
Entah kabar apa yang akan di sampaikan geri pada keluarga , karena mom dan dad menyuruh elle dan max untuk datang ke mansion
" Hallo , princess datang " teriaknya lantang
Mom dan dad saling pandang , diruang keluarga sudah ada ken , geri dan kedua orangtuanya
" Haii princess mom , tidak perlu berteriak begitu , disini mansion bukan hutan " jawab mom sambil memeluk elle erat
" Hallo dad i miss you both " ucap elle sambil memeluk daddy
" Hai princess , you don't miss my bigbro ??? " ucap geri yang sudah melebarkan kedua tangannya
" NOOOO , I'm bored with you and you " jawabnya langsung sambil menunjuk geri dan ken
Mom dan dad dan juga max hanya tertawa sedangkan ken dan geri sudah sangat kesal
" Jadi , mom dan dad mengumpulkan kalian disini akan mengatakan bahwa pernikahan geri dan inez akan di lakukan 3 hari lagi " ucap dad mengawali pembicaraan
" WHATTT ??? 3 hari dan kalian baru memberitahu ku mom dad , kalian sungguh jahat " ucap elle dengan mata yang sudah berkaca-kaca
Semua yang ada disana tertegun dengan reaksi elle , max mengelus bahu istrinya lembut yang segera di tepis oleh elle
" Kau juga , kau sudah tau bukan ? dan kau juga tak memberitahuku ??? " ucapnya ketus
Membuat max menelan ludah kemudian menatap satu persatu orang yang ada disana
" Princess " ucap geri lembut memberikan pengertian pada elle
" Bukan kami tidak memberitahumu , ini sudah kesepakatan antara aku dan inez sejak dulu " ucap geri
" Yasudahlah , tapi kalian menikah harus dengan gaun pengantian rancanganku okey , kalau tidak kalian tidak usah menikah !!! " ucapnya ketus memandang geri tajam
Geri yang di pandang hanya bisa mengangguk pasrah
" Baiklah kalau begitu aku akan istirahat dikamar dulu , aku sangat lelah " jawabnya yang langsung bergegas pergi
Setelah mendengar pintu kamar elle yang tertutup dengan keras , mom mulai terisak di pelukan geri
" Son , kita harus secepatnya membawa elle ke psikiater . kenapa elle berubah son kenapa " ucapnya terisak
" Tenanglah mom , elle baik-baik saja max yakin itu . mungkin suasana hati elle sedang buruk , elle tidak berubah sama sekali hanya saja memang sikapnya akhir-akhir ini seperti itu " jawab max menenangkan
🍃🍃🍃🍃🍃
Sementara itu diluar sana sudah heboh dengan berita pernikahan putra pertama keluarga alexander dengan seorang model terkenal
Senyum licik tercetak di bibir lelaki parubaya yang mendengar laporan dari anak buahnya
" Jadi , kita akan menculik nya saat pernikahan si bodoh itu ??? " tanya jason
" Hei kalian , kemarilah " ucap tuan hill memanggil anak buahnya
" Setelah acara pemberkatan , kalian culik mereka bertiga dan segera bawa ke gudang . mengerti ??? "
" Baik tuan " jawabnya
" Dad apa kau yakin rencana kali ini tidak akan gagal ??? " tanya jason pada ayahnya
" Tenanglah son , meskipun kita tidak bisa membawa mereka bertiga salah satu dari mereka pasti akan mendapatkan mangsa nya " jawab tuan hill
🍃🍃🍃🍃🍃
" Babe , ayo kita pulang . aku harus ke kantor . apa kamu tidak akan bekerja ??? " tanya max pada elle
" Uhhhh " elle mengeliat tapi masih memejamkan mata
CUP CUP CUP
Max mencium semua sudut wajah elle dengan gemas , elle langsung melebarkan matanya ketika tangan kekar max sudah berada di punggung nya
" Morning babe " ucap elle segera bangkit dari ranjang
" Ya aku akan ke kantor , aku akan bertemu tuan sega untuk menyerahkan desaign " jawab elle membuat max menoleh
" Jadi kamu masih berhubungan dengan edward ?? " tanya max
" Hubungan apa yang kau maksud , hubungan ku dan tuan sega hanya sebatas kerjasama bukan yang lain . you know jangan jadikan permusuhan mu alasan aku tidak profesional babe " jawab elle santai berlalu ke kamar mandi
Max sebisa mungkin menahan amarah agar tidak meledak dan berdebat dengan elle , max yang menyadari emosi elle tidak baik tidak ingin memperburuk keadaan dan segera menuruni tangga dengan wajah merah padam
" Yo adik ipar , pagi-pagi kenapa wajah mu jelek sekali " canda ken yang duduk di samping max
" Dasar kakak ipar laknat , aku begini juga karena adikmu "
" Woy woy santai bro , adiku juga kan istrimu "
" Ah iya yaa " jawabnya sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
" Kenapa kau sekarang jadi bodoh max ? aku jadi meragukan tentang public yang mengatakan bahwa kau itu pintar dan tegas "
" Aku memang pintar , kalau tidak janson company mungkin sudah bangkrut dari dulu "
" Kau memang pintar tapi juga bucin " ledek ken dan langsung pergi dari taman belakang
" Sialan " umpat max