
Saat elle dan max turun dari mobil semua mata memandang takjub pada sosok yang sangat cantik dan tampan itu , mereka langsung memasuki gedung tinggi itu menuju resepsionis
" Ada yang bisa saya bantu tuan nyonya ??? " tanya sang resepsionis sopan
" Apakah tuan sega ada ??? kami ingin bertemu " jawab max dingin
" Apakah sudah membuat janji ??? " tanpa menjawab max menggelang membuat sang resepsionis langsung mengambil gagang telpon dan menghubungi ruangan ceo
" Tuan , ada tuan janson ingin bertemu ... " ucapan resepsionis terpotong dengan jwaban di seberang
" Bilang saja saya sibuk , jangan biarkan mereka masuk kalau perlu usir saja " jawab edward langsung
" Ba..baik tuan "
Setelah menutup telpon , sang resepsionis langsung kembali pada dua orang yang masih menunggu itu
" Maaf tuan , tuan sega sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu " jawabnya takut takut melihat raut wajah max yang berubah suram
Max memandang elle seakan mengatakan " sudah aku bilang bukan "
Elle mengajak max duduk di lobby perusahaan edward yang terletak di sebelah pintu masuk
Dengan cepat elle mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang
" Katakan pada tuanmu , bila tidak ingin menemuiku di lobby kerjasama kita batal " ucapnya tegas dan segera mematikan panggilan
" Sudah aku katakan bukan dia itu hanya lelaki pengecut yang tidak siap menerima kenyataan " ucap max geram
Tiba-tiba terdengar suara lantang dari sosok yang mereka tunggu
" Siapa yang kau bilang pengecut hah ??? " ucapnya yang sudah mengepalkan tangan
" Siapa lagi jika bukan kau !!! " balas max sinis
Edward yang sudah di kuasai emosi hendak memukul max , hingga elle bersuara
" Jadi beginikah cara anda menyambut tamu tuan sega ??? dan membiarkan masalah privacy jadi konsumsi public seperti ini ??? " elle berbicara sambil memandang sekitar yang sudah berkerumun para pegawai melihat tontonan dua lelaki tampan itu
" Jika anda ingin masuk berita dan terjadi skandal besar , bisa kita lanjutkan saja " tambahnya lagi
Edward mendengus kesall dan berjalan menjauh
" Simpan semua ponsel kalian , jika sampai ada yang membocorkan kejadian hari ini bersiaplah angkat kaki dari sini " teriaknya lantang membuyarkan kerumunan pegawai tersebut
" Ayoo masuk keruangan ku saja " ucapnya tanpa memandang max dan elle
Edward masih bungkam , tak ingin bertanya apapun tentang kedatangan sepasang suami istri ini
" Hm " dahem edward
" Kau salah bila mengira aku dan vero berselingkuh atau semacamnya , aku tidak melakukan apa yang kau lihat !!! itu semua permintaan vero agar kau menjauh darinya demi keselamatan orang tuanya " jelas max sekali tarikan
" Apa maksudmu , jangan memberikan alibi agar aku memaafkanmu max " balasnya sinis
" I don't need your apologies , it's just that want to clear up this long-standing misunderstanding . jika kau tak percaya padaku kau bisa tanyakan sean mike dan liam yang juga berada disana " jelas max yang sudah bangkit dari duduknya bersama elle
Edward masih belum menerima apa yang dikatakan oleh max , dia memilih bungkam
" Jika kau tak percaya padaku , bertanyalah pada your daddy and your mom mungkin mereka punya penjelasan yang lebih bisa kau terima " ucap max sebelum pintu tertutup
Setelah mengungkapkan itu , max merasa lega
Istrinya selalu menjadi dewi penolong baginya
Elle yang merasa lelah tertidur di dalam mobil sampai tiba di mansion
Max yang tak tega membangunkan istrinya langsung saja mengendongnya menuju kamar mereka
" Terimakasih selalu ada dan percaya padaku " ucap max mencium pipi elle dan berlalu pergi menuju ruang kerja ...
❤️❤️❤️❤️❤️
.
.
.
.
.
Harga diri seorang lelaki bukanlah dia yang punya banyak wanita
Tetapi dia yang selalu menjaga dan menghormati wanita yang di cintainya 💕
.
.
Jika dia mencintaimu dia akan selalu memberikan kebahagiaan tanpa di minta , bukan sebaliknya !!!