Billionaire Husband

Billionaire Husband
86



Entah kabar apa yang akan di sampaikan geri pada keluarga , karena mom dan dad menyuruh elle dan max untuk datang ke mansion


" Hallo , princess datang " teriaknya lantang


Mom dan dad saling pandang , diruang keluarga sudah ada ken , geri dan kedua orangtuanya


" Haii princess mom , tidak perlu berteriak begitu , disini mansion bukan hutan " jawab mom sambil memeluk elle erat


" Hallo dad i miss you both " ucap elle sambil memeluk daddy


" Hai princess , you don't miss my bigbro ??? " ucap geri yang sudah melebarkan kedua tangannya


" NOOOO , I'm bored with you and you " jawabnya langsung sambil menunjuk geri dan ken


Mom dan dad dan juga max hanya tertawa sedangkan ken dan geri sudah sangat kesal


" Jadi , mom dan dad mengumpulkan kalian disini akan mengatakan bahwa pernikahan geri dan inez akan di lakukan 3 hari lagi " ucap dad mengawali pembicaraan


" WHATTT ??? 3 hari dan kalian baru memberitahu ku mom dad , kalian sungguh jahat " ucap elle dengan mata yang sudah berkaca-kaca


Semua yang ada disana tertegun dengan reaksi elle , max mengelus bahu istrinya lembut yang segera di tepis oleh elle


" Kau juga , kau sudah tau bukan ? dan kau juga tak memberitahuku ??? " ucapnya ketus


Membuat max menelan ludah kemudian menatap satu persatu orang yang ada disana


" Princess " ucap geri lembut memberikan pengertian pada elle


" Bukan kami tidak memberitahumu , ini sudah kesepakatan antara aku dan inez sejak dulu " ucap geri


" Yasudahlah , tapi kalian menikah harus dengan gaun pengantian rancanganku okey , kalau tidak kalian tidak usah menikah !!! " ucapnya ketus memandang geri tajam


Geri yang di pandang hanya bisa mengangguk pasrah


" Baiklah kalau begitu aku akan istirahat dikamar dulu , aku sangat lelah " jawabnya yang langsung bergegas pergi


Setelah mendengar pintu kamar elle yang tertutup dengan keras , mom mulai terisak di pelukan geri


" Son , kita harus secepatnya membawa elle ke psikiater . kenapa elle berubah son kenapa " ucapnya terisak


" Tenanglah mom , elle baik-baik saja max yakin itu . mungkin suasana hati elle sedang buruk , elle tidak berubah sama sekali hanya saja memang sikapnya akhir-akhir ini seperti itu " jawab max menenangkan


🍃🍃🍃🍃🍃


Sementara itu diluar sana sudah heboh dengan berita pernikahan putra pertama keluarga alexander dengan seorang model terkenal


Senyum licik tercetak di bibir lelaki parubaya yang mendengar laporan dari anak buahnya


" Jadi , kita akan menculik nya saat pernikahan si bodoh itu ??? " tanya jason


" Hei kalian , kemarilah " ucap tuan hill memanggil anak buahnya


" Setelah acara pemberkatan , kalian culik mereka bertiga dan segera bawa ke gudang . mengerti ??? "


" Baik tuan " jawabnya


" Dad apa kau yakin rencana kali ini tidak akan gagal ??? " tanya jason pada ayahnya


" Tenanglah son , meskipun kita tidak bisa membawa mereka bertiga salah satu dari mereka pasti akan mendapatkan mangsa nya " jawab tuan hill


🍃🍃🍃🍃🍃


" Babe , ayo kita pulang . aku harus ke kantor . apa kamu tidak akan bekerja ??? " tanya max pada elle


" Uhhhh " elle mengeliat tapi masih memejamkan mata


CUP CUP CUP


Max mencium semua sudut wajah elle dengan gemas , elle langsung melebarkan matanya ketika tangan kekar max sudah berada di punggung nya


" Morning babe " ucap elle segera bangkit dari ranjang


" Ya aku akan ke kantor , aku akan bertemu tuan sega untuk menyerahkan desaign " jawab elle membuat max menoleh


" Jadi kamu masih berhubungan dengan edward ?? " tanya max


" Hubungan apa yang kau maksud , hubungan ku dan tuan sega hanya sebatas kerjasama bukan yang lain . you know jangan jadikan permusuhan mu alasan aku tidak profesional babe " jawab elle santai berlalu ke kamar mandi


Max sebisa mungkin menahan amarah agar tidak meledak dan berdebat dengan elle , max yang menyadari emosi elle tidak baik tidak ingin memperburuk keadaan dan segera menuruni tangga dengan wajah merah padam


" Yo adik ipar , pagi-pagi kenapa wajah mu jelek sekali " canda ken yang duduk di samping max


" Dasar kakak ipar laknat , aku begini juga karena adikmu "


" Woy woy santai bro , adiku juga kan istrimu "


" Ah iya yaa " jawabnya sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


" Kenapa kau sekarang jadi bodoh max ? aku jadi meragukan tentang public yang mengatakan bahwa kau itu pintar dan tegas "


" Aku memang pintar , kalau tidak janson company mungkin sudah bangkrut dari dulu "


" Kau memang pintar tapi juga bucin " ledek ken dan langsung pergi dari taman belakang


" Sialan " umpat max