
Follow IG me @mhemeyyy
Sore sepulang kantor , Ellena bermain dengan Raffa seperti biasa
Ellena selalu meluangkan waktu untuk Raffa , prioritas utamanya sekarang adalah Raffa
" Mommy , what happen ??? " tanya bocah kecil itu menatap Ellena
" Nothing , why ??? " tanya balik Ellena mengusap kepala Raffa lembut
" Apakah Maxim Janson yang membuat Mommy sedih ??? "
" Hei sayang , perhatikan ucapanmu nak . Maxim Janson tetaplah Daddymu , seburuk apapun dia kamu harus tetap menghormatinya nak , Mommy tidak pernah mengajarimu bersikap seperti itu " ucap Ellena menasehati Raffa
" But dia jahat dan Laffa tidak suka itu Mom , dia menyakiti Mommy "
" Listen Raffa , apapun yang terjadi dia akan tetap menjadi Daddymu , jadi kamu harus baik padanya seperti kamu terhadap Mommy , kalau dia jahat biarkan saja biar Tuhan yang membalas perbuatan buruknya , Raffa hanya perlu menyayanginya seperti Mommy menyayangimu . Understand ??? "
" Ya Mom , Laffa mengerti . Laffa sayang Mommy " ucap Raffa yang mengerti
" Jadi jika dia menemui lagi , kau harus jadi anak baik yaa "
" Yes Mom "
Setelah menjelaskan dan memberikan pengertian sesederhana mungkin dan di mengerti oleh Raffa , akhirnya Ellena mengajak Raffa kembali ke kamar
" Besok kita akan pergi bersama dengan Uncle Rian , jadi pejamkan matamu sekarang "
" Whele ??? " tanyanya
" Mommy don't know "
" Taman bermain ??? "
" Shut up !!! Tidur Raffa " ucap Ellena memperingati sambil menepuk-nepuk bokong bocah kecil itu
*****
Pagi menjelang setelah sarapan , Ellena dan Raffa mandi bersama dan bersiap karena Rian sudah menunggu
Sampai disini pun Rian tidak bilang akan mengajak mereka kemana jadi Ellena tidak bertanya apapun lagi
Setelah bersiap , Ellena dan Raffa turun bersama
Rian langsung saja pamit pada Mommy dan Daddy
Saat sudah berada dalam mobil , Raffa tak henti-hentinya bertanya
" Mommy kita akan kemana ??? "
" Uncle mau mengajak Raffa ke taman ??? "
Rian hanya tersenyum menanggapi celotehan Raffa yang mengerucutkan bibirnya karena tidak mendapat jawaban pasti
Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah mansion mewah
Tapi
Mereka tak segera turun dari dalam mobil
" R , answer !!! "
" Mansionku , Mama dan Papaku ingin bertemu denganmu " jawab Rian enteng
" Are you crazy R , aku belum siap "
" Kau sudah mengenal Papa dan Mamaku jadi tidak usah cemas , jangan pikirkan apapun Sweetheart "
" Tapi - " belum sempat Ellena menjawab , Rian sudah mengangkat Raffa untuk keluar bersamanya
Apa yang harus aku perbuat
Aku gugup sekali
Dasar Rian gila
Untung saja aku tidak jantungan
" Sweetheart , ayo turun " Rian mengetuk kaca mobil Ellena
Dengan gugup Ellena turun dan mengikuti langkah kaki Rian yang menggendong Raffa
Di ruang tamu terlihat Mama dan Papa Rian yang sangat Ellena kenal
Rian langsung duduk di hadapan kedua orangtuanya
Sedangkan Ellena segan sekali karena sudah lama tidak bertemu
" Selamat pagi Tante dan Om " sapa Ellena pada kedua orangtua Rian
" Hallo sayang , kau semakin cantik saja . Bagaimana kabarmu nak ??? " jawab Mama Rian lembut memeluk Ellena
" Baik Tante , kapan Tante tiba di Newyork ??? " tanya Ellena
" Tante tiba semalam karena siang nanti Papanya Rian akan ada pertemuan dengan Client " jelas Mama Rian
" Duduklah Nak dan panggil kami Mama dan Papa " ucap Papa Rian
Mama dan Papa Rian memang sangat baik , mereka bahkan sangat antusias menyambut kedatangannya
" Wah ini calon cucu kita Pa " ucap Mama melihat Raffa
Sedangkan Raffa hanya menatap kedua orangtua Rian kemudian beralih menatap Rian yang ada di sampingnya
" Ini Mama dan Papa Uncle , panggil mereka Oma dan Opa yaa " ucap Rian menjelaskan
Raffa langsung berdiri dan mendekat ke arah mereka
" Salam Oma Opa Lian , my name is Laffa " Raffa mendekat dan mencium kedua orangtua Rian
" Kau sangat pintar nak " puji Mama Rian
" Kami harap kalian segera menikah nak , Mama dan Papa sangat merestui kalian . Papa bahagia karena anak nakal ini mendapatkan wanita yang sangat di cintainya " ungakap Papa Rian serius
Ellena tidak bisa menjawab , mendengar pertanyaan itu dia menjadi gugup dan salah tingkah
Rian yang mengerti segera menjawab
" Secepatnya Pa , Mama dan Papa do'akan saja yaa "
Obrolan itu mengalir begitu saja , apalagi dengan celotehan Raffa yang sesekali mengundang gelak tawa mereka semua
Tanpa terasa jam berputar begitu cepat , tidak terasa sudah siang
Setelah makan siang bersama , Mama dan Papa pergi menemui Client
Setelah kepergian kedua orangtuanya , Rian mengajak Ellena menaiki lantai 2 mansionnya
Rian menutup mata Ellena dan menuntunnya ke suatu tempat bersama dengan Raffa yang mengikutinya bersama dengan Maid yang di perintahkan Rian
Awalnya Ellena menolak , tapi dengan sedikit paksaan akhirnya Ellena diam dan mengikuti kemanapun Rian melangkah
Dan
Tiba-tiba
Ellena mematung di tempat ketika melihat sekitar
Deg deg deg
Rian menekuk lututnya di hadapan Ellena dengan serius
" Sweetheart , aku tahu aku tidak setampan mantan suamimu
Aku tahu , aku tidak sekaya keluarga Alexander
Tapi
Bisakah lelaki biasa sepertiku mengharapkan kamu menjadi calon istriku ???
Bisakah cinta yang selama ini dalam diam menjadi kenyataan ???
Aku bukan lelaki sempurna tapi bersamamu mari kita saling melengkapi
Aku tidak bisa menjanjikan kau tidak akan menangis tapi akan ku pastikan kau hanya akan menangis karena bahagia bukan karena kesedihan
Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai , percayalah bahwa aku mencintaimu
Sepenuh hatiku
Ellena Alexander Will you marry me ??? " ungkap Rian di hadapan Ellena
Mendengar penuturan Rian , Ellena tidak bisa menahan air matanya
Dia menatap Rian intens seakan mencari jawaban dari ucapannya
" Kata orang , cinta adalah sebuah penyakit yang bisa disembuhkan dengan pernikahan . Maukah kamu Ellena Alexander jadi penyembuh sakitku ??? " tanya Rian lagi karena tak mendapat jawaban dari Ellena
" Ya " jawab Ellena singkat
" Katakan sekali lagi Sweetheart "
" Ya aku mau R , aku mau menjadi dokter cinta untukmu dan akan aku bedah dadamu untuk melihat hatimu adakah aku disana " jawab Ellena sambil tersenyum lebar
Mendengar jawaban Ellena , sungguh , kebahagiaan yang tak bisa di gambarkan bagi Rian hingga dia meneteskan air mata
Akhirnya penantian panjang Rian tercapai
Rian langsung saja memeluk Ellena dengan erat , hatinya sungguh bahagia
" Aku mau di peluk juga " ucap Raffa yang memeluk kaki Ellena dan Rian
Sedari tadi bocah kecil itu hanya menyaksikan saja dan ketika mereka berpelukan terasa seperti dia di lupakan akhirnya Raffa mendekat dan memeluk kaki dua orang yang tengah berpelukan
Rian langsung mengangkat tubuh gembul Raffa , mereka bertiga berpelukan penuh haru
" Terimakasih telah mengabulkan harapan yang sekarang menjadi kenyataan "
" Aku mencintaimu R , sangat "
" Aku juga mencintaimu Sweetheart , lebih dari apapun aku sangat mencintaimu "
Setelah adegan romantis tersebut , Raffa meminta pergi ke taman bermain
Akhirnya Rian dan Ellena mengambulkannya
Mereka bertiga meninggalkan mansion dan Rian melajukan mobilnya dengan senyum yang mengembang
Begitu juga yang di alami Ellena
Di dalam mobil tersebut kebahagiaan tengah di alami mereka semua
Celotehan lucu dari Raffa mengiri perjalanan mereka
Tapi
Tiba-tiba saja dari arah samping , mobil Rian di apit oleh dua mobil yang tidak di kenal hingga membuatnya hilang kendali
Dan
BRAKK BRUUUUKKK
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏