Billionaire Husband

Billionaire Husband
S3



Follow IG me @mhemeyyy


Masih part antara Max dan Medusa , jangan ada yang marah-marah sama me !


Yang punya darting skipe aja dulu 😜


.


.


.


.


.


Back to story !


Max kembali ke apartement dengan emosi yang memuncak


Sungguh dia tidak merasa bahwa semua ini akan di lakukan oleh Ellena


Pikiran-pikiran buruk mulai bergelayut di dalam otaknya


Memikirkan bagaimana dia akan hidup setelah ini


Apa yang akan dilakukan


" Kamu kenapa ??? " tanya Sena yang sedang duduk di sofa ruang tamu


" Diamlah " jawab Max dingin


" Aku hanya bertanyaaa kenapa kau marah ??? "


" Diam Ara kau ini selalu jadi penganggu " jawab Max semakin kesal karena Sena yang selalu menjawab ucapannya


Kau tidak seperti Ellena yang mengerti diriku


Tanpa banyak bicara Max kembali ke kamarnya , melihat wajah Sena membuatnya semakin kesal


Sungguh Sena bukanlah wanita yang mengerti keadaan


Tiba-tiba pintu ruangan terbuka dengan keras , Sena masuk dengan penampilan yang sudah sangat rapi


" Max aku ingin berbelanja , bisa kau berikan aku uang " ucap Sena ringan


Max langsung membuka mata ketika mendengar ucapan Sena


" Bisa kau berhemat mulai saat ini ? aku sudah tidak punya banyak uang lagi " jawab Max apa adanya


" Apa maksudmu Max ??? " tanya Sena mulai panik


" Saham perusahaan sudah bukan lagi milikku jadi aku sudah tidak memiliki apapun "


" Jadi kita miskin sekarang ??? " tanya Sena sudah benar-benar tidak bisa menahan diri


" Ya " jawaban Max membuat Sena lemas seketika


" Lalu apa yang harus aku lakukan ??? "


" Bekerja "


" Tidak mau " balas Sena mulai dengan keras


" Kenapa kau berubah ??? " tanya Max langsung


Mendengar jawaban Max , Sena kelabakan menjawab


Tentu saja dia tidak akan mau bekerja , Sena hanya ingin menikmati hidup mewah tanpa berusaha


" Aku tidak berubah , aku hanya kaget " jawab Sena


Aku tidak ingin mengikutimu menjadi miskin Max


" Keluarlah Ara , aku sedang tidak ingin berdebat denganmu "


Sena keluar dengan perasaan tak menentu


Ellena Ellena Ellena


Ini semua karenamu wanita sialan


Sena keluar menggunakan mobil miliknya , dengan kesal dirinya melajukan mobilnya tanpa tujuan


" Akan aku balas , akan aku balas kau Ellena " umpat Sena berkali-kali menyumpahi Ellena


Tanpa sadar Sena sampai di gedung perusahaan Janson Company


" Hai Liam " sapanya


" Oh Nona Sena ada perlu apa anda kemari ??? " jawab Liam sesopan mungkin walau hatinya menggerutu ingin memaki wanita yang ada di hadapannya


" Aku hanya ingin bertemu dengan Ellena , ada yang ingin aku bicarakan " jawab Sena menahan amarahnya di hadapan Liam


" Nona sedang ada tamu , kalau kau ingin bertemu silahkan kau tunggu "


" Aku tidak ingin menunggu , menunggu itu membosankan Liam " jawab Sena langsung saja berjalan ke arah ruangan CEO


Dengan tidak tahu malu Sena langsung saja menerobos masuk ke ruangan Ellena


Sedangkan yang berada di dalam ruangan hanya menatap Sena sinis


" Wow , Nona Ellena ternyata sedang berkencan " cibir Sena melihat Ellena berada di dalam ruangan bersama seorang lelaki


Siapa dia , tampan sekali


" Ah Nona , ada perlu apa anda kemari ??? tentunya anda ingat bukan bahwa kekasihmu sudah bukan pemilik perusahaan ini lagi " balas Ellena tajam


" Hanya ingin memberikanmu perhitungan Nona Ellena "


Tiba-tiba Sena maju ke arah Ellena dan PLAK Sena menampar Ellena dengan keras


" Apa maumu ha ??? dasar gila "


" Ya aku gila karenamu sialan , kau menghancurkan semuanya "


" Kau hancur karena ulahmu sendiri Nona , kau terlalu licik dan tidak tahu malu "


Lelaki yang berada disana masih diam menyaksikan pertengkaran dua wanita yang dia tahu betul apa penyebabnya


" Kembalikan milik Max , kau menipunya brengsek " marah Sena ingin menampar Ellena lagi tapi dengan cepat di cegah oleh tangan lelaki tersebut


" Tolong jangan menggunakan kekerasan Nona , tidak pantas wanita secantik anda berlaku kasar seperti ini " ucap lelaki tersebut


" Cih " cibir Ellena


" Kau yang penipu Nona , aku tidak mengambil apapun dari mantan suamiku aku hanya mengambil apa yang menjadi hakku dan anakku


Dan harus kau ingat aku Ellena Alexander tidak harus menipu demi sebuah harta , aku sudah cukup kaya untuk bahkan membayarmu " jawab Ellena sombong


" Kau tunggu saja Nona Ellena , aku akan mengambil semuanya lagi "


" Baik , aku tunggu saat itu tiba "


" Bahagiaku masih dalam proses saat ini , jadi jangan terlalu percaya diri dahulu " jawab Sena dengan percaya diri yang tinggi


" Kebahagiaan butuh proses , right . tapi karma juga butuh proses dan saat ini kalian sedang menuju tempat itu " sinis Ellena


Mendengar itu Sena menjadi semakin merah padam


Sialan sekali Ellena ini selalu menjawab ucapanku


" Hai tampan , jika kau tidak puas bermain dengan Nona ini kau boleh mencariku " goda Sena dengan tidak tahu malu pada lelaki tersebut


Melihat penampilan lelaki itu tentu saja Sena bisa menyimpulkan bahwa lelaki tersebut bukanlah lelaki sembarangan


" Jangan bicara omong kosong atau aku akan menjambak dan menendangmu keluar dari lantai teratas ini "


" Oke aku akan pergi , selamat sore Nona Ellena dan selamat bertemu lagi pria tampan " Sena mengedipkan mata menggoda


Setelah kepergian Sena , Ellena menatap tajam lelaki tersebut


Yang di tatap hanya tersenyum seperti biasa


" Kau "


" Ya "


" Jangan mau dengan wanita Medusa itu "


" Tidak "


" Good "


" Ellena "


" Ya "


" Aku hanya akan mencintaimu dan selalu seperti itu "


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏