
Follow IG me @mhemeyyy
Mereka berempat , Ellena , Max , Mike dan juga Sean sudah tiba di lobby hotel tempat acara Amanda berlangsung
" Sayang , jangan jauh-jauh dariku okey " ucap Max berbisik pada Ellena
" Sure "
Setelah memasuki lobby mereka langsung menuju ballroom tempat acara berlangsung
Ketika memasuki ballroom mereka menjadi pusat perhatian seperti biasa , apalagi dulu sewaktu kuliah Max , Sean , Mike dan Liam termasuk salah satu most wanted
Ellena yang berwajah cantik dengan tubuh menggoda menjadi pusat perhatian laki-laki yang menatapnya dengan tatapan lapar
Mereka langsung menuju pemilik acara untuk mengucapkan selamat
" Hai Max , Sean , Mike " ucap Amanda pada ketiga lelaki itu
" Dan siapakah wanita cantik ini ??? " tambahnya lagi ketika melihat Ellena
" Kenalkan Manda , ini Ellena this is my wife " ucap Max dengan kekehan
" Hai Manda , nice to meet you " ucap Ellena seraya mengulurkan tangan dan di sambut Manda dengan baik
" Woahh , kau cantik sekali . Ternyata selera Max tidak berubah " jawabnya dan mereka tertawa bersama
" Happy birthday Manda , stay healty dan happy family " ucap Ellena menyerahkan kotak kado
Saat Ellena dan Max pergi ke mall untuk membeli gaun , Ellena mampir di store berlian untuk membelikan kalung simple sebagai hadiah
" Thankyou sis , nikmati pestanya "
Di sudut lain ada mata tajam yang selalu menyorot mereka dengan sorot mata benci , siapa lagi jika bukan Edward Sega yang selalu membenci max entah dulu atau sekarang
Flashback
Max Liam Mike Sean dan juga Edward adalah teman semasa kuliah , Edward memiliki kekasih yang bernama Vero
Vero meminta bantuan pada Max agar Edward salah paham dan meninggalkannya
Itu semua di lakukan agar orangtua Edward percaya dan membebaskan kedua orangtua dan tidak mencabut beasiswa miliknya
Orang tua Edward mendatangi Vero dan mengancam bila mereka tidak segera mengakhiri hubungannya maka dengan senang hati anak buahnya akan membunuh kedua orangtua dan mencabut beasiswanya membuat Vero terdiam
Dia sangat mencintai Edward tapi dia juga tak bisa mengorbankan nyawa orangtuanya
" Apa kau gila Vero ? aku tidak mau " ucap Max
" Please Max , kali ini saja tolong bantulah aku " ucapnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca
" Tidak "
Sebenarnya Max tidak mau , karena itu juga berpotensi persahabatannya rusak tapi melihat Vero yang memohon hingga menangis membuatnya tidak tega
Mike Liam dan Sean yang saat itu berada disana tak bisa berbuat banyak karena melihat Vero yang tak berdaya
" Baiklah " ucap Max pasrah
Setelah itu mereka merencanakan semuanya di apartemen Vero
Max dan Vero berada di ranjang yang sama tertutup selimut
Liam Sean dan Mike juga berada disana hanya di kamar yang berbeda
Saat Edward menemui Vero , kejadian itu terjadi . Edward melihat Vero memeluk Max di atas ranjang , membuatnya marah dan segera menarik Max dan menghajarnya
" Edward hentikan , ini bukan salah Max ini semua salahku , aku mencintai nya " teriak Vero membuat Edward terdiam dan langsung pergi meninggalkan apartement Vero
Setelah kejadian itu persahabatan max dan Edward berantakan dan Edward membenci Max
Saat itu pula , Vero dan keluarganya menghilang bak di telan bumi
Flashback end
Setelah berbincang cukup lama dengan para sahabatnya Max , Ellena , Sean dan Mike berdiri di ujung balkon luar ruangan yang langsung mengarah ke jalanan kota paris menikmati pemandangan kerlap kerlip lampu kota tanpa pembicaraan
Hingga mereka di kagetkan dengan kedatangan satu wanita yang langsung bergelayut manja merangkul lengan Max
Sean dan Mike hanya membatin tamatlah riwayatmu Maxim Janson
" Hai Sean , Mike long time no see " sapanya
Wanita itu beralih memandang Ellena dengan sinis , tidak suka dengan kedekatan Ellena dengan tiga lelaki tampan ini
" Oh hai Jess " jawab Mike , Sean hanya memandang tanpa menjawab
Ellena hanya diam tak bergeming memandang Max dengan sorot mata tajam , membuat Max menelan ludah
" Jess lepas " Max bersuara dan menghempaskan tangan perempuan yang di panggil Jess tersebut
Dulu semasa kuliah Jess adalah teman One Night Stand , hanya sekali
" Kenalkan ini istriku , Ellena " tambahnya memperkenalkan tapi tidak di tanggapi , Ellena bahkan tak menampilkan senyum sedikitpun
Sombong sekali batin Jess marah
Seketika suasana di luar ruangan itu terasa panas , Mike yang merasakan hawa-hawa yang tidak baik itu segera menyeret Jess
" Kami pamit mau mengambil minum dulu , ayo Jess " ucap Mike
Jess mengikuti Mike dengan mengerutu kesal
Ellena masih terdiam tak mengatakan apapun membuat Max semakin begidik ngeri
" Apa-apaan kau Mike , aku hanya menyapa kenapa kau malah menyeretku kesini " bentak Jess
" Hei hei kau gila ya , aku tau kau menyapa tapi bukan berarti kau mengatakan merindukan malam panasmu bersama Max . Dia itu sudah menikah " jawab Mike
Jess hanya diam tak menanggapi ocehan Mike , dia tau bahwa Max sudah menikah tapi dia tak keberatan
" Diamlah Mike , aku tidak butuh nasehatmu !!! meskipun Max sudah menikah bukan masalah besar , aku hanya merindukan sentuhannya dan aku rela menghabiskan malam panas lagi bersamanya " jawab Jess lalu pergi meninggalkan Mike
Dasar keras kepala
Kau belum tahu saja Ellena itu seperti apa
" Aku akan mendapatkanmu Max , dulu bahkan aku rela menjadi teman One Night Standmu karena aku berharap setelah itu bisa menjadi kekasihmu " ucap Jess memandang ke arah luar ballroom
Karena sudah larut , mereka memutuskan kembali ke hotel , Ellena masih diam tak berbicara sedikitpun semenjak kedatangan Jess
Sean dan Mike juga tak berbicara apapun lagi bahkan sampai mereka tiba di hotel , mereka tak mengatakan sepatah katapun
Max yang tak suka kediaman Ellena , mulai berbicara
Bagi Max lebih baik Ellena marah daripada harus berdiam dengan keheningan
" Sayang "
" Sayang " panggilnya lagi tapi tak di gubris oleh Ellena
" I am sorry , that's just the past sebelum aku mengenalmu " jelas Max pada Ellena yang sudah berbaring memungunginya
" Tell me " ucap Ellena tanpa berbalik badan
Max menceritakan pada Ellena kehidupan semasa kuliah dulu , Ellena hanya diam mendengarkan
" Jadi jangan marah lagi , itu hanya masalalu Sayang . Aku sudah menemukan jiwaku sekarang jadi aku tak membutuhkan siapapun lagi kecuali kamu "
" Aku tak suka kediamanmu , you know aku lebih suka kamu marah dan memakiku daripada melihatmu mengabaikanku membuatku frustasi " ucap Max panjang lebar
" Jangan lakukan apapun yang akan menyakitiku , aku bukan wanita yang akan gampang memaafkan kesalahan " tegas Ellena
" Janji Sayang " jawab Max kemudian langsung memeluk Ellena dan mencium bibirnya dengan lembut
Percintaan panas setelah perdebatan itu membuat emosi semakin menggebu , membangkitkan gairah yang saling menuntut untuk terpuaskan
Berkali-kali mencapai puncak kenikmatan hingga lelah yang luar bisa membawa mereka ke alam mimpi
" Terimakasih istriku kau selalu luar biasa "
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏