
Max yang sudah berada di perusahaan tanpa banyak bicara langsung memanggil liam
" Apa yang kau dapatkan liam ??? "
" Ini tuan " liam menyerahkan amplop coklat
Tanpa menunggu jawaban max langsung membuka amplop tersebut dan seketika matanya melebar seketika
" Kau boleh lanjutkan pekerjaanmu liam "
" Ternyata kamu dalang dari semua ini , aku mengira masalalu yang dulu telah usai , ternyata waktu tak dapat menghilangkan wanita itu " gumam max yang sudah mengepalkan tangan
Max mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang di seberang sana
" Kau awasi pergerakan edward sega dan antek-anteknya " tanpa menunggu jawaban max langsung memutuskan sambungan telponnya
🍃🍃🍃🍃🍃
Setiap hari edward mengirimkan pesan ancaman kepada max , tanpa tahu bahwa max sudah menandai dirinya
" Lusa dia ada pertemuan kau bisa menjebaknya kan ??? aku tidak mau ada kata gagal , kau mengerti ??? " ucap edward kepada wanita berambut hitam tersebut
" Aku mengerti , kau serahkan saja semua nya padaku bukankah aku memang ahli dalam hal menggoda " jawabnya manja dengan mengedipkan sebelah matanya
" Kau memang bisa di andalkan anita , ini bayaranmu " edward menyerahkan cek dengan nominal jutaan dollar pada anita perempuan yang bekerja di club malam tempat edward menyalurkan hasrat nya
Setelah kepergian anita si wanita bayaran , edward menyeringai licik
Dulu kau menghancurkan duniaku dengan wanita yang ku cintai , kini kau akan merasakan kehilangan wanita yang kau cintai " batin edward
🍃🍃🍃🍃🍃
Elle memasuki gedung pencakar langit milik keluarga alexander
" Siang nona elle " sapa beberapa karyawan yang berpapasan dengan elle
Tanpa menghiraukan karyawan dan sekertaris geri , elle langsung memasuki ruangan geri dan menghempaskan tubuhnya ke sofa
" Haii princess , ada apa ??? tumben sekali kau kesini ??? "
" Hmm " gumam elle
" Kau baik-baik saja ??? "
" Dalang di balik runtuhnya rumah sakit max adalah ulah dia , dia ingin menjadikan skandal keluarga alexander dan janson " ucap elle to the point membuat geri melotot ke arahnya
" Darimana kau tau ? apa kau yakin ??? "
" Sure , aku yakin karena aku sudah meretas laptop milik si tua bangka itu dan menemukan email dari orang suruhannya . aku sudah mengumpulkan bukti kejahatan tua bangka itu di satu flashdisk ini " tunjuk elle pada flashdisk yang di keluarkan dari dalam tas mahalnya
" Kau sudah mengabari max ??? " tanya geri yang masih duduk di kursi kebesarannya
" Kalau ingin tidur , tidurlah di kamar pribadi . kalau kau tidur di sofa badan mu bisa sakit semua nanti " saran geri
Hening tak ada jawaban dari elle , geri memandang sekilas elle dan kembali melanjutkan pekerjaannya
" Dasar kebo , tidur di sembarang tempat " gumam geri
Setelah pekerjaannya usai geri mendekati elle dan memakaikan jasnya sebagai selimut
🍃🍃🍃🍃🍃
Max yang sudah sampai di mansion langsung masuk ke kamarnya , tapi dia tak menemukan istri cantiknya
Mungkin dia di taman " batin max
Setelah membersihkan diri , max turun kebawah dan mencari keberadaan istrinya tapi tak ada juga
" Dimana istriku ??? " tanya max pada salah satu maid yang kebetulan lewat
" Nyonya belum pulang tuan " ucapnya sambil menunduk
Tanpa menjawab max kembali ke kamarnya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi istrinya
" Hallo , ya babe ada apa ??? " tanya elle di seberang telpon
" Kau dimana babe kenapa belum pulang ??? aku sudah di mansion daritadi " ucap max kesal
Elle di seberang telpon hanya bisa terkekeh mendapat jawaban kesal dari suaminya
" Baiklah-baiklah maafkan aku , sampai jumpa nanti aku sedang menyetir " jawab elle dan langsung memutuskan panggilan sepihak
" Dasar seenaknya sendiri , untung cinta " maki max yang sangat kesal karena elle memutuskan panggilan tanpa menunggu jawaban dari max
💚💚💚💚💚
.
.
.
.
.
.
Mereka bilang waktu adalah obat yang terbaik , saat kau yakin dan tidak menyerah maka waktu juga tak akan lupa dgn peran nya ❤️