
Max yang baru sadar dari rasa pusingnya mengeryit heran , pasal nya dia masih berada di ruang tamu yang berantakan dengan kondisi yang sama seperti kemarin
Apa tidak ada orang di mansion hingga tak ada yang menolongku sama sekali batin Max
Setelah kesadarannya kembali , Max merutuki kebodohannya yang malah pergi ke club daripada menjelaskan pada istrinya
Setelah membersihkan diri , Max menemui Abigail yang sedang membersihkan ruang tamu dengan beberapa maid
" Abigail "
" Iya tuan " sambil menunduk hormat
" Kemana Elle dan yang lainnya ??? "
" Nona dan Tuan sudah berangkat ke kantor , maafkan kami yang tidak memindahkan anda Tuan " jawab Abigail sungkan
" Tidak masalah , ini memang salahku ... aku akan langsung pergi " jawab Max kemudian berlalu pergi menuju garasi
Max mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota newyork yang begitu ramai
Maafkan aku Elle
" Maafkan saya Tuan , anda tidak di izinkan masuk oleh Nona ... maafkan kami ini atas perintah Nona Elle sendiri " jawab salah satu keamanan saat Max baru akan memasuki lobby perusahaan
" Apa-apaan kau ini , aku ingin menemui istriku " jawab Max marah
" Sekali lagi maafkan saya Tuan , ini adalah perintah dari beliau langsung bahwa anda tidak di izinkan menginjakan kaki disini " jawabnya takut-takut
Bagaimana mungkin mereka yang hanya petugas keamanan tidak mengizinkan seorang Maxim Janson memasuki perusahaan , mana berani mereka berbuat seperti itu kalau bukan atas perintah siapa lagi jika bukan Ellena Alexander
Max segera mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Elle berkali-kali tapi tidak ada jawaban dari sebrang sana
Begitu juga saat menghubungi Susan
Max mengumpat beberapa kali sebelum pergi meninggalkan perusahaan Elle
Disisi lain Elle yang melihat dari cctv hanya tersenyum miring
Kau tau bukan rasanya di abaikan seperti apa
Begitulah aku saat aku menghubungi mu tapi kau abaikan
Bagaimana rasanya ???
Saat pagi tadi memang Elle memerintahkan para penjaga dan juga resepsionis untuk menolak Max yang notabene suaminya untuk menginjakan kaki disini
Mereka awalnya ragu hanya saja Elle berkata dengan nada penuh penekanan
" Jika kalian tidak bisa silahkan tulis surat pengunduran diri kalian dan dengan senang hati aku akan mencari pengganti " ucapnya dengan nada dingin
Setelah melihat kepergian Max yang terlihat kesal , Elle segera menghubungi seseorang di seberang telpon
" Bagaimana ??? " tanya Elle langsung
" Paling lama dua hari lagi Nona " jawab orang disana
" Good , kau memang selalu bisa di andalkan Chris " puji Elle pada orang yang di panggil Chris
Setelah memutuskan panggilan Elle tersenyum penuh arti
Mari kita lihat Nona sepintar apa kau akan bermain dramamu
Elle segera menyelesaikan pekerjaan nya yang menumpuk di bantu oleh Susan yang juga berada di ruangannya
2 minggu lagi pernikahan Susan dan Edward akan di adakan di hotel milik Alexander
Maka dari itu sebelum Susan cuti panjang , dia harus bertanggung jawab atas pekerjaan nya ... itulah perintah Elle
Susan menatap Nona nya ngeri , semenjak tadi dirinya berada di ruangan Elle
Dia melihat senyuman Nona nya yang penuh arti
Nona , kau sungguh wanita yang luar biasa ...
" Ada apa ??? " tanya Elle
" Ti-tidak ada apa-apa Nona "
" Jangan menatapku seperti itu Susan , aku bukan hantu yang harus kau takuti "
" Maafkan saya Nona "
" Kembali fokus Susan , kau tidak ingin bukan saat bulan madu aku akan menggangu dengan pekerjaan mu yang kau tinggalkan " jawab Elle kemudian tertawa
Setelah itu mereka fokus kembali ke pekerjaan masing-masing hingga suara ponsel Elle membuyarkan fokus
Ternyata pesan yang dikirimkan oleh Max yang semuanya berisi tentang permintaan maaf
Elle tak merespon atau membalas pesan tersebut , dirinya kembali fokus dengan pekerjaan nya
Kalau saja dengan kata maaf semua masalah selesai maka tidak akan ada yang namanya penyesalan ...
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏