Billionaire Husband

Billionaire Husband
69



Follow IG me @mhemeyyy


Hari ini Max dan Ellena sudah tiba di Newyork yang langsung menuju ke mansion Alexander


Mereka berpisah dengan Sean dan Mike di bandara


" Hai hai princess pulang " teriak Ellena memasuki mansion


" Hallo Princess , Mom merindukanmu "


" Uh Max , kenapa kau kusut begitu " ucapnya melihat Max yang hanya diam


" Mom , Ellena lelah dan masih jetlag .


Ellena langsung mau ke kamar ya " pamitnya pada Mommy


" Mom , Max juga istirhat dulu ya " Max menyusul Ellena ke lantai dua mansion


Ellena dan Max yang sudah lelah langsung terlelap hingga tak terasa sudah larut waktunya makan malam


Tok tok tok


Tidak ada sahutan dari dalam


Tok tok tok


Max membuka pintu dan melihat Abigail di depan kamar


" Waktunya makan malam Tuan , Nyonya besar dan lainnya sudah menunggu "


" Hmm , ya katakan pada Mommy kami akan membersihkan diri terlebih dahulu "


" Sayanf , bangun " ucap Max mengusap kepala Ellena


" Jam berapa Max ??? "


" Sudah waktunya makan malam , Mom dan yang lain sudah menunggu " jawab Max


" Hm baiklah "


Saat Ellena akan turun dari ranjang , Max langsung mengendong Ellena ala bridal style dan membawanya ke kamar mandi


" Mandi bersama untuk mempersingkat waktu "


" Nope , mandi bersama versmimu akan selalu menambah waktu "


" Hanya mandi Sayang "


" Baiklah "


Max menempati janjinya untuk mandi , hanya mandi bukan bercinta


Tak membutuhkan waktu lama mereka selesai dan segera turun


" Hai Princess , hai adik ipar " ucap Geri menyapa keduanya


" Hai Kak Geri , Kak Ken "


" Malam Mom Dad "


" Dad " manja Ellena memeluk daddy


Setelah makan malam usai dengan keheningan seperti biasa , mereka semua menuju ruang keluarga


" Abi , aku mau hot choccolate dan salad buah ya " pinta Ellena pada kepala Abigail


" Baik Nona "


Geri , Ken dan Max berada di sofa ujung ruangan


Ellena , Mom dan Dad berada di sofa tengah ruangan sambil menonton TV


" Max , kau kenapa ??? " tanya Ken


" Ada masalah di kantor Kak "


" Why ??? "


" Pembangunan rumah sakit di singapura ada masalah , gedung bertingkat lima itu tiba-tiba roboh " keluh Max mengacak rambutnya


" Bagaimana bisa ??? "


" Masih di selidiki oleh orang-orangku " jawabnya


" Itu pasti di sengaja "


" Ya kurasa juga begitu "


Tak terasa obrolan mengalir begitu saja hingga tak terasa waktu sudah menunjukan tengah malam


" Sudah malam , mari istirahat ngobrolnya bisa di lanjutkan besok " peringat Mommy


" Ya Mom " jawab mereka bertiga serempak


*****


Saat akan berangkat ke kantor , Max memaksa Ellena untuk membawa mobil bersama tapi Ellena menolak karena arah mereka berlawanan


Max yang baru melihat garasi bawah tanah tempat koleksi mobil Ellena takjub dengan puluhan mobil mewah dengan keamanan yang canggih


" Pilihlah yang kau suka Max "


" Sure "


" Kau akan membawa mobil yang mana ??? "


" Aku pakai itu , why ??? " tunjuk Elle pada mobil Lamborgini Egoista


" Nope , aku mau bawa ini saja , Bolehkah ??? " tunjuk Max pada mobil Lamborgini Veneno Roaadster


" Uh very good Max , it's okey " Ellena berjalan ke ujung ruangan yang berisi kunci-kunci


Setelah memilih mobil , Ellena dan Max berangkat terpisah menuju kantor masing-masing


" Selamat pagi Nona " ucap Susan


" Pagi "


" Nona , pangajuan untuk Tuan Sega sudah saya kroscek dan beliau meminta untuk Nona yang turun langsung " ucap Susan


Ellena mengalihkan pandangan dari laptop dan menatap tajam ke arah Susan


" Bukankah sudah ku bilang , aku tidak akan turun langsung kecuali itu perusahaan keluarga dan suamiku " jawabnya tegas


" Tapi Nona keuntungan yang di tawarkan Tuan Sega sangat fantastis " balas Susan tetap menunduk


" Kalau dia mau , akan aku kerjakan tapi untuk turun langsung dan memantau semuanya aku tidak bisa . Mengerti ??? " tekan Ellena


" Baiklah Nona " ucap Susan


Susan pamit undur diri , dia tak mau melawan perintah Ellena karena keputusannya selalu mutlak tanpa bantahan atau penolakan


" Wait "


" Iya Nona "


" Kalau dia tidak mau langsung batalkan saja " perintah Ellena lagi


" Baik Nona , saya permisi "


Di perusahaan , Max juga sedang tidak baik-baik saja


" Liam , untuk tanggung jawab pada korban berikan keluarganya kompensasi dan jaminan kehidupan "


Bagaimanapun mereka kecelakaan saat bekerja hingga menyebabkan kehilangan nyawa tentu saja seluruh pertanggung jawaban akan dilakukan oleh Max sebagai bentuk terimakasih pada para pekerjanya


" Baik Tuan "


Max menghela nafas berulang kali untuk meredahkan emosinya , sungguh baru pertama kali ada kesalahan sebesar ini


" Sore Liam , Max ada ??? " Liam yang kaget langsung berdiri dan menyapa Ellena


" Sore Nyonya , Tuan ada di dalam bersama Tuan Ken " jawab Liam menunduk


Ellena mengetuk pintu dan langsung masuk untuk menyapa dua lelaki tampan yang sedang tegang tersebut


" Hai Sayang " sapa Max yang melihat istrinya


" Kak Ken disini ??? " tanya Ellena binggung


" Ya baru datang Princess , tumben sudah pulang ??? "


" Hm , tak ada yang terlalu penting di kantor "


" Baiklah Kakak harus kembali dulu ke kantor " pamit Ken meninggalakan mereka berdua


" Ada apa Max ??? kenapa wajah kalian tegang begitu apa ada masalah ??? " tanya Ellena yang menyaksikan wajah kalut Suami dan Kakaknya


" Tak ada Sayang , mau pulang ??? aku masih ada beberapa berkas yang harus di cek lebih dulu "


" Sini aku bantu " Ellena mengadahkan tangannya pada Max


" Apa kau tak lelah Sayang ??? istirahat saja untuk mengisi tenaga untuk pertempuaran malam nanti " goda Max pada Ellena yang membuatnya merona


" Dasar mesum "


" Mesum begini aku adalah suamimu Nona Ellena "


" Ya kau benar Tuan "


" Mau mencoba disini ??? " tanya Max mengedipkan matanya


" Apaa ??? "


" Bercinta dan mendesah tentu saja "


" Gilaaaaa "


" Ya aku memang gila karenamu "


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏