
Follow IG me @mhemeyyy
Hari ini Edward datang ke perusahaan Ellena untuk bernegoisasi
" Bagaimana Nona ??? akan saya naikan dua kali dari yang saya tawarkan kemarin dan ini silahkan anda baca kontraknya sebagai bahan untuk pertimbangan anda "
" Terimakasih Tuan Sega , tapi keputusan saya sudah final dan tidak akan ada perubahan !!! " tegas Ellena
" Saya akan berikan apapun yang anda inginkan "
" Maaf Tuan Sega , kalau anda tidak bisa menghargai keputusan saya sebaiknya anda batalkan saja !!! ini bukan hanya soall uang , kalau saya tidak suka anda mau apa !!! " ucap Ellena sarkas karena setiap keputusan yang di ambilnya adalah mutlak dan tidak akan bisa di ganggu
" Baiklah Nona , maafkan saya " setelah mengatakan itu Edward Sega dan Sekertarisnya undur diri
Ellena mendengus kesal di buatnya , kalau hanya masalah uang hah Ellena sudah kaya raya ditambah lagi dia istri Maxim Janson
From 💌 My Husband
Nanti mampir ya , pulang bareng ♡
Koper sudah dibawa sama supir ke mansion
To 💌 My Husband
Ok
Setelah membalas pesan Max , Ellena menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memejamkan mata
*****
Keyla yang sudah bekerja cukup lama menjadi Sekertaris Ken mulai paham akan cara kerja Ken yang selalu cekatan
Begitu juga Ken memuji otak cerdas Key yang selalu bisa di andalkan
Tok tok tok
" Tuan , ada Tuan Geri "
" Hm , buatkan dua kopi hitam Key "
Geri yang baru masuk langsung duduk di sofa ruangan Ken
Dua perusahaan Alexander sedang mengalami penurunan saham , walaupun tidak banyak hanya nilainya cukup signifikan
Entah ini kebetulan atau memang rencana , bagimana mungkin tiga perusahaan besar berada dalam situasi yang buruk di saat yang bersamaan
Alexander Company , William Company dan Janson Company
Keyla masuk lagi dalam ruangan Ken dengan membawa nampan berisi dua cangkir kopi dan kue kering
Setelah itu Key pamit undur diri dan kembali ke mejanya kembali
" Bagaimana menurutmu Ken ??? " tanya Geri memijat kepalanya yang pusing
" Impossible , ini bukan kebetulan tak ada kebetulan yang bersamaan " jawab Ken menyimpulkan
" Dia berharap tiga perusahaan akan hancur dalam sekali tepukan " gumam Geri yang masih dapat di dengar oleh Ken
" Siapa dia ??? "
" Belum pasti "
" Menurutmu ??? "
" Entahlah , hanya spekulasi awal saja "
*****
Ellena bergegas melajukan mobilnya ke perusahaan Max dan segera masuk ke ruangan Max ketika tak mendapati Liam berada di mejanya
" Sayang "
" Liam kemana ??? di meja tak ada "
" Langsung pulang ??? sepertinya kamu butuh istirahat Sayang " jawab Ellena melihat keadaan Max yang berantakan
Ellena mendekati Max dan segera duduk di pangkuannya , menyandarkan kepalanya di pundak Max
Dia tahu suaminya ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja
" I am tired "
" Come on , ayo pulang nanti akan aku akan memijatmu "
" Really ??? "
" Hm "
Max yang sudah mendengar kata pijat langsung berbinar , sesungguhnya sentuhan Ellena selalu menenangkan
Max sangat menyukai itu
Beberapa saat berkendara , mobil Ellena sudah tiba terlebih dahulu di pelataran mansion tak lama kemudian di susul mobil Max yang tertinggal
" Sebaiknya setelah ini izin mengemudimu akan aku minta cabut saja " peluk Max saat mereka tepat berada di depan mansion
" Why ??? "
" Karena kamu kebut-kebutan di jalan , aku tak mau istriku menjadi bar-bar "
Balasan Max mendapat hadiah cubitan dari Ellena yang membuatnya mengaduh
Para Maid disana tersenyum malu-malu menyambut Nyonya baru mereka yang dapat membuat Tuan mereka tersenyum
" Selamat datang Tuan dan Nyonya , kamar utama sudah kami bersihkan dan barang-barang sudah kami siapkan di walk in closet " ucap kepala pelayan itu menunduk
" Terimakasih " balas Ellena tulus
Meskipun hanya pelayan , Ellena tak serta merta kepada mereka
Ellena selalu menghargai orang lain
Setelah itu mereka menghilang di balik pintu kamar di lantai dua
Mansion Max tak kalah megah dengan mansion Alexander , hanya saja di mansion Max halaman dan taman bunga tak seluas di mansion Alexander
" Sayang kemarilah , akan aku cuci rambutmu dan akan aku pijat kepalamu agar tidak terlalu pusing " teriak Ellena dari dalam kamar mandi
Max yang sudah ***** langsung masuk kedalam bathup dan menyandarkan kepalanya di tengah paha Ellena , Max memejamkan mata merasakan sensasi pijatan istrinya yang menenangkan
" Sudah lebih baik ? "
" Hm "
Max sudah bergerilya menggoda Ellena dengan tangan nakalnya , menyentuh dan membuat pola abstrak di punggung mulusnya membuat Ellena memejamkan mata merasakan senasi geli
Di sela-sela membilas tubuh dibawah guyuran shower mereka malah melakukan ciuman panas , saling menuntut dan mengairahkan
Max yang sudah merasakan tubuh Ellena meminta lebih segera membopong Ellena dan merebahkannya di ataa ranjang
" Babe , aku mencintaimu " ucapnya kemudian meluma*t bibir Ellena lembut
Ciuman panas Max terus turun ke leher putihnya dan berakhir di bawah sana , membuat Ellena mengelinjang merasakan nikmat yang luar biasa
" Ahhh , Max "
" Terus Sayang , desahkan namaku saat kau ingin meledak jangan di tahan " ucap Max di sela-sela permainan panasnya
" Max , ahhh ahhh ukhhh "
WWKWKKWKWKWKW , ADEGAN 21+ NYA BAYANGIN SENDIRI AJA YAK 🤣🤣
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏