
Follow IG me @mhemeyyy
Keesokan harinya , sebelum berangkat ke kantor Geri memutuskan pergi ke hotel dan mencari seseorang
Setelah mendapatkan nomor kamarnya , dengan langkah lebar dia langsung menuju tempat Maxim Janson berada
Di ketuknya pintu kamar itu berulang kali hingga seorang wanita membuka pintu
" Siapaa ??? " tanya wanita yang ternyata Fera
" Dimana Maxim Janson ??? " bukannya menjawab Geri malah balik bertanya
" Kau siapa ??? ada perlu apa mencari Max ??? " tanya Fera ketus
Dengan sekali dorongan , Fera tersungkur di lantai
" Berisik " jawab Geri melangkah masuk ke dalam kamar
Dilihatnya Maxim Janson tengah tidur di ranjang , tanpa babibu langsung saja Geri mendekati ranjang dan menarik Max hingga jatuh
BUGH BUGH BUGH
Geri membabi buta memukuli Max
Max yang belum sadar sepenuhnya , kaget dan diam saja menerima pukulan dari Geri
Fera yang melihat itu tentu saja histeris melihatnya , dia berteriak meminta tolong dan menghubungi keamanan
BUGH BUGH DAK
Geri lanjut terus memukuli Max
" Itu balasan karena kau berani menyentuh Ellena , jika saat itu aku tahu sudah pasti aku akan membunuhmu saat itu juga Maxim Janson " teriak Geri ketika dua keamanan memegang tangannya dan menjauhkan dari Max yang sudah babak belur
" Lepaskan aku atau aku pecat kalian " teriak Geri semakin marah
Karena hotel ini adalah milik Alexander , tentu saja tidak ada yang berani akhirnya mereka melepaskan tangan Geri
Dengan tatapan tajam , Geri mendekati Max dan mencengkam bahunya dengan kuat hingga Max merintih
" AKU TIDAK AKAN SEGAN MEMBUNUHMU JIKA KAU BERANI MENYENTUH ELLENA LAGI " bisik Geri di telinga Max
" Aku masih sangat mencintainya " lirih Max
" Cinta macam apa yang kau maksudkan Max , berulang kali kau menyakiti Ellena dengan sikap dan perbuatanmu bahkan dengan teganya kau melukai Ellena dengan tanganmu , lalu cinta macam apa yang kau harapkan ??? Ellena dengan besar hati memaafkanmu tapi kali ini kau menyakitinya lagi , sampai kapan kau seperti ini Maxim Janson ??? Harusnya kau memperbaiki keadaan bukan malah memperburuk keadaan dengan tingkah tidak tahu dirimu itu " jelas Geri panjang lebar
" Aku hanya ingin mengalihkan perhatianku , Ellena tidak mau kembali padaku " jawab Max
" Tentu Ellena tidak mau kembali denganmu karena kau sudah menyakitinya berulang kali dan lihatlah sikapmu sekarang . Kau masih MAXIM JANSON YANG BRENGSEK DAN SIALAN "
Setelah melampiaskan kemarahannya Geri pergi meninggalkan hotel tersebut
Dia benar-benar tidak habis pikir dengan ucapan Max yang mengungkapan rasanya
Huh , cinta macam yang kau katakan Maxim Janson
Cintamu itu menyakiti
*****
Fera membantu Max dan merebahkan dirinya di sofa
Kemudian mengobati luka-lukanya
Fera sungguh geram dengan perlakuan Geri yang kurang ajar
" Kenapa kau diam saja Max ??? dan apa yang kau katakan tadi , kau masih mencintai mantan istrimu ??? kau gila Maxim Janson , kau anggap apa selama ini aku haa " marah Fera
" Diam Fera , jika kau tidak mau diam silahkan kau pulang " balas Max yang malas menjawab ucapan Fera
" Kau tega Max , aku mencintaimu !!! tidakkah ada rasa sedikit saja unyukku ??? aku yang menamanimu selama ini "
" Kau hanya pelarian agar aku melupakan Ellena mantan istriku "
BRAKK
Fera pergi dengan amarah meninggalkan Max yang masih berdiam diri
Sama sekali tidak terpengaruh dengan ucapan Fera
Max merenung dengan tubuh yang kesakitan karena pukulan Geri tidak main-main
Terlalu rumit aku menjelaskan perasaanku
Entahlah
Ellena
Bisakah kamu memberikanku kesempatan lagi ???
*****
Sementara Ellena yang baru saja tiba di kantor tidak bisa fokus dengan pekerjaannya
Pikirannya melayang kemana-mana
Huh , sialan !!!
" Nona , anda harus fokus " ucap Chris segan
" Aku mengerti Chris , pergilah " jawab Ellena yang kembali mempelajari berkas-berkas yang ada di hadapannya
Hingga siang menjelang , Ellena benar-benar tidak bisa fokus
Dia hanya membolak-balik lembaran kertas tersebut
Kenapa kau kembali Maxim Janson
Dan
Kenapa kau menggangu ku setelah aku benar-benar bisa melupakanmu
Tidakkah cukup kau menyakitiku ???
Tiba-tiba dia di kejutkan dengan kedatangan Rian yang sudah berada di hadapannya
Entah dia yang terlalu fokus atau kedatangan Rian yang tanpa suara
" Shiit , kau mengejutkanku R " umpat Ellena tanpa sadar
" Your language Sweetheart "
" Sorry , ada apa ??? " tanya Ellena
" Besok bisa meluangkan waktu bersama ??? aku ingin mengajakmu ke suatu tempat " pinta Rian penuh harap
" Ya baiklah "
" Bersama Raffa juga " lanjut Rian
" Kau mau mengajakku kemana ??? " tanya Ellena penasaran
" Kejutan " balas Rian mengedipkan sebelah matanya
" Dasar , jangan genit R " Ellena melemparkan bantal sofa ke arah Rian
" Only for you Sweetheart " goda Rian
" Aku mencintaimu R "
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏