
Follow IG me @mhemeyyy
Ellena yang sudah duduk di meja makan bersama seluruh keluarganya mulai sarapan dengan tenang
Setelah sarapan dia mulai membuka suara
" Ada yang ingin aku katakan " ucapnya sebelum orang-orang meninggalkan meja makan
" Why ??? "
" Mulai sekarang hindari obrolan tentang Maxim Janson di mansion ini , apalagi di depan bocoh kecil ituu " tunjuk Ellena pada Raffa yang sedang bermain bersama dengan Sofi
" Ada apaa nak ??? " tanya Mommy yang heran
" Mommy tahu semalam bocoh kecil itu menjebakku dengan pertanyaan tentang Max , bocah kecil itu sudah mengerti tentang penjelasanku dan Mommy tahu dia terlalu pintar untuk seukuran anak yang bahkan belum genap berusia 3 tahun " jelas Ellena membuat Mommy dan Daddy tersenyum
" Ya sama sepertimu , Raffa adalah salinan dari Ellena kecil yang kepintarannya diluar batas . Semakin banyak kebohongan maka semakin gencar dia akan mencari jawaban dan kau pasti akan kualahan , seperti Mommy dan Daddy-mu dulu " terang Mommy menjelaskan
" Tentu saja Mom , aku adalah wanita cantik cerdas dan juga jangan lupakan pesonaku yang luar biasa " jawab Ellena dengan seringainya
" Ouh , sejak kapan kau menjadi wanita yang membanggakan dirimu sendiri Elle " sahut Ken menjawab ucapan Ellena
" Ah kau ini diam sajalah Kak , kau juga meracuni pikiran putraku dengan menjadikannya obyek untuk membuat aku menerima penawarannya tentang ayah baru . That's crazy !!! " jawab Ellena kesal mengingat terakhir kali bocah kecil dan Ken menertawakannya
" There is nothing crazy , itu memang seharusnya . Sampai kapan kau akan menutup diri dari lelaki sebaik Rian ??? " jawab Ken menentang ucapan Ellena
" Aku sudah memberikan kesempatan pada Rian , tapi " Ellena sengaja menggantung ucapannya
" Kau tidak bisa karena kau belum sepenuhnya melupakan Maxim Janson , kau hanya mengeluarkan dirinya dari hidupmu tapi tidak dalam hatimu " jawab Ken menyahut
Ken terlalu dekat dengan Ellena dan dia selalu tahu apa yang di simpan adiknya
Berbeda dengan Geri yang kaku dan tidak peka
Mendengar jawaban Ken , Ellena mencoba mengatur nafasnya dan mengeluarkannya secara perlahan
Kau memang benar Kak
Tidak mudah menghapus kenangan yang telah terjadi
Aku bisa mencintai dengan hanya sekali pandang
Tapi
Melupakan tidak semudah mengedipkan mata
" Kau sudah tahu maka jangan mencari jawaban atas apa yang masih aku pertimbangan "
" Karena kau tidak ingin "
" Sudah sudah jangan berdebat , kalian akan merasa lapar lagi jika melanjutkan obrolan ini " lerai Mommy menengahi
Pembicaraan tersebut tidak akan berhenti kalau bukan salah satunya kalah dan bungkam
Ken dan Ellena selalu mempunyai jawaban atas opini mereka masing-masing
Tidak Ellena , Tidak Ken atau bahkan Geri adalah orang yang selalu memiliki pemahaman yang bertentangan
Itulah fakta yang memang harus di akui
Alexander bersaudara bukan hanya dikenal sebagai seseorang yang cerdas dan memiliki potensi tapi juga bisa mengalahkan lawannya hanya dengan perdebatan dan mulut tajamnya
Done , mereka semua pergi ke kantor masing-masing dengan menggerutu di dalam hati
Benar-benar pagi yang buruk
Ellena melajukan mobilnya membelah jalanan kota yang cukup padat
Berkendara seorang diri mengingatkannya pada masa lalu dimana dia masih bekerja menjadi seorang Sekretaris
Mungkin memang tidak mudah saat melalui fase perubahan diri dari buruk menjadi baik
Ellena memasuki perusahaan dengan wajah yang sedikit masam , Chris yang melihat itu hanya menunduk tanpa menyapa
Chris cukup tahu diri bahwa Nonanya dalam kondisi dan suasana hati yang buruk
Tak ada yang dilakukannya di dalam ruangan , dia hanya berdiam tanpa perduli pekerjaannya yang menumpuk
" Chris jangan biarkan siapapun masuk ke dalam ruanganku , reschedule semua metting untuk hari ini dan kau juga jangan menggangguku " ucap Ellena melalui interkom di mejanya
Harinya benar-benar buruk , ingin sekali dia meninju seseorang sebagai pelampiasan kekesalannya
Tapi
Ellena tak segila itu untuk melakukan tindakan konyol pada sembarang orang
Dia teringat ucapan Ken yang berputar dan menari di dalam otaknya
Kau harus bisa Elle
Jangan menyia-nyiakan lelaki sebaik Rian
Kau harus berani melangkah maju
Kesakitan yang kau alami adalah cara untuk membuatmu lebih tegar dan kuat
Tidak semua lelaki sama
Kamu harus bisa memutuskan !!!
Ellena memejamkan matanya untuk mengurangi rasa pening di dalam kepalanya
Ellena menguatkan keputusannya , selalu ada kesempatan untuk berubah lebih baik dari sebelumnya
Dan dia akan mencoba
" Semoga setelah aku memberimu kesempatan kamu tidak melukai dan mematahkan kepercayaanku seperti sebelum-sebelumnya "
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏