
Sesampainya elle di mansion dia tak melihat keberadaan suaminya dimanapun
" Tunggu , dimana max ??? " tanya elle yang melihat maid
" Tuan ada di lantai tiga tempat gym nyonya " jawab maid itu sopan
Setelah kepergian elle , maid itu bergumam sendiri " tadi tuan mencari nyonya sekarang nyonya mencari tuan apakah mereka sedang bermain petak umpet "
Elle segera bergegas naik ke lantai tiga dan menemukan suaminya sedang berdiri menghadap ke halaman taman dengan bertelanjang dada
Segera elle berlari dan memeluk max dari belakang
" Kau sudah pulang babe " ucap max datar membuat elle mengeratkan pelukannya
" Maafkan aku , setelah dari mansion tadi aku ke kantor kak geri dan ketiduran disana " jawab elle
Max yang masih kesal hanya diam tak menjawab perkataan istrinya
" Maafkan aku , kau boleh memarahiku tapi jangan mendiamkanku " tambah elle lagi yang melihat max tak bergeming
Hening itulah yang dirasakan dua orang itu hingga terdengar suara isak tangis
Max yang merasakan punggungnya basah segera berbalik dan mendapatkan istrinya menangis tersedu
" Hei hei kau kenapa babe ??? kenapa kau menangis ??? " tanya max lembut
" Ke .. napa ka .. kau tak berbica .. ra pada .. ku " jawab elle masih menangis
" Maafkankan aku , aku tak bermaksud mendiamkan mu babe . aku hanya kesal kau memutuskan panggilan ku tadi " balas max
Elle masih menangis tak menghiraukan ucapan max
" Sudah babe , jangan menangis lagi aku minta maaf okey "
" Kau janji tak akan mendiamkanku lagi kan ??? " balas elle sambil mendongak melihat wajah suaminya
Setelah drama receh tadi , elle dan max kembali ke kamar untuk membersihkan diri setelah itu segera bergegas kebawah untuk makan malam
Setelah makan malam , mereka kembali ke kamarnya
" Jadi kenapa tadi kau ketempat geri babe ??? tanpa mengabariku "
" Setelah dari mansion dad , aku ke kantor kak geri untuk mengabarkan bahwa dalang di balik jatuhnya rumah sakitmu adalah orang yang sama . aku ke mansion untuk meretas laptop si tua bangka itu karena kau tau bukan seluruh perangkat komputer dan yang lainnya berada di mansion dad " jawab elle
" Kau mau membeli lagi saja ??? agar kau tak perlu bolak balik kesana kemari " tawar max
" Tidak usah , besok aku akan memindahkannya saja dari mansion dad ke sini "
" Bila ku bawa kemari akan ditaruh dimana babe ??? " tanya elle
" Kau bisa ambil kamar sesukamu dilantai dua , suruh maid untuk mengosongkan kamar yang akan kamu pakai untuk ruangan iT " jawab max
" Terimakasih suamiku " balas elle langsung menerjang memeluk max dan mencium bibirnya
Max yang tak siap langsung jatuh terlentang di atas kasur dengan posisi elle di atas tubuh max
Berawal kecupan kemudian berubah menjadi lumata*n panas yang saling menuntut dan penuh nafsu
Bukan max kali ini yang mendominasi tapi elle yang memegang kendali
Max hanya mengikuti kemauan istrinya yang mulai liar
" Oh babe " desah max ketika elle meremas kejantanannya
Setelah pergulatan panas yang mengairahkan dan telah mencapai kepuasan bersama , elle meringkuk dibawah selimut di pelukan max
Max memandang lekat wajah istrinya , tak ada yang berubah hanya sikapnya saja yang aneh , tidak biasanya elle bersikap seagresif itu
Mengabaikan pemikiran itu , max kembali memejamkan mata dan memeluk elle dengan erat seakan tak ingin ada jarak yang memisahkan kulit polosnya ...