Billionaire Husband

Billionaire Husband
S2



Dua hari setelah permintaan elle tentang mangga muda , kini mansion terlihat tenang


Semua orang sudah berangkat ke kantor masing-masing begitu juga dengan elle


Hanya Inez dan mom yang berada di mansion karena Inez yang sedang tidak ada jadwal pemotretan


" Nez " ucap mom mengawali pembicaraan


" Ya mom "


" Kata geri kamu masih menunda kehamilan ya ??? " ucap mom tiba-tiba membuat inez menoleh


" Eh " tiba-tiba Inez gugup karena pertanyaan mom sangat sensitif


" Tidak masalah nez , jangan sungkan . mom juga ibumu bukan "


" Maaf mom , bukan Inez mau menunda kehamilan tapi Inez masih terikat kontrak dengan salah satu perusahaan dan selama satu tahun ini Inez tidak bisa langsung hamil "


Mom mengusap lembut tangan Inez , mom mengerti tentang perasaan menantunya


Dia tidak ingin ikut campur karena apapun yang terjadi anak dan menantunya sudah dewasa , mereka bisa mengambil keputusan atas hidup rumah tangga mereka


" It's okey , mom tidak masalah itu kan sudah keputusan kalian bersama "


" Maafkan Inez yang tidak memberitahu mom "


" Tidak masalah nez , mom mengerti . mau menemani mom ke mall ??? "


" Boleh , Inez siap-siap dulu ya mom "


*****


Sementara elle yang berada di perusahaan sudah di sibukkan dengan setumpuk dokumen yang harus di tanda tangani


" Nona , tuan berpesan agar nona jangan terlalu lelah "


" I know , sudahlah daripada kamu berisik disini lebih baik kamu kerjakan pekerjaanmu sendiri " ucap elle pada susan tanpa beralih menatapnya


Setelah mengucapkan itu , Susan segera kembali keluar ke tempatnya sendiri


Semenjak kehamilannya ini memang emosi dan sikap nonanya berubah drastis hingga tak heran seluruh pegawainya sangat berhati-hati apabila berhadapan dengannya


Elle kembali fokus menghadapi tumpukan dokumen tersebut


Berkali-kali dirinya menguap karena tidak tahan dengan kantuk


Semenjak kehamilannya memasuki bulan keempat dirinya selalu saja merasa letih dan kantuk yang tiba-tiba menyerang


Tak terasa ternyata jam sudah menunjukan waktunya makan siang dan benar saja , susan sudah kembali keruangan elle dengan membawa nampan berisi makanan sehat dan susu hamil


Itu semua atas permintaan dari max sendiri yang tidak mengizinkan elle keluar kantor hanya untuk makan siang


" Susan , temani aku makan disini . rasanya tidak enak makan sendirian "


" Baik nona "


Elle berbagi makanan dengan susan , karena porsi makanan yang dibawakan memang selalu banyak


" Nona " ucap susan tiba-tiba


" Ya susan "


" Saya akan menikah bulan depan "


" Hah , jangan bercanda " kaget tentu saja karena selama ini elle tak pernah mendapati atau mendengar asistennya berkencan


" Saya serius nona "


" Bukankah kamu tidak memiliki pasangan ??? kamu menikah dengan siapa ??? apa kamu di jodohkan ??? " pertanyaan beruntut di ajukan elle


" Emmm i-itu nona "


" Apa ??? " jawabnya sudah tidak sabaran


" Edward sega ??? " ulangnya


" Iya nona "


" Bagaimana bisa ??? sejak kapan kalian dekat "


" I-itu , semenjak pertemuan tidak sengaja di rumah sakit saat akan menjenguk anda nona "


" Oh baiklah , semoga semuanya lancar susan


Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu " ucap elle tulus


" Apa saya masih boleh bekerja dengan anda nona ??? "


" Untuk apa kamu bekerja jika suamimu nanti adalah orang kaya susan " heran dengan pertanyaan susan


" Saya sudah berjanji akan mengikuti nona , jadi saya akan tetap bekerja disini , bolehkan nona ??? " tanyanya dengan wajah memohon


" Terimakasih susan , kamu sudah banyak membantu untuk perusahaan ini bagaimana mungkin aku tidak menerimamu " ucap elle mengingat pertama kali merintis perusahaan ini di temani susan


" Terimakasih nona "


Setelah pembicaraan nya dengan susan selesai , elle kembali ke mejanya dan fokus pada tumpukan dokumen yang harus di cek satu persatu


Begitu juga dengan susan yang sudah kembali ke tempatnya


Terdengar suara deringan ponsel membuat fokusnya teralihkan , segera dia mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menghubunginya yang ternyata adalah ibu negara


" Hallo mom " sapa elle ketika sudah menjawab panggilan


" Mom sekarang lagi di mall bersama inez , kamu mau nitip apa sayang sekalian mom belikan " tanya mommy di sebarang sana


" Emmm " memikirkan sesuatu beberapa saat sebelum menjawab pertanyaan mom


" Hallo princess , kamu masih disana ??? " tanya nya lagi ketika tak mendapat jawaban dari putrinya


" Eh iya mom , sorry tadi elle lagi mikirin sesuatu "


" Jadi anak mommy mau apaa ??? ini mom sedang berada di rak buah . apa yang ingin kau beli ??? "


" Bolehkan mommy mencarikan elle atap ??? memikirkannya elle jadi ngiler mom "


" Eh , atap ??? " tanya mom mengulang


" Ya mom , yang warna pink ya mom "


" Oh oke sayang , nanti mom belikan yah . sudah dulu ya sayang mom matikan dan langsung pergi mencari atap "


" Bye mom "


Semenjak elle hamil semua orang memanjakannya dengan sangat baik


Apapun keinginan nya selalu terpenuhi , walaupun terkadang tidak wajar sekalipun ...


Dan semua itu juga tidak terlepas dari para maid yang juga harus ikut menanggung permintaan tersebut hingga membuat para maid hanya bisa menurut ...


❇️❇️❇️❇️❇️❇️


.


.


.


.


.


Jangan lupa LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏