Billionaire Husband

Billionaire Husband
77



Max yang sudah berada di perusahaan tanpa banyak bicara langsung memanggil liam


" Apa yang kau dapatkan liam ??? "


" Ini tuan " liam menyerahkan amplop coklat


Tanpa menunggu jawaban max langsung membuka amplop tersebut dan seketika matanya melebar seketika


" Kau boleh lanjutkan pekerjaanmu liam "


" Ternyata kamu dalang dari semua ini , aku mengira masalalu yang dulu telah usai , ternyata waktu tak dapat menghilangkan wanita itu " gumam max yang sudah mengepalkan tangan


Max mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang di seberang sana


" Kau awasi pergerakan edward sega dan antek-anteknya " tanpa menunggu jawaban max langsung memutuskan sambungan telponnya


🍃🍃🍃🍃🍃


Setiap hari edward mengirimkan pesan ancaman kepada max , tanpa tahu bahwa max sudah menandai dirinya


" Lusa dia ada pertemuan kau bisa menjebaknya kan ??? aku tidak mau ada kata gagal , kau mengerti ??? " ucap edward kepada wanita berambut hitam tersebut


" Aku mengerti , kau serahkan saja semua nya padaku bukankah aku memang ahli dalam hal menggoda " jawabnya manja dengan mengedipkan sebelah matanya


" Kau memang bisa di andalkan anita , ini bayaranmu " edward menyerahkan cek dengan nominal jutaan dollar pada anita perempuan yang bekerja di club malam tempat edward menyalurkan hasrat nya


Setelah kepergian anita si wanita bayaran , edward menyeringai licik


Dulu kau menghancurkan duniaku dengan wanita yang ku cintai , kini kau akan merasakan kehilangan wanita yang kau cintai " batin edward


🍃🍃🍃🍃🍃


Elle memasuki gedung pencakar langit milik keluarga alexander


" Siang nona elle " sapa beberapa karyawan yang berpapasan dengan elle


Tanpa menghiraukan karyawan dan sekertaris geri , elle langsung memasuki ruangan geri dan menghempaskan tubuhnya ke sofa


" Haii princess , ada apa ??? tumben sekali kau kesini ??? "


" Hmm " gumam elle


" Kau baik-baik saja ??? "


" Dalang di balik runtuhnya rumah sakit max adalah ulah dia , dia ingin menjadikan skandal keluarga alexander dan janson " ucap elle to the point membuat geri melotot ke arahnya


" Darimana kau tau ? apa kau yakin ??? "


" Sure , aku yakin karena aku sudah meretas laptop milik si tua bangka itu dan menemukan email dari orang suruhannya . aku sudah mengumpulkan bukti kejahatan tua bangka itu di satu flashdisk ini " tunjuk elle pada flashdisk yang di keluarkan dari dalam tas mahalnya


" Kau sudah mengabari max ??? " tanya geri yang masih duduk di kursi kebesarannya


" Kalau ingin tidur , tidurlah di kamar pribadi . kalau kau tidur di sofa badan mu bisa sakit semua nanti " saran geri


Hening tak ada jawaban dari elle , geri memandang sekilas elle dan kembali melanjutkan pekerjaannya


" Dasar kebo , tidur di sembarang tempat " gumam geri


Setelah pekerjaannya usai geri mendekati elle dan memakaikan jasnya sebagai selimut


🍃🍃🍃🍃🍃


Max yang sudah sampai di mansion langsung masuk ke kamarnya , tapi dia tak menemukan istri cantiknya


Mungkin dia di taman " batin max


Setelah membersihkan diri , max turun kebawah dan mencari keberadaan istrinya tapi tak ada juga


" Dimana istriku ??? " tanya max pada salah satu maid yang kebetulan lewat


" Nyonya belum pulang tuan " ucapnya sambil menunduk


Tanpa menjawab max kembali ke kamarnya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi istrinya


" Hallo , ya babe ada apa ??? " tanya elle di seberang telpon


" Kau dimana babe kenapa belum pulang ??? aku sudah di mansion daritadi " ucap max kesal


Elle di seberang telpon hanya bisa terkekeh mendapat jawaban kesal dari suaminya


" Baiklah-baiklah maafkan aku , sampai jumpa nanti aku sedang menyetir " jawab elle dan langsung memutuskan panggilan sepihak


" Dasar seenaknya sendiri , untung cinta " maki max yang sangat kesal karena elle memutuskan panggilan tanpa menunggu jawaban dari max


💚💚💚💚💚


.


.


.


.


.


.


Mereka bilang waktu adalah obat yang terbaik , saat kau yakin dan tidak menyerah maka waktu juga tak akan lupa dgn peran nya ❤️