Billionaire Husband

Billionaire Husband
87



Elle yang sudah tiba di gedung perusahaan segera menaiki lift dan memasuki ruangannya


" Susan , atur ajukan jadwal pertemuan dengan tuan sega jam 10 pagi ini " ucap elle pada asistennya


" Baik nona "


" Uhhh , kenapa akhir-akhir ini aku gampang sekali lelah yah " ucap elle sambil memijit tengkuk nya


Tok tok tok


" Masuk " ucap elle


Susan mempersilahkan edward sega dan sekertaris nya untuk duduk


" Ini desaign yang anda inginkan tuan sega , silahkan dilihat terlebih dahulu " ucap elle membuka kertas karton di atas meja


Hening tidak ada pembicaraan saat tuan sega fokus pada gambar desaign elle


" Good , luar biasa . ini sudah bagus nona elle "


" Jadi tidak ada yang perlu di perbaiki tuan ? atau ada yang ingin di tambahkan ? " tanya susan


" Tidak nona , ini sudah sangat luar biasa "


" Baiklah , bawahan saya akan mengatur semuanya tuan " balas elle


" Bisa kita bicara sebentar nona elle ??? " tanya edward berharap


" Baiklah , susan keluarlah sebentar ajak sekertaris tuan sega "


" Baik nona , mari tuan "


Hening beberapa saat


" Nona elle , maafkan saya atas kejadian di perusahaan lalu "


" Kenapa anda meminta maaf pada saya tuan ??? saya disana hanya menemani suami saya dan sebagai penengah . kalau anda ingin meminta maaf langsung saja pada suami saya " jawab elle


" Saya sudah meluruskan dan saya sudah tau yang sebenarnya dari orang tua saya " ucapnya sedih


" Maafkan saya yang sempat ingin menghancurkan rumah tangga anda , saya menyesal atas perbuatan buruk saya " lanjutnya lagi


" Tidak masalah , yang sudah terjadi tidak akan bisa kembali lagi bukan "


" Dan terimkasih anda masih mau bekerja sama dengan perusahaan sega "


" Masalah pribadi tidak ada sangkut-pautnya dengan pekerjaan saya hanya bersikap profesional " jawabnya elle


" Terimakasih nona elle atas kebaikan dan kerja keras anda , saya permisi "


Setelah kepergian edward , elle merebahkan tubuhnya di sofa


Lelah dan mengantuk sekarang menjadi kebiasaan elle , entahlah tubuhnya tidak dapat di ajak bekerjasama


🍃🍃🍃🍃🍃


Disisi lain , di perusahaan jason sudah berkumpul dua orang rusuh siapa lagi jika buka sean dan juga mike


" Ayolah liam kemarilah dan tinggalkan saja kertas sialan itu , hari ini kita akan melakukan reuni " ucap mike pada liam


" Hai hai kalian jangan ganggu liam , biarkan liam menyelesaikan tugasnya lebih dulu " peringat max pada duo perusuh itu


" Baiklah kami akan diam dan menunggu kalian disini " balas mike


Hingga terdengar suara panggilan yang ternyata dari resepsionis lobby


" Baiklah antarkan dia ke atas " jawab max langsung menutup panggilan


" Ada apa ??? " tanya sean


" Edward sega ? sahabat kita ? " tanya mike kepo


" Hmm , ta- " ucapan mike terpotong dengan suara ketukan di pintu


Disana terlihat ada edward dan dibelakang nya berdiri liam


Edward hanya diam , bibirnya keluh melihat para sahabatnya yang dulu berada disini


" Duduklah , ada apa ??? tentu saja ini hal yang penting hingga orang sibuk sepertimu langsung datang kemari " jawab max ketus


" Maaf " ucap edward lirih yang masih dapat di dengar semua orang yang berada di ruangan tersebut


" Untuk apa ??? " jawabnya masih ketus


" Maaf untuk semua yang kulakukan padamu , aku sudah menerima penjelasan dari orang tuaku . maafkan aku yang telah salah paham kepadamu dan maaf untuk persahabatan kita yang berantakan karena keegoisanku " ucapnya menyesal


Sean , mike dan liam hanya diam menunggu jawaban dari max


" Maaf untuk aku yang tak pernah mendengar penjelasanmu , maaf karena hampir saja membuat rumah tanggamu berantakan " tambahnya lagi


" Masih maukah kau kembali bersahabat seperti dulu ??? "


" Baiklah " jawabnya singkat , max berdiri menghampiri edward dan memeluknya


" Yo bro jangan lupakan kita juga sahabatmu " ucap mike


Akhirnya mereka semua berpelukan , bahagia karena sahabat mereka kembali


" Bagaimana kalau kita merayakan kembalinya persahabatan kita dan sekalian reuni , bukan begitu edward " ucap mike


" Baiklah , ayo aku yang akan traktir " jawabnya senang


" Bagaimana kalo kita ke club milik sean dan bersenang-senang ??? " ucap mike antusias


Sean memiliki bisnis club malam dan casino yang tersebar di berbagai negara


" Baiklah , tapi kau selesaikan pekerjaanmu lebih dulu baru setelah itu kita pergi " ucap max tidak ingin di bantah


💚💚💚💚💚


.


.


.


.


.


.


*Persahabatan yang sejati tidak perduli tentang status sosial


Siapa kamu


Darimana keluargamu


Bahkan seberapa banyak uangmu


Yang mereka tau adalah saling menjaga dan menghargai bukan saling menjatuhkan 🤗


INGAT !!!


Bersahabatlah dengan orang yang benar-benar menganggapmu , bukan orang yang hanya datang saat dia butuh* ...