
Follow IG me @mhemeyyy
Max yang baru bangun tidur merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena tidur di sofa dengan keadaan yang mengenaskan
Kepalanya masih pusing akibat kebanyakan alkohol semalam
" Tuan , ini obat hangeover untuk meredahkan sakit kepala anda " ucap Liam menyodorkan segelas air dan obat
" Ya Liam kau sudah siap , jam berapa ini ??? "
" Jam 10 Tuan , saya sudah membatalkan janji dengan Tuan William untuk pagi ini , saya mengatakan akan menemui Tuan Ken sore nanti " jawab Liam
Disana Ellena yang menerima kabar bahwa janji temu perusahaan dengan Max di batalkan hanya membatin menerka-nerka apa yang terjadi
*****
Di tempat lain , keluarga Ferdinan yang terombang ambing hanya bisa berharap semoga putri keluarga Alexander segera di temukan
Kalau dalam waktu 2 bulan mereka tak dapat menemukannya untuk membantu perusahaan , seluruh aset keluarganya akan di sita pihak bank
" Kerahkan seluruh anak buahmu son , kalau perlu awasi mansion Alexander " ucap ayahnya
" No Dad , itu terlalu berbahaya karena seluruh komplex mansion itu terlalu banyak cctv dan bawahan kita tak bisa mengambil resiko "
*****
Geri sudah menghubungi seluruh perusahaan baik skala kecil dan besar untuk tak ada yang boleh membantu Ferd's Corp atau dia tak segan-segan menutup perusahaan yang berani membantunya
Ultimatum yang di berikan Geri sudah cukup membuat mereka mengerti
Mengapa Max bisa menjalin kerjasama dengan Ferd's Corp itu memang rencana Geri Ken dan Max agar dapat mengawasi pergerakan tua bangka gila harta itu
Max dan Liam yang sudah berada di perusahaan langsung di sambut Ellena di depan ruangan Ken , Ellena mempersilahkan mereka masuk
Jangan salah sangka ya , meskipun Max dan Ellena adalah sepasang kekasih tetapi mereka tetap profesional dan tak akan membawa urusan pribadi ke rana perusahaan
" Jadi , bisa kita mulai ??? " tanya Ellena yang membuat ketiga lelaki itu binggung
" Wait Sekertaris Elle , kita masih menunggu pihak EA Desaign " jawab Liam menyelah
Ellena hanya diam tak menjawab , dia mengambil laptop dan mulai mengetik hingga muncul layar 3D di dinding ruangan itu
Tentu saja tiga orang itu kaget dan terbengong menatap ke arah Ellena
" Ini sketsa desaignnya " Ellena menjelaskan dengan sangat detail
Setelah selesai dengan penjelasan itu , Ellena menatap tiga orang disana
" Question ??? "
" Bagaimana bisa sketsa desaign itu kamu yang menjelaskan Nona Elle ??? " tanya Max
" Ya karena saya adalah pemiliknya Tuan Janson " jawab Ellena dengan tersenyum membuat ketiga orang itu tertegun
" Really ???? " tanya Liam terkejut
" Ya "
Dia tidak pernah tahu bahwa Ellena membangun perusahaannya sendiri
" Perusahaan desaign itu aku bangun setelah aku kembali dari Shanghai , dulu hanya perusahaan kecil "
" Good , luar biasa " puji Max bangga
Setelah berbincangan itu selesai sudah hampir petang , Max Elle dan Liam keluar dari ruangan Ken
Elle melihat Max sangat lesu dan WHAATT ???? sejak kapan lelaki ini punya mata panda
" Max are you okey ??? kamu sakit ??? " tanya Ellena yang berjalan sejajar dengan Max
" No Sayang , hanya kurang tidur saja " jawabnya dengan tersenyum
" Bukan hanya kurang tidur , itu karena dia hangeover pagi tadi " jawab Liam menimpali
Membuat Max dan Ellena menatapnya tajam , Liam langsung menutup mulutnya merasa kelepasan
" Hangeover ??? Mabuk ??? Club malam ??? " tanya Ellena lagi
" No Sayang aku hanya minum di mansion di temani Liam , No night club okey "
Max mengajak Ellena untuk makan malam di mansion
Dan disinilah Ellena sekrang , meja makan mansion Max yang hanya ada mereka berdua
Setelah selesai makan malam , Ellena dan Max duduk bersebelahan diruang tamu
" Maaf Max "
" Untuk ??? "
" Sikap dan perkataanku kemarin , maybe menyakiti hatimu " jawab Elle tertunduk
" No problem , aku tau kamu sedang ada masalah . Tapi jangan lari dari masalah sayang , apapun masalahmu berbagilah denganku jangan lakukan semuanya sendiri . Masalahmu adalah masalahku juga , remember "
" Jangan menghilang , aku tak bisa tanpa kabarmu Sayang" sambung Max lagi menarik Ellena ke pelukannya
" Sudah ku katakan bukan , aku tak bisa memberikan dunia ini untukmu tapi aku bisa memberikan seluruh hidupku untukmu Sayang "
" Katakan bila kamu ada masalah , aku akan selalu di sampingmu "
Ellena terisak di pelukan Max mendengar ucapannya yang mana membuatnya semakin merasa bersalah
" Aku bisa gila tanpamu Elle , aku sangat sangat mencintaimu " Max semakin mengeratkan pelukannya
" Aku juga mencintaimu Max , sungguh "
Aku bisa bertahan dengan kata-katamu , tapi aku juga bisa hancur dengan perbuatanmu 💔
Maka berjanjilah untuk membuatku tetap bertahan dengan kata-kata dan perbuatan mu , bukan janji palsu mu 😘
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏