Billionaire Husband

Billionaire Husband
Extra part 5



Follow IG me @mhemeyyy


Kehamilan memang membuat Ellena menjadi sangat sensitif dan juga mudah marah.


Entah apa yang terjadi pada istrinya tapi Rian bahkan tidak pernah mengeluh sedikitpun.


Dia hanya akan berkata biarkan saja atau terkadang malah menuruti keinginan istrinya yang tergolong aneh, sangat!


Dia tidak akan membiarkan istri cantiknya itu bersedih, Rian akan melakukan apapun untuk memenuhi permintaan istrinya.


Seperti yang telah sudah-sudah, pagi ini drama ibu hamil dimulai kembali.


Ellena yang sudah ada di meja makan merengek tidak ingin makan apapun, bahkan menolak meminum susunya hanya karena Ken menolak datang pagi ini.


Bukan, bukan. Ken tidak menolak.


Dia hanya sedang ada rapat penting pagi ini dan tidak bisa digantikan siapapun.


Tapi Ken sudah berjanji setelah rapat dia akan datang tapi jawaban itu tidak membuat Ellena berhenti merengek.


"Ayolah Sweetheart, setidaknya jika kau tidak ingin sarapan minum saja susumu ini," ucap Rian membujuk istrinya.


"Tidak!" jawabnya tegas.


"Ken akan datang setelah rapatnya selesai, okay?"


"Tidak!" jawab Ellena keukeh menolak.


"Kasihan baby yang ada di perutmu sayang, dia pasti kelaparan kalau kau seperti ini."


"Tidak!" Ellena masih tetap pada keputusannya menolak semua penjelasan Rian.


Akhirnya dengan frustasi, Rian meninggalkan Ellena dan Raffa yang masih berada di meja makan.


Tujuannya hanya satu, menghubungi kakak iparnya yang membuat istrinya merajuk.


Dengan sedikit paksaan akhirnya Ken menyerah setelah mendengar suara Rian yang sangat frustasi.


Rian kembali ke meja makan dan masih saja mendapati istrinya yang tetap duduk berdiam diri di sana.


"Sebentar lagi Ken akan datang," ucap Rian memberitahu


"Really?"


"Ya sesuai keinginanmu Sweetheart."


Setelah mendengar itu Ellena pergi meninggalkan meja makan dengan wajah berbinar sambil bersenandung riang.


Raffa dan Rian saling tatap dalam diam, sedangkan para maid hanya tersenyum melihat sikap sang nyonya.


Bagi Rian apapun akan dilakukan demi istrinya.


"Bersabarlah Dad," ucap Raffa membuka suara setelah menyelesaikan sarapan.


"Tidak Dad, aku hanya kasihan melihatmu."


Setelah mengatakan itu Raffa pergi meninggalkan meja makan.


Bocah kecil itu benar-benar tumbuh menjadi anak yang sangat pintar.


***


Beberapa jam menunggu, akhirnya senyum Ellena mengembang melihat kakaknya ada di hadapannya.


Ya Ken telah tiba di mansion bersama dengan Keyla istrinya.


Ellena langsung saja menyerbu kedalam pelukan kakaknya.


"I miss you."


"I miss you to princess," jawab Ken membalas pelukan Ellena.


Walau mereka sudah memiliki keluarga masing-masing tapi hubungan baik mereka tetap terjalin.


Sikap kedua kakaknya bahkan tidak berubah sedikitpun pada Ellena.


Mereka masih menganggap Ellena sebagai permata mereka.


"Kau kenapa hemm, jangan keras kepala seperti itu kau ini sedang mengandung. Kau harus menjaga kesehatanmu, princess."


"Entahlah ini permintaan keponakanmu tahu, dia yang ingin kau ada di sini," jawabnya.


"Sebaiknya kita segera ke meja makan, Elle belum memakan apapun sejak tadi." suara Rian menyelah obrolan keduanya.


Mereka semua menuju meja makan, dengan manja Ellena bahkan tidak melepaskan Ken dari sisinya.


"Suapi aku kak." manja Ellena meminta disuapi.


"Ya baiklah."


Semua orang hanya menahan senyum melihat Ken yang hanya menurut saja, dengan telaten Ken menyuapi Ellena perlahan.


Setelah menyelesaikan sarapan, Rian menyodorkan susu pada Ken.


"Sekarang minum dulu susumu." Ken menyodorkan susu itu langsung dari gelas ke arah Ellena.


Benar-benar seperti bayi besar.


"Terima kasih Kak," jawab Ellena lagi memeluk Ken dengan erat.


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏