle meminta pendapat semua orang
" Kami setuju sesuai keputusan anda Nona " jawab salah satu dari mereka dan di angguki oleh yang lain
Max masih diam mendengarkan hingga rapat berakhir
Semua orang sudah keluar kecuali Sean Liam Mike dan juga Chris yang masih berada disana
Bersama Ellena dan Max yang sedang bersitegang
" Ellena apa maksudmu ??? aku masih memiliki 15% saham disini "
" Kau bermimpi ??? Bangun Max jangan berkhayal " Elle tersenyum mengejek Max yang sudah mengepalkan tangan
" Kau jangan keterlaluan Ellena , kau tak bisa begitu saja mengambil semuanya "
" Keterlaluan kau bilang ??? lalu kau sebut apa denganmu yang membohongiku selama berbulan-bulan lamanya "
" Kau "
Belum sempat Max melanjutkan ucapannya Elle tertawa sinis menatap tajam ke arah Max
" Ya aku yang membuat pengalian hak atas hartamu , Ya aku yang menyebarkan skandal panas kalian berdua dan Ya akulah orang yang telah mengambil 15% saham atas nama Medusa itu "
" Kau yang meminta bercerai lalu kenapa sekarang kau balas dendam padaku ??? "
" Aku tidak balas dendam Max , aku hanya mengambil apa yang menjadi hakku dan putraku " jawab Elle penuh kemenangan
" Kau kejam Ellena "
" Ya aku belajar darimu , aku menjadi seperti ini karena ulah kalian
Maka kalian yang harus bertanggung jawab "
Setelah itu Ellena dan semua orang meninggalkan ruangan rapat tersebut
Ellena pergi meninggalkan Janson Company dengan mata berkaca-kaca
Tujuan Ellena hanya taman , dia ingin menumpahkan semuanya disana
" Hiks hiks , kalian semua yang telah membuatku seperti ini " isak tangis Ellena terdengar menyakitkan
Bagi orang yang tidak mengetahuinya pasti mengira Ellena lemah tapi bagi mereka yang sudah mengenal Ellena tidaklah mudah menjadi dirinya
Banyak rintangan yang harus di laluinya , tidak dulu ataupun sekarang
Kehidupan tidak ada yang berjalan dengan mulus sesuai keinginan kita
Sekuat tenaga dirinya selalu terlihat kuat dihadapan semua orang tapi hati kecilnya selalu berteriak
Kenapa takdir sekejam ini ???
Kenapa harus aku ???
Kapan aku akan bahagia ???
Bolehkah aku menyerah ???
Ellena terus terisak sendirian di taman yang sepi itu , air matanya mengalir membasahi pipi mulusnya
" Jangan menangis Elle "
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏