Billionaire Husband

Billionaire Husband
59



Follow IG me @mhemeyyy


Pasangan cantik dan tampan itu sudah berada di sebuah butik terkenal


" Mari Nona Alexander " ucap pemilik butik itu


Ellena melihat-lihat beberapa gaun pengantin disana , dan menunjuk dua gaun untuk di cobanya


Max yang sudah menunggu di sofa meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu disana


" Max " panggil Ellena membuat Max mendongak


Max hanya diam tanpa menjawab , dia kagum dengan kecantikan Ellena


" Max " panggilnya lagi ketika tak mendapat jawaban


" Ah ya Sayang "


Ellena memutar tubuhnya , memperlihatkan gaun itu pada Max


" Bagus Sayang , kau sangat cantik dan mempesona " jawab Max tersenyum lebar membuat para pegawai disana tercengang


Melihat senyuman menawan dan manis dari bibir seksi seorang billionaire tampan


Ellena mengambil dua gaun , begitu juga dengan Max mengambil tuxedo yang senada dengan gaun Ellena


*****


Pagi menyambut seperti biasa membuat mereka harus memulai aktifitas mereka kembali


" Nona , setelah ini akan ada pertemuan dengan perusahaan Leopard " ucap Susan


" Ya " jawab Susan


Beberapa saat kemudian Susan masuk dengan dua lelaki


" Silahkan duduk Tuan Sega " ucap Ellena formal dan menjabat tangan lelaki itu


" Terimkasih Nona Alexander " jawabnya dengan senyuman


Edward sega terpana dengan kecantikan Ellena yang alami



Sekertaris Edward mulai menjelaskan keinginan tuannya , Ellena hanya menyimak sementara Susan mencatat bagian-bagian penting


" Baiklah Tuan Sega , terimkasih nanti asisten saya akan menghubungi Sekertaris anda " ucap Ellena


" Terimakasih Nona Alexander , jika ada waktu mari lunch bersama Nona " ucap Edward masih terlihat formall


" Ah baiklah , tapi saya akan membawa mobil sendiri Tuan " jawab Ellena yang segan untuk menolak


*****


Max berada di restoran dengan beberapa Client dari Eropa , berbincang dan membahas semua urusan bisnis


Setelah memesan beberapa makanan , mereka mengobrol ringan tapi masih dalam rana bisnis , Ellena yang merasa di perhatikan menoleh pada Edward dan tersenyum canggung


" Terimakasih undangan makan siangnya Tuan " ucap Ellena


Sebelum pergi Ellena pergi ke toilet di ikuti Susan di belakangnya , saat berjalan menuju pintu keluar Ellena menangkap sosok kekasih hatinya di meja bersama beberapa orang


Ellena berjalan mendekati Max dan menyapa


" Max " sapa Ellena membuat semua orang menoleh


" Ah Sayang kau disini " jawab Max langsung berdiri


" Ya tadi habis bertemu Client , maaf menganggu " ucap Ellena tak enak


Ellena membungkuk untuk menyapa mereka semua , Max segera memperkenalkan Ellena


" Maaf Tuan-tuan ini Ellena Alexander calon istri saya " ucap Max memperkenalkan


" Wah Tuan Janson ternyata memang pintar memilih " canda salah seorang padanya


Setelah bersapa dengan Max tadi , Ellena kembali ke perusahaannya membuat metting di kantor


" Jadi kalian bisa atau tidak " ucap Ellena tegas


" Ya Nona " jawab mereka serempak


Ellena tipe perempuan yang bisa menempatkan situasi , kalau sudah fokus masalah pekerjaan Ellena akan serius dan tak main-main


" Baiklah , diskusi saya anggap selesai . No question bila ada yang mau di tanyakan langsung ke ruangan saya " ucap Ellena


*****


Di sisi lain Edward menyeringai , rencananya berhasil


" Kau akan melihat kehancuranmu Maxim Janson " ucap Edward memegang gelas berisi cairan merah pekat


Mungkin dendam tak akan meneduhkan hati tapi bagi orang yang memiliki dendam , membalas adalah salah satu cara mencapai kepuasan


.


.


.


.


Sejahat-jahatnya iblis setan dan sejenisnya , lebih jahat hati manusia yang mempunyai sifat iri dan dengki ⚡


❤️❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏