
Follow IG me @mhemeyyy
Pasangan cantik dan tampan itu sudah berada di sebuah butik terkenal
" Mari Nona Alexander " ucap pemilik butik itu
Ellena melihat-lihat beberapa gaun pengantin disana , dan menunjuk dua gaun untuk di cobanya
Max yang sudah menunggu di sofa meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu disana
" Max " panggil Ellena membuat Max mendongak
Max hanya diam tanpa menjawab , dia kagum dengan kecantikan Ellena
" Max " panggilnya lagi ketika tak mendapat jawaban
" Ah ya Sayang "
Ellena memutar tubuhnya , memperlihatkan gaun itu pada Max
" Bagus Sayang , kau sangat cantik dan mempesona " jawab Max tersenyum lebar membuat para pegawai disana tercengang
Melihat senyuman menawan dan manis dari bibir seksi seorang billionaire tampan
Ellena mengambil dua gaun , begitu juga dengan Max mengambil tuxedo yang senada dengan gaun Ellena
*****
Pagi menyambut seperti biasa membuat mereka harus memulai aktifitas mereka kembali
" Nona , setelah ini akan ada pertemuan dengan perusahaan Leopard " ucap Susan
" Ya " jawab Susan
Beberapa saat kemudian Susan masuk dengan dua lelaki
" Silahkan duduk Tuan Sega " ucap Ellena formal dan menjabat tangan lelaki itu
" Terimkasih Nona Alexander " jawabnya dengan senyuman
Edward sega terpana dengan kecantikan Ellena yang alami
Sekertaris Edward mulai menjelaskan keinginan tuannya , Ellena hanya menyimak sementara Susan mencatat bagian-bagian penting
" Baiklah Tuan Sega , terimkasih nanti asisten saya akan menghubungi Sekertaris anda " ucap Ellena
" Terimakasih Nona Alexander , jika ada waktu mari lunch bersama Nona " ucap Edward masih terlihat formall
" Ah baiklah , tapi saya akan membawa mobil sendiri Tuan " jawab Ellena yang segan untuk menolak
*****
Max berada di restoran dengan beberapa Client dari Eropa , berbincang dan membahas semua urusan bisnis
Setelah memesan beberapa makanan , mereka mengobrol ringan tapi masih dalam rana bisnis , Ellena yang merasa di perhatikan menoleh pada Edward dan tersenyum canggung
" Terimakasih undangan makan siangnya Tuan " ucap Ellena
Sebelum pergi Ellena pergi ke toilet di ikuti Susan di belakangnya , saat berjalan menuju pintu keluar Ellena menangkap sosok kekasih hatinya di meja bersama beberapa orang
Ellena berjalan mendekati Max dan menyapa
" Max " sapa Ellena membuat semua orang menoleh
" Ah Sayang kau disini " jawab Max langsung berdiri
" Ya tadi habis bertemu Client , maaf menganggu " ucap Ellena tak enak
Ellena membungkuk untuk menyapa mereka semua , Max segera memperkenalkan Ellena
" Maaf Tuan-tuan ini Ellena Alexander calon istri saya " ucap Max memperkenalkan
" Wah Tuan Janson ternyata memang pintar memilih " canda salah seorang padanya
Setelah bersapa dengan Max tadi , Ellena kembali ke perusahaannya membuat metting di kantor
" Jadi kalian bisa atau tidak " ucap Ellena tegas
" Ya Nona " jawab mereka serempak
Ellena tipe perempuan yang bisa menempatkan situasi , kalau sudah fokus masalah pekerjaan Ellena akan serius dan tak main-main
" Baiklah , diskusi saya anggap selesai . No question bila ada yang mau di tanyakan langsung ke ruangan saya " ucap Ellena
*****
Di sisi lain Edward menyeringai , rencananya berhasil
" Kau akan melihat kehancuranmu Maxim Janson " ucap Edward memegang gelas berisi cairan merah pekat
Mungkin dendam tak akan meneduhkan hati tapi bagi orang yang memiliki dendam , membalas adalah salah satu cara mencapai kepuasan
.
.
.
.
Sejahat-jahatnya iblis setan dan sejenisnya , lebih jahat hati manusia yang mempunyai sifat iri dan dengki ⚡
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏