Billionaire Husband

Billionaire Husband
31



Follow IG me ya @mhemeyyyy


Setelah penthouse perusahaan William dan Janson sudah akan melanjutkan the next projects berikutnya yaitu membangun sebuah resort yang berada di Indonesia


Mereka sudah menemukan arsitek dan kontraktor yang akan menangani pembangunan disana


Hari ini mereka melakukan diskusi di perusahaan William


" Tuan William Tuan Janson pembangunan ini kurang lebih kita targetkan satu tahun dari sekarang "


" No itu terlalu lama saya sangat tidak suka membuang waktu terlalu lama , right now ???


Target kalian enam bulan , bila kalian tidak mampu silahkan katakan sekarang " tekan Ken tegas


Suasana ruangan itu menjadi mencengkam dengan aura Ken yang terlihat dingin nan mengintimidasi


" Saya setuju dengan Tuan Ken kalau satu tahun itu terlalu lama


Penthouse saja hanya butuh waktu four months dan hasilnya sangat baik " jawab Max menimpali


" Accept it or not at all !!! silahkan tentukan " tambah Max yang membuat mereka menelan ludah


Elle yang menyadari dua orang manusia yang sangat berambisi itu hanya menghela nafas kasar


Benar-benar pasangan pemaksa


" Ya baiklah Tuan kami setuju " ucap kontraktor itu dengan yakin


" Good , ingat tidak ada kesalahan "


Dua orang itu mengangguk pasrah , Elle segera berdiri dan mendekati empat lelaki itu


" Baiklah Tuan-tuan besok akan saya kirim detailnya by e-mail bila ada yang perlu di tanyakan bisa langsung call me " ucap Elle


" Alright , today's discussion is finished


Thank's very much " jawab Ken menjabat tangan dua orang tersebut


Ken dan Elle kembali duduk bersama Max


Elle sudah mencatat important point yang dibicarakan dua orang tadi


" Nona Elle , having lunch together ??? " tanya Max saat sudah keluar dari ruangan Ken yang di ikuti Elle dari belakang


Elle melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya dan mengangguk


" But not in the front restaurant , saya bosan " ucap Elle


Memang benar Elle bosan makan makanan dari restoran yang ada di depan kantor


" Okey there are recommended , Kamu yang pilih tempatnya saja kalau begitu "


" Okey , let's go "


Keluarnya dua sosok itu menjadi pusat perhatian , Elle hanya cuek dan langsung masuk kedalam mobil Max


Hening tak ada pembicaraan di dalam mobil tersebut hingga sampai di cafe yang di maksudkan Ellena


Setelah memesan mereka berbicara sedikit sebelum makanan siap


" Nona Elle anda sangat tau tempat-tempat bagus seperti ini pasti anda sering kemari " ucap Max memperhatikan sekeliling cafe


Cafe ini tak terlalu besar , tapi desaign nya indah banget


" Ya memang ini salah satu tempat my favorite "


Mereka menjeda pembicaraan ketika pelayan menyajikan pesanan di meja mereka


Elle makan dengan sangat lahap begitu juga dengan Max


" Wow Tuan Janson desaign mobil ini sangat bagus dengan perpaduan warna blue and black menambah kesan maskulin pemiliknya " puji Ellena yang baru menyadari


" Wah Nona Elle ternyata anda bukan hanya pintar dalam dunia bisnis tapi juga pintar memuji ya " Max tersenyum lebar ke arah Ellena


Jangan tersenyum Tuan


Senyumanmu bisa membuatku terkena serangan jantung


Elle menetralkan detak jantungnya dengan menarik nafas dan menghembuskan berulang kali


" Saya bukan memuji anda Tuan Janson , saya memuji selera anda it's good " ucap Elle mengelak


" Selain anda pintar ternyata anda juga sangat percaya diri sekali " tambah Elle lagi dengan senyum tipis


" Bukan percaya diri nona tapi nyatanya I'm indeed handsome " ucap Max dengan mengedipkan matanya menggoda


Kedua orang tersebut tertawa bersama hingga tak terasa sudah tiba di depan lobby


" Thanks for lunch Tuan Janson , see you again " ucap Elle yang turun dari mobil Max dengan di hujani pandangan membunuh dari para wanita-wanita disana


.


.


.


.


.


.


Cinta itu tumbuh karena perhatian dan kebersamaan


Sedangkan rasa sayang itu hadir saat kau mulai menerima cinta itu dengan tulus ❤️


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏