
Follow IG me @mhemeyyy
Waktu berlalu begitu cepat bahkan sangat cepat , tidak terasa satu tahun telah berlalu begitu saja
Hari ini hari bahagia bagi pasangan absturd , siapa lagi jika bukan Ken dan Keyla si Secertary not beautiful versi Kennard William
Pasangan yang baru saja mengucapkan janji suci tersebut bukanlah pasangan romantis yang entah bagaimana mungkin Keyla bisa terjerat pesona seorang Ken
Lelaki yang walaupun murah senyum tapi sifatnya benar-benar menyebalkan
Senyum bahagia tersungging manis di bibir Keyla , wanita itu benar-benar ajaib
Pesta ini di gelar tak kalah meriah dari pesta pernikahan Ellena dan Geri sebelumnya
Para tamu undangan dari kalangan pejabat dan pembisnis tak luput hadir disana
Tentu saja pembahasannya tak jauh-jauh dari bisnis dan juga saling menjilat demi kepentingan pribadi
Sedangkan
Pesona Ellena membuat banyak lelaki single mendekat yang hanya di balas Ellena dengan senyum tipis atau basa-basi sebagai bentuk kesopanan
Apalagi setelah melihat bahwa Ellena adalah salah satu wanita yang mandiri dan juga memiliki kekayaan melimpah , salah satu wanita muda sukses yang sedang di gandrungi oleh para pengusaha
Statusnya yang pernah menikah tidak ubahnya berpengaruh pada diri Ellena
Wanita dengan segala daya tarik yang luar biasa
Janda dari Maxim Janson benar-benar mempesona batin mereka semua
Di meja tengah ada Inez , Geri , Liam , Chris , Sean , Edward dan juga Susan yang sedang mengobrol
" Dimana Rian ??? " bisik Inez pada suaminya
" Masih di jalan menuju kemari " jawab Geri menjawab pertanyaan istrinya
Bukan tanpa alasan Rian telat hadir di acara ini , dirinya benar-benar baru saja tiba dari Belanda karena alasan yang sangat urgent disanaa
" Hari ini yang menjadi bintang adalah Elle dan Raffa , pengantin baru lewat sama pesona seorang Putri Alexander " ucap Mike memberikan suara menunjuk Ellena yang menuju ke arah meja mereka tapi selalu di hadang oleh para lelaki yang menyapanya
" Tentu saja , dia adikku " puji Geri menatap ke arah pandang semua orang
" Tapi pesonamu sudah luntur , kau kalah dengan bocah kecil itu " ejek Sean
" Dia keponakanku , tentu saja ketampanannya sebelas duabelas denganku " balas Geri tak mau kalah
Obrolan mereka tak jauh-jauh membalas tentang Ellena dan juga Ken
Ketika sedang mengobrol tak sengaja pandangan Geri tertuju pada sosok lelaki yang dia kenal
Sedang apa dia disini , bukanlah dia sudah tidak punya perusahaan lagi ???
Di abaikan sosok lelaki itu , pandangan Geri kembali menatap Ellena
Tidak lama kemudian Geri mendengus keras membuat mereka semua yang berada satu meja dengannya menatap Geri
" Ada apa ??? "
" Tidak ada , hanya - " ucapan Geri terpotong ketika melihat Ellena dan lelaki tersebut berdiri berhadapan
" Maxim Janson " lanjut Geri menatap ke arah dimana Ellena dan Max berada
Sedangkan Ellena yang berdiri tepat di hadapan lelaki itu tak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan mantan suaminya
" Hallo Max , Long time no see " sapa Ellena sopan karena melihat ada wanita di sebelah mantan suaminya tersebut
Ellena menjabat tangan kedua pasangan tersebut bergantian dengan senyum mengembang
Raffa hanya memandang Ellena dan Max bergantian , bocah kecil itu hanya diam tanpa menyapa atau bertanya
" Bisa kita bicara ??? " tanya Max pada Ellena
" Ya marii kita ke balkon saja " ajak Ellena pada mereka berdua
Bagaimanapun Ellena tidak mau membuat keributan di ballroom dan menjadi pusat perhatian disini , karena sejatinya dia sudah memaafkan Maxim Janson
Ellena juga tahu mungkin Max ingin menemui putranya , dia tidak bisa menampik bahwa ada kerinduan di sorot mata tajamnya
" Raffa , ini Daddy mu " ucap Ellena berjongkok di hadapan anaknya
" Maxim Janson ??? " balas Raffa menatap mata Ellena
" Yes , he is your Daddy Maxim Janson "
" No , dia bukan Daddyku , dia tidak pelnah menemuiku bahkan tidak sekalipun pelnah meneleponku " jawab Raffa berpaling menatap Max
Sedangkan Max hatinya hancur mendengar pengakuan putranya
Bagaimanapun ini adalah salahnya
Dia terlalu egois hingga tidak pernah sekalipun ingin mengetahui kabar putranya
" Heii sejak kapan Mommy mengajarimu berbuat tidak sopan seperti itu ??? dia adalah Daddy-mu dan akan tetap seperti itu " jelas Ellena yang mengerti keadaan putranya
" Maafkan Daddy Raffa , Daddy merindukanmu , sangat " ungkap Max menunduk di hadapan Raffa
" Kemana saja selama ini , kemana balu sekalang anda menganggap saya putla anda ??? saat Mommy setiap hali menangis kemana anda ??? bahkan Mommy menangis itu karena anda yang telah belbuat jahat padanya " ucap Raffa dengan mata tajam menatap Maxim Janson
Ellena tidak bisa menahan air matanya , sedangkan Maxim Janson hanya tertunduk malu
Putranya telah mengerti penderitaan yang di alami Ellena
" Raffa dia Daddymu bersikap baiklah padanya nak , Mommy tidak pernah mengajarimu seperti itu " Ellena memberikan pengertian pada putranya
" Raffa tidak salah Ellena , semua ini memang kesalahanku . Aku terlalu egois hingga tidak menemuinya sama sekali , aku terlalu bersenang-senang dengan duniaku dan melupakannya , maafkan aku " ungkap Max
" Kau memang brengsek Maxim Janson , aku memang hanya mantan istrimu tapi Raffa tetaplah anakmu , tidak ada mantan anak ingat itu "
" Kalau begitu biarkan Raffa ikut denganku , aku akan menebus semua kesalahanku " Max memegang Raffa tapi segera di tepis oleh bocah kecil itu
Wanita yang bersama Maxim Janson geram melihat adegan di hadapannya , dia mendekat ke arah tiga orang yang tengah berdebat tersebut
" Sudahlah Max tidak ada gunanya kamu meminta maaf , lupakan mantan istri dan anak kurang ajar ini dan lebih baik kita menikah dan punya anak sendiri " ungkap wanita sexy itu dengan remeh
" Hei Nona , jaga bicaramu pada anakku atau ku robek mulut sampahmu itu " jawab Ellena yang tidak terima
Ellena tidak marah bila hanya dirinya yang dikatakan tidak baik , tapi putranya ???
Sungguh Ellena akan merobek mulut siapapun yang berbicara jelek tentang putranya
Bocah kecil itu tidak tahu apapun , dia hanya mengungkapkan apa yang di rasakannya saat itu , bagaimana seorang lelaki yang mengaku sebagai ayah tapi dengan tidak memiliki perasaan tidak pernah menanyakan kabar atau bahkan mengingat keadaannya ???
Anak kecil adalah seorang yang jujur , dia akan mengungkapkan apapun perasaannya
" Maka ajari anakmu sopan santun agar tidak kurang ajar , kalau kau tidak bisa mendidiknya biarkan dia ikut bersamaku dan Max " debat wanita itu lagi
" Siapa yang kau sebut kurang ajar Nona ??? apa ini sifat anda kepada seorang anak kecil ??? " tanya suara lelaki yang sangat di kenal oleh Ellena
Mereka menoleh ke arah ambang pintu , ternyata disana ada keluarga dan para sahabatnya juga ada kesayangannya
" Uncle Lian " teriak Raffa berlari ke arah Rian dan langsung memeluk kakinya
Dengan sigap Rian langsung mengangkat dan mengendong Raffa dan mendekat ke arah Ellena
" Kau tidak apa ??? " tanyanya pada Ellena
" Yes , aku baik-baik saja " jawab Ellena mengusap pipinya yang basah
Maxim Janson hanya memandang nanar kepergian Ellena dan anaknya
Tidakkah ada tempat lagi untukku ???
Kenapa dengan mudahnya kalian melupakanku ???
Rian membawa Ellena dan Raffa pergi dari balkon , setelah kepergian tiga orang tersebut Geri langsung mendekat
BUGH satu pukulan mendarat di perut Max dengan keras
" Kau meninggalkan Ellena dan Raffa dengan tanpa perasaan dan kau kembali dengan wanita yang seperti ini , kau masih saja Maxim Janson yang brengsek " umpat Geri yang ingin memukul Max lagi tapi dengan cepat di tahan oleh Liam dan Chris
" Bukankah aku juga harus melanjutkan hidup ??? cerai adalah keputusan Ellena " jawab Max
" Tapi bukan berarti kau melupakan anakmu Maxim Janson , 2 tahun lebih dan kau baru menemuinya , dimana otakmu haa ??? " bentak Geri yang masih saja emosional
Untung saja balkon di sini kedap suara sehingga keributan yang terjadi tidak sampai menarik perhatian yang lain
" Raffa bukan hanya anak Ellena , dia juga anakmu kau meninggalkannya tanpa memberikan kabar dan kau kembali mengaku sebagai Daddy nya , MENGELIKAN SEKALI " lanjut Geri yang masih menggebu-gebu
" Maka dari itu aku akan mengambilnya , aku juga punya hak atas putraku "
" Ayo sayang kita pergi dari sini , kita akan mengambil anakmu tenang saja tidak ada gunanya berada di tengah-tengah orang seperti mereka " wanita yang bersama Max tersebut meremehkan dan dengan tidak tahu malunya langsung berciuman disana
" Ternyata seleramu masih sama Maxim Janson " Mike meremehkan dengan menatap keduanya
" Apa maksudmu " balas wanita itu setelah melepaskan tautan bibir
" Selera Maxim Janson ternyta masih sama dan tidak berubah "
" Sampah "
" Jal*ang "
" Wanita malam "
" Wanita murahan "
Ucap mereka semua bebarengan , sedangkan Max dan wanita tersebut langsung pergi meninggalkan balkon dengan wajah merah padam
" Awas kalian akan aku balas kalian semua "
.
.
.
.
.
AYAH !!!!
Kau bisa melupakan ibuku sebagai orang yang pernah mengisi harimu
Menemanimu dan menghabiskan waktu bersamamu
Kau bisa melanjutkan hidupmu dengan orang lain itu adalah hakmu
Tapi
Aku tetaplah anakmu
Tidak perduli kau bersama ibuku atau orang lain
Tapi
Aku tetaplah anakmu
Darahmu ada dalam diriku
Kau bisa memutus hubungan dengan ibuku , tapi bagaimana mungkin kau memutuskan hubungan denganku
Lalu kenapa dengan mudahnya kau melupakanku
Aku adalah anakmu AYAH DAN KAU TETAPLAH AYAHKU !!!
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏