
Elle yang sudah tiba di gedung perusahaan segera menaiki lift dan memasuki ruangannya
" Susan , atur ajukan jadwal pertemuan dengan tuan sega jam 10 pagi ini " ucap elle pada asistennya
" Baik nona "
" Uhhh , kenapa akhir-akhir ini aku gampang sekali lelah yah " ucap elle sambil memijit tengkuk nya
Tok tok tok
" Masuk " ucap elle
Susan mempersilahkan edward sega dan sekertaris nya untuk duduk
" Ini desaign yang anda inginkan tuan sega , silahkan dilihat terlebih dahulu " ucap elle membuka kertas karton di atas meja
Hening tidak ada pembicaraan saat tuan sega fokus pada gambar desaign elle
" Good , luar biasa . ini sudah bagus nona elle "
" Jadi tidak ada yang perlu di perbaiki tuan ? atau ada yang ingin di tambahkan ? " tanya susan
" Tidak nona , ini sudah sangat luar biasa "
" Baiklah , bawahan saya akan mengatur semuanya tuan " balas elle
" Bisa kita bicara sebentar nona elle ??? " tanya edward berharap
" Baiklah , susan keluarlah sebentar ajak sekertaris tuan sega "
" Baik nona , mari tuan "
Hening beberapa saat
" Nona elle , maafkan saya atas kejadian di perusahaan lalu "
" Kenapa anda meminta maaf pada saya tuan ??? saya disana hanya menemani suami saya dan sebagai penengah . kalau anda ingin meminta maaf langsung saja pada suami saya " jawab elle
" Saya sudah meluruskan dan saya sudah tau yang sebenarnya dari orang tua saya " ucapnya sedih
" Maafkan saya yang sempat ingin menghancurkan rumah tangga anda , saya menyesal atas perbuatan buruk saya " lanjutnya lagi
" Tidak masalah , yang sudah terjadi tidak akan bisa kembali lagi bukan "
" Dan terimkasih anda masih mau bekerja sama dengan perusahaan sega "
" Masalah pribadi tidak ada sangkut-pautnya dengan pekerjaan saya hanya bersikap profesional " jawabnya elle
" Terimakasih nona elle atas kebaikan dan kerja keras anda , saya permisi "
Setelah kepergian edward , elle merebahkan tubuhnya di sofa
Lelah dan mengantuk sekarang menjadi kebiasaan elle , entahlah tubuhnya tidak dapat di ajak bekerjasama
🍃🍃🍃🍃🍃
Disisi lain , di perusahaan jason sudah berkumpul dua orang rusuh siapa lagi jika buka sean dan juga mike
" Ayolah liam kemarilah dan tinggalkan saja kertas sialan itu , hari ini kita akan melakukan reuni " ucap mike pada liam
" Hai hai kalian jangan ganggu liam , biarkan liam menyelesaikan tugasnya lebih dulu " peringat max pada duo perusuh itu
" Baiklah kami akan diam dan menunggu kalian disini " balas mike
Hingga terdengar suara panggilan yang ternyata dari resepsionis lobby
" Baiklah antarkan dia ke atas " jawab max langsung menutup panggilan
" Ada apa ??? " tanya sean
" Edward sega ? sahabat kita ? " tanya mike kepo
" Hmm , ta- " ucapan mike terpotong dengan suara ketukan di pintu
Disana terlihat ada edward dan dibelakang nya berdiri liam
Edward hanya diam , bibirnya keluh melihat para sahabatnya yang dulu berada disini
" Duduklah , ada apa ??? tentu saja ini hal yang penting hingga orang sibuk sepertimu langsung datang kemari " jawab max ketus
" Maaf " ucap edward lirih yang masih dapat di dengar semua orang yang berada di ruangan tersebut
" Untuk apa ??? " jawabnya masih ketus
" Maaf untuk semua yang kulakukan padamu , aku sudah menerima penjelasan dari orang tuaku . maafkan aku yang telah salah paham kepadamu dan maaf untuk persahabatan kita yang berantakan karena keegoisanku " ucapnya menyesal
Sean , mike dan liam hanya diam menunggu jawaban dari max
" Maaf untuk aku yang tak pernah mendengar penjelasanmu , maaf karena hampir saja membuat rumah tanggamu berantakan " tambahnya lagi
" Masih maukah kau kembali bersahabat seperti dulu ??? "
" Baiklah " jawabnya singkat , max berdiri menghampiri edward dan memeluknya
" Yo bro jangan lupakan kita juga sahabatmu " ucap mike
Akhirnya mereka semua berpelukan , bahagia karena sahabat mereka kembali
" Bagaimana kalau kita merayakan kembalinya persahabatan kita dan sekalian reuni , bukan begitu edward " ucap mike
" Baiklah , ayo aku yang akan traktir " jawabnya senang
" Bagaimana kalo kita ke club milik sean dan bersenang-senang ??? " ucap mike antusias
Sean memiliki bisnis club malam dan casino yang tersebar di berbagai negara
" Baiklah , tapi kau selesaikan pekerjaanmu lebih dulu baru setelah itu kita pergi " ucap max tidak ingin di bantah
💚💚💚💚💚
.
.
.
.
.
.
*Persahabatan yang sejati tidak perduli tentang status sosial
Siapa kamu
Darimana keluargamu
Bahkan seberapa banyak uangmu
Yang mereka tau adalah saling menjaga dan menghargai bukan saling menjatuhkan 🤗
INGAT !!!
Bersahabatlah dengan orang yang benar-benar menganggapmu , bukan orang yang hanya datang saat dia butuh* ...