
Hari ini hari bahagia bagi geri dan inez , acara pengucapan janji pernikahan akan di adakan di mansion keluarga jamaika
" Elle max segeralah turun , ini sudah siang jangan sampai pengantin lelakinya telat " teriak mom dari bawah
Di bawah semua orang sudah menunggu , berbeda dengan elle dan max yang sedang berdebat masalah gaun yang di pakai elle
" Gantilah pakaianmu dulu , lihatlah itu terlalu terbuka dan memperlihatkan punggung mulusmu " ucap max geram
" Ini gaun limited edition brandku , aku akan tetap mengenakan ini atau kita tidak akan berangkat " balasnya tak kalah ketus
" Fine , kalau bukan karena ini pernikahan kakak iparku aku tidak akan rela kau memakai gaun seperti itu . kau juga kenapa merancang baju yang seperti itu " gerutu max yang sudah kesal
Elle memakai gaun berwarna biru yang senada dengan tuxedo max
" Kalian ini lama sekali " ucap geri
" Baiklah ayo ayo kita berangkat " intrupsi daddy
Tiga mobil mewah melaju membelah jalanan yang cukup senggang itu
Elle yang masih kesal dengan max hanya diam hingga tiba di mansion keluarga jamaika
Disana sudah banyak media yang akan meliput pernikahan model terkenal dan anak triollionare
Jika saja inez bukan model tentu geri akan melarang media meliput
" Hallo elle , i miss you " ucap laura dan juga sherly bersamaan
" I miss you too dear , wah perut mu sudah besar saja laura " ucap elle yang melihat perut laura membuncit
" Hehehehe " laura dan suaminya hanya tertawa
" Baiklah ayo masuk "
Semua orang sudah berkumpul di halaman , di altar sudah berdiri geri dan inez yang tersenyum bahagia
" Saya terima inez jamaika untuk menjadi istri saya dalam keadaan sakit sehat susah senang dan akan mendampinginya sampai maut memisahkan " ucap geri lantang
" Saya terima gerald alexander untuk menjadi suami saya dalam keadaan sakit sehat susah senang dan akan mendampinginya sampai maut memisahkan " ucap inez
Geri kemudian memasangkan cincin di jari laura dan menciumnya , riuh tepuk tangan terdengar meriah
" Jangan menangis , ini hari bahagia kita " ucap geri menghapus air mata yang mengalir di wajah cantik istrinya
" Aku bahagia , terimkasih "
Setelah acara pemberkatan , mereka menikmati hidangan yang tersedia , elle yang masih tak memperdulikan max yang sibuk berbincang dengan orang-orang yang di kenalnya
" Ken , geri dan elle sudah menikah kapan kau akan menyusul ??? " goda sherly
" Kalau begitu , sherly maukah kau menikah denganku ??? " sontak elle menyemburkan minumannya
Sherly melotot tajam ke arah ken , mom dan dad hanya tersenyum melihat candaan ken yang tidak melihat keadaan
Laura dan suaminya sudah tertawa melihat godaan sherly di balas yang membuatnya malu
" Dasar gila " ucap sherly berlalu menghampiri pengantin baru
🍃🍃🍃🍃🍃
Jason menyeringai , dia tidak sabar akan menguasai harta kekayaan orang-orang bodoh itu
Tuan hill menerima panggilan dari bawahannya
" Ya , lakukan dengan rapi dan jangan sampai meninggalkan jejak " ucapnya dengan orang di sebrang telpon
" Ada apa dad ??? " tanya jason
" Orang orang kita sudah masuk ke dalam mansion itu , mereka memang ceroboh yang tidak menyiapkan penjagaan hingga tanpa bersusah payah mereka semua bisa masuk "
Mereka menyebar mengawasi target masing-masing
" Kak ayo ke toilet dulu " ajak elle pada ken
Elle yang tidak bersama max , pergi ke kamar mandi bersama ken yang juga akan membersihkan diri karena jasnya basah terkena semburan elle
Elle masuk ke kamar mandi di sebelah dapur , sedangkan ken di kamar mandi yang berada di ruang tamu
Tak berapa lama setelah elle selesai , elle segera keluar dan berjalan menghampiri ken , tiba-tiba ada yang membekap hidungnya hingga semuanya menjadi gelap
" Princes , kamu masih di dalam ??? " ken mengetuk pintu kamar mandi , tidak ada jawaban hingga ken membukanya ternyata kosong
Ken menyusuri area sekitar dapur , saat mencari keberadaan elle tiba-tiba saja ada yang memukul tengkuknya hingga dia ambruk dan tak sadarkan diri
" Ayo bawa keluar sekarang kita tunggu di mobil saja " ucap salah satu orang tersebut
Mereka membopong mangsa masing-masing , mereka tak menyadari bahwa setiap sudut mansion ini memiliki cctv
" Sayang aku akan ganti pakaian dulu okey " ucap geri lembut pada istrinya
" Mom dad titip istriku sebentar jangan di tinggalkan " ucapnya memperingati orang tuanya
Max yang mulai menyadari istrinya tidak ada segera mencarinya
" Mom dimana elle ??? " tanya max pada mom
" Loh bukannya tadi bersama ken , ken dimana ??? " mom balik bertanya
Max langsung mencari-cari keberadaan istri dan kakak iparnya
" Sher , ra lihat elle sama ken pergi kemana ??? " tanya max dengan wajah panik , entahlah ada perasaan yang tidak enak dalam hatinya
" Tadi pamit ke toilet , cari saja di dalam mansion " jawab sherly
Para tamu undangan sudah pergi meninggalkan mansion hanya tersisa keluarga alexander dan sahabat elle
" Mom dad , aku tidak menemukan elle dan ken . aku sudah menyusuri seluruh mansion ini " ucap max dengan nafas tersengal
" What did you say max ??? tidak mungkin mereka pulang terlebih dahulu , coba kamu hubungi mereka " ucap dad
" Wait wait , where geri ??? " tanya max
Inez yang menyadari geri juga belum kembali segera bergegas ke kamar inez tapi tak menemukan keberadaan suaminya , baju nya pun masih ada di atas ranjang
" Mom dad , mama papa geri juga tidak ada , bahkan pakaian gantinya masih rapi " teriak inez
" Mereka semua tidak bisa di hubungi mom , tak ada yang menjawab panggilan max "
Tak berapa lama datanglah pelayan yang menyerahkan ponsel pada max
" Saya menemukan ini di dapur ( menunjukan ponsel elle ) , saya menemukan ponsel ini di bawah tangga ( tunjuk ponsel geri ) dan ini saya menemuknnya di halaman depan ( ponsel ken ) " ucap maid itu menjelaskan
" Ini ponsel elle geri dan ken mom " ucap max
Mom sudah terisak di pelukan dad , tuan dan nyonya jamaika juga kebinggungan melihat menantunya juga ikut menghilang di mansion keluarganya
" Pa , coba kita cek cctv " usul nyonya jamaika pada suaminya
Semoga kamu baik-baik saja elle " batin max menguatkan