Become Rich In Another World

Become Rich In Another World
Chapter 25 | Flash Sale dan Menjual Emas



...Chapter 25. Flash Sale dan Menjual Emas....


Di suatu pagi yang cerah, aku mendapatkan sebuah pemberitahuan di smartphone ku.


Kling!


[Aplikasi Online Store telah diperbarui.]


Melihat pesan itu, aku pun penasaran dengan fitur terbaru dari aplikasi tersebut.


Lalu, didapatilah fitur baru yakni promo dan iklan termasuk beberapa hadiah kejutan.


Melihat itu, aku pun tersenyum sendiri. "Fitur baru ini sangat luar biasa."


Y'shtola yang mendengar itu, dia sontak mempertanyakan nya. "Ada apa, Master? Fitur apa?"


"Oh, aplikasi Online Store sekarang memiliki sistem promo dan voucher."


"Wow, keren! Master, coba anda lihat! Pagi ini ada promo apa?"


Aku pun tersenyum dan menganggukkan kepala. Lalu, melihat menu promo dan disana terdapat event pengguna baru yang dimana ada beberapa barang flash Sell salah satunya ada yang menarik perhatianku.


[Emas Antam 1kg diskon 99 persen dari 1 Milliar menjadi 10 juta rupiah dengan limit 10 dalam waktu 180 detik.]


"Ada promo gila! Emas Antam 1kg cuman 10 juta."


Y'shtola yang mendengar itu, dia sontak membuka mata dan senyuman lebar.


"Master, cepat beli! Sebelum masa flash yang berakhir."


Benar yang dikatakan Y'shtola karena flash sale itu hanya berlaku tiga menit dan aku pun sontak bergegas membeli kesepuluh emas Antam 1kg dengan total biaya 100 juta rupiah.


Setelah berhasil beli dan muncul dihadapan ku membuat ku bernafas lega.


"Ahufuu ... akhirnya, aku berhasil mendapatkan nya."


Sesaat kemudian, aku pun terkena serangan dadakan dari buah dada Y'shtola yang menempelkan kepala ku di buah dadanya.


"Master, selamat anda akan menjadi orang kaya."


"Oh, iya. Tapi, aku juga tidak tahu apakah menjual emas itu akan laku terjual di dunia."


Y'shtola melepaskan pelukannya dan menjawab nya, "Tidak perlu khawatir. Di setiap dunia emas merupakan barang yang berharga.


Mendengar itu, aku memberikan jawaban dengan senyuman.


"Jadi, kapan Master akan menjualnya?"


"Lebih cepat lebih baik."


Setelah itu, aku berpakaian rapih dan pergi ke Guild Pedagang, kota Aeri dengan Aplikasi Go bersama Y'shtola.


Setibanya disana, aku memerintahkan Y'shtola menunggu diluar sedangkan, aku pergi ke Guild Pedagang untuk bertemu dengan Andreas.


"Tuan Rudi, sudah jarang sekali kamu tidak datang menemui ku langsung. Ada apa? Apakah ada sesuatu yang khusus kamu ingin jual?"


Aku pun mengangguk kepala. "Iya." Lalu, aku mengambil satu emas Antam batangan 1kg kehadapan Andreas.


Andreas yang melihat itu, dia pun sontak terkejut. "Ini bukan kah emas?"


"Iya, ini emas murni."


Andreas yang penasaran, dia sontak mengambil emas Antam itu dan memeriksa nya.


"Emas ini sangat berbeda dengan koin emas ataupun benda emas lain nya. Ini lebih murni dan lebih keras." Andreas terpikir sesuatu. "Tunggu! Saya akan memeriksa lebih detail!"


Lalu, mengambil sebuah alat yang berbentuk kaca pembesar yang mana dia menelitinya lebih detail.


"Benar, tingkat kemurnian nya dan kekuatan nya berada diatas rata-rata emas yang ada."


"Jadi, apakah aku bisa menjual nya?"


"Tentu saja. Karena ini memiliki berat 1 Miles maka aku akan membayar 40 juta Mozza? Bagaimana?"


Mendengar itu, aku pun tersenyum senang dan menyetujui nya. "Iya, sepakat."


"Dan, apakah kamu memiliki yang emas yang lain?"


"Iya, aku memiliki 10 batang. Apakah anda mau?"


Mendengar itu, Andreas menyatukan tangan nya dan menempelkan kearah bibir nya "Sepuluh kah? Jika begitu, aku meminta pengurangan harga menjadi 30 juta Mozza perbatang dengan begitu aku akan memberikan mu 300 juta Mozza. Bagaimana?"


"Tidak masalah, aku menyetujui nya."


Lalu, aku dan Andreas saling bertukar senyum lantaran transaksi ini akan merubah perekonomian dari Guild Pedagang itu sendiri dan aku pun menerima 300 juta Mozza dalam bentuk 3 koin Raja Suci.


Koin Raja Suci merupakan koin khusus yang hanya dimiliki oleh bangsawan kaya, Guild Pedagang dan Anggota kerajaan dunia lantaran nilai dari 1 koin raja Suci senilai 100 juta Mozza.


Setelah itu, aku pun pergi meninggalkan ruangan dan sontak disambut oleh Y'shtola.


"Bagaimana? Berhasil kah?"


Aku pun tersenyum dan menganggukkan kepala.


Melihat respon ku, Y'shtola sontak senang. "Yatta!"


Melihat itu, aku pun turut tersenyum kecil. Lalu, tidak lama kemudian. Suara ponsel terdengar dan dilayar tertulis dari Kedai Fina. Lalu, aku pun menerima nya.


"Iya, Fina. Ada apa?"


"Tuan, ada tamu aneh yang ingin bertemu dengan Tuan. Bisakah Tuan membantu saya?"


"Baiklah, aku akan temui."


"Terimakasih."


Setelah itu, panggilan pun terputus.


Y'shtola yang melihat itu, dia pun sedikit terheran.


"Eh? Itu panggilan telepon. Tapi, Bagaimana bisa?"


"Oh, itu ...


Lalu, aku pun menjelaskan kronologis nya yang mana diawali dengan percobaan pembelian WiFi Charger seharga 700 ribu.


Setelah itu, aku mengaktifkan hotspot dari ponsel dan berharap smartphone ku terhubung dengan WiFi. Lalu, percobaan pun berhasil WiFi terhubung dengan jaringan yang ada di Smartphone.


Setelah itu, aku pun membeli Smartphone dengan spek rendah seharga 800 ribu dan menghubungkan ke WiFi. Smartphone itu pun terhubung.


Terakhir, aku menguji jarak WiFi yang kucoba aktifkan di Panti Asuhan yang ada di kota Aeri dan lagi-lagi berhasil, smartphone dari dunia lain bisa digunakan meski hanya bisa menelepon dan beberapa media bawaan ponsel.


Karena keajaiban itu, aku pun membuat persembahan untuk para dewa dan Dewi atas karunia nya yang luar biasa.


Lalu, aku mendapatkan aplikasi baru yakni.


Aplikasi seribu Akun.


Meski mendapatkan itu, aku pun belum mencoba nya dan aplikasi itu tidak ku ceritakan kepada Y'shtola.


"... Begitu lah, percobaan berhasil."


Mendengar itu, mata Y'shtola bersinar. "Master memang hebat dan terbaik."


Aku pun tersenyum, "Kamu terlalu memuji. Baiklah, lebih baik kita ke kedai. Takut orang itu berbahaya."


Y'shtola pun mengangguk kepalanya lalu, memegang ku seraya merapalkan mantra.


"Apparate."


Dan, kami pun tiba di kedai Fina dalam sekejap mata.


Setibanya disana, Fina sontak menghampiri kami.


"Tuan, kakak. Tolong ada pelanggan aneh!"


Aku pun memegang kedua bahu nya dan memberikan senyuman.


"Tenang saja. Aku akan bertemu dengan nya."


Aku yang tidak tahu sosok pelanggan ini maka, aku mempersiapkan aplikasi hipnotis. Takut-takut pelanggan ini orang jahat akan tetapi, sesaat bertemu dengan orang yang ditunjuk oleh Fina.


Aku pun mengenalinya dan pelanggan itu yang ku sontak berdiri disertai dengan senyuman lebar. "Rudi?!"


"Juan?"


Tanpa ada keraguan lagi, Juan sontak memeluk ku dan kami pun berbicara empat mata di ruangan terpisah.


"Jadi, ini kah kedai dan rumah mu," ucap Juan seraya melihat sekeliling.


"Bukan. Rumah ku berada di tempat yang lain. Ini hanya kedai ku."


Mendengar itu Juan membuka mata lebar-lebar, "Mungkin kah gadis remaja dan gadis kucing di kedai ini adalah karyawan mu atau kah Harem mu?!"


"Bukan-bukan, mereka karyawan ku."


Meski, Fina sudah tidur dengan ku tapi, itu hanyalah bayaran dan ucapan terimakasih.


"Kalau begitu, izinkan aku menjadi bawahan mu! Aku mohon!"


"Eh? Kamu sungguhan?"