
Setelah kamu mengatakan kebohongan pertama , maka kau akan melakukan kebohongan lain demi menutupi yang telah terjadi
Begitupula dengan Max yang tak jujur terhadap Elle
Kebohongan yang terus terjadi terlalu lama akan berujung salah paham , tentu saja siapa yang akan percaya dengan mulut pembual yang tidak bisa menepati perkataannya !!!
" Jangan terlalu lelah dan jangan lupa makan siangmu sayang " ucap Max setelah mobilnya tiba di lobby perusahaan Elle
" Kau juga " ucap Elle singkat dan segera turun meninggalkan Max yang masih terdiam
Segera dirinya pergi ke ruangannya dan sedikit memejamkan mata untuk menghilangkan rasa kesal nya
Elle yang tidak ingin kehilangan fokus segera kembali membuka mata dan memeriksa beberapa berkas yang harus di tanda tangani
Hingga tak terasa siang telah tiba yang mana membuat Susan telah tiba di ruangan nya dengan nampan makanan seperti biasanya
" Makanan anda Nona " ucapnya
" Taruh saja " jawab Elle
" Nona , makanlah dahulu ini pesan dari Tuan Max anda harus menghabiskan makanan ini " ucap Susan lagi
" Pergilah " ucap Elle lemah , mendengar nama Max membuat emosii nya naik
Susan tau ada yang tidak beres dengan Nona nya , tapi apalah daya dia tidak berani ikut campur
" Tapi nona - " ucapan Susan terpotong
" KELUAR SUSAN , JANGAN SAMPAI AKU MENGULANGI PERKATAAN KU " geram Elle dengan sorot mata tajam
Susan yang mendengar nada bicara Elle yang sudah naik , segera membungkuk dan keluar dari ruangan
Dia yang cukup tau perangai Nona nya seperti apa , maka dia lebih memilih mundur perlahan daripada harus kena marah
Setelah kepergian Susan , dirinya kembali memejamkan mata dan mengatur nafas agar emosinya tidak menguasai dirinya
Aku istrimu , harusnya jangan menutupi apapun dariku
Elle kembali menyibukkan dirinya dengan setumpuk kertas yang ada di hadapan nya
Tak perduli dengan apapun , bahkan ponselnya yang berdering tak di hiraukan nya
*****
Max mulai resah , tak biasanya istrinya bersikap dingin dan cuek seperti itu
Tapi pikiran tentang istrinya di kalahkan oleh perkataan Sena Ara Carlos yang terus terngiang-ngiang di telinga nya
Aku masih mencintaimu Max , tidaklah kau tau itu
" Arghhhhh " teriak Max marah membanting barang-barang yang ada di ruangan nya
Liam yang mendengar teriakan bos nya segera menghampiri
" Tuan , anda baik-baik saja ??? " tanyanya
Max tidak menjawab hanya memberikan sorot mata tajam
" Keluarlah Liam " ucap Max kemudian
Tanpa bertanya lagi , Liam keluar dari ruangan Max
Dirinya tidak ingin di jadikan samsak oleh Max yang sedang emosi
Max mengambil ponselnya dan menghubungi istrinya tapi tak ada jawaban dari sana membuatnya lagi-lagi mendesah frustasi
Hingga sepuluh panggilan sudah tapi tetap tak mendapat jawaban dari Elle membuatnya segera menghubungi Susan
" Hallo Tuan , ada yang bisa saya bantu ?? "
" Dimana istriku Susan ?? Kenapa dia tak menjawab panggilan ku ?? "
" Maafkan saya Tuan , Nona Elle sedang dalam suasana hati yang buruk jadi Nona sepertinya tidak ingin di ganggu "
" Apa yang terjadi ?? "
" Semenjak datang , Nona sudah seperti ini Tuan "
" Baiklah terimkasih " ucap Max menutup panggilan tersebut
Entah apa yang terjadi dengan istrinya , pikirnya mengingat ucapan Susan
Tanpa di sadari , semua sikap dan sifat Elle penyebab nya adalah dirinya sendiri
Karena dirinya ...
Tentang kebohongan nya ...
Jam sudah menunjukan sore hari , saatnya pulang
Max bergegas keluar ruangan dan berpesan pada Liam untuk membereskan kekacauan yang terjadi di dalam ruangan nya
Saat akan memasuki mobilnya , dirinya dikagetkan dengan kedatangan Sena
" Max " panggil Sena
" Ada apa ? bagaimana kau bisa ada disini ? " tanya Max curiga
" Aku hanya ingin menemui mu , aku merindukan mu Max " jawab Sena sambil memeluk tubuh Max dengan erat
" Lepaskan aku Ara , jangan membuat keributan " jawab Max sambil mencoba melepaskan pelukan Sena dengan perlahan karena tak ingin menyakiti perempuan itu
" Kau masih memanggil ku dengan sebutan Ara , hanya kau yang memberikan nama itu " jawab Sena sendu
" Aku memang masih mencintaimu Ara tapi bukan berarti aku menyayangi mu seperti dulu , kita sudah memiliki jarak pemisah " jawab Max
" Tidakkah kau ingin mengulang kembali kisah cinta kita yang sempat tertunda ??? " ucap Sena memprovokasi Max
Max memang masih mencintai Sena karena Sena adalah orang pertama yang mengajarinya arti sebuah perasaan namun Sena juga yang menghancurkan perasaan nya tanpa celah untuk melawan
Melihat Max yang terdiam membuat Sena memeluk max dan mencium bibirnya
Max yang kaget hanya diam saja , tanpa disadari ada sepasang mata yang memandang kejadian tersebut dari jauh sambil berkaca-kaca
Max segera melepaskan diri dan menyeret Sena untuk masuk ke dalam mobil karena mereka sudah menjadi pusat perhatian di depan perusahaan Max
Pemandangan itu tak luput dari penglihatan Elle yang berada di dalam taxi
Ya dirinya ingin datang ke kantor suaminya tapi yang terjadi malah dia harus menyaksikan adegan sepasang insan yang tidak tahu malu sedang berciuman di tempat umum
Aku harus apa ???
Aku ingin menolak fakta dari yang aku lihat kemarin , tapi hari ini aku melihat kejadian itu lagi
Hormon kehamilan membuat dirinya gampang terbawa perasaan dan cengeng
" Mari kita lihat , apa yang akan terjadi jika kau menghianatiku Max " ucap Elle sambil menghapus air mata nya kasar ...
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏