Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
PESTA



malam hari istana kerajaan lux.


satu persatu bangsawan telah hadir di istana kerajaan dari peringkat Baron sampai Duke mereka berdatangan atas undangan yang mulia untuk menghadiri sebuah pesta.


lion yang melihat dari kamarnya, ia kembali merasa gugup sebelum nya ia sudah banyak di ajari oleh kak Amara soal kebangsawanan, tapi, meski begitu ia masih saja belum percaya diri.


dalam kepanikan nya seorang mengetuk pintu kamar nya.


:"tok, tok, tok, tuan apakah anda di dalam " ucap seorang pelayan.


:"AIH, iya ada apa " teriak lion terkejut.


:" tuan, pesta akan segera di mulai, mohon tuan segera hadir sebelum yang mulia tiba " ucap seorang pelayan.


:"ba-baik, aku akan segera ke sana " ucap lion gugup.


:"baik tuan, saya permisi " ucap pelayan ramah.


setelah pelayan itu pergi, lion menghela napas dan mulai bersiap-siap, sebelumnya pelayan sudah memberikan pakaian yang ia kenakan ketika acara pesta.


ketika lion melihat pakaian itu, ia sangat kagum dan senang ternyata pakaian itu sangat indah dan ia langsung mengenakan pakaian tersebut.


setelah persiapan nya selesai lion langsung pergi ke aula kerajaan, sebelum sampai di sana ia berpapasan dengan sang kakak.


:"lion, kakak mau bertanya sebentar " tanya brand menghentikan langkah nya.


:"baik kak, ada apa " jawab lion mempersilahkan.


:"sebelum acara di mulai, kakak mau mastikan kembali, apa kamu yakin akan hal ini "tanya brand.


:" kak, cukup kakak yang berjasa untuk negri ini, aku cukup di balik bayang-bayang kakak saja, di masa depan ketika kita saling membantu sama lain, bukan kah hal ini seperti ayah dan paman " jawab lion tersenyum.


brand hanya geleng-geleng kepala dan berkata :"baiklah, jika kamu membutuhkan sesuatu katakan pada kakak " ucap brand tersenyum.


setelah obrolan singkat mereka pun berjalan bersamaan ke aula kerajaan, sebelum mereka menunjukkan diri mereka ke semua orang, sang penasihat menghentikan nya :"tunggu yang mulia, kalian lah bintang di pesta ini" ucap Ansel.


mereka berdua pun mengangguk.


penasihat Ansel pun maju dan berkata :" mohon untuk diam semuanya, karena yang mulia akan segera tiba " ucap Ansel pada semua orang.


tak butuh waktu lama ayah, ibu serta Elina datang secara bersamaan, meskipun Elina masih berusia 2 bulan, ia di dandani seperti bangsawan oleh karena itu ia tampak cantik.


:"semua nya terima kasih telah hadir di pesta perjamuan ini, pesta ini di adakan untuk kedatangan kedua putra saya yang telah bertempur melawan musuh di wilayah perbatasan dan membawa kemenangan untuk negri ini " teriak yang mulia raja.


:"plok, plok, plok " tepuk tangan semua orang.


setelah pidato yang mulia, kedua pangeran berjalan menghadap ke semua orang :" terima kasih telah hadir, silahkan nikmati hidangan yang telah di sedia kan " ucap brand hormat.


setelah mengatakan itu para bangsawan pun menikmati hidangan yang telah di sediakan, para pelayan menyambut mereka dengan sangat baik, brand berkeliling untuk menyapa para bangsawan yang hadir.


sedangkan lion masih berdiri di samping yang mulia ratu, :"ada apa nak, mengapa kau tidak ikut dengan kakak mu? " tanya ibunda.


:"hei, hei nak, di medan perang kau tampil sangat berani, mengapa di sini kau seperti kucing penakut saja, pergilah sapa semua orang untuk ayah " ucap ayah mendorongnya.


lion yang di dorong oleh ayah nya mau tidak mau ia pergi menyapa para bangsawan, ia tak begitu mengenali semua orang, tapi, ia hanya mengenali beberapa bangsawan saja seperi rodciell,mccanell dan boardberg.


lion mengenal mereka karena 2 keluarga tersebut adalah tunangan ia dan kakak nya, adapun bangsawan mccanell yaitu sang penasihat yang mulia raja.


saat ini lion tampak bingung melihat di sekitarnya tidak ada satupun yang ia kenali, ia mencoba mencari kak Amara dengan adanya dia akan lebih mudah mengenalkan ke para bangsawan lain.


:"oh, apakah ini pangeran kedua? " tanya seorang bangsawan viscount.


mendengar itu lion berbalik dan memberi hormat padanya :" ya itu benar, saya pangeran kedua dari Kerajaan ini adelion holder lux " ucap lion memperkenalkan dirinya.


:" oh, perkenalan nama saya viscount ball halcras " ucap ball memperkenalkan dirinya.


:" salam kenal tuan ball " ucap lion dengan hormat.


:" baru kali ini saya melihat pangeran kedua maukah anda mampir ke toko saya, saya membuka usaha alat-alat sihir, jika pangeran tertarik pangeran bisa datang ke toko saya " ajak ball dengan hormat.


:" alat-alat sihir? mengapa seorang bangsawan membuka usaha seperti itu , apakah anda sebelum nya seorang petualang? " tanya lion pada viscount.


viscount ball mengangguk membenarkan nya dan menjawab :" memang benar seperti pangeran duga, sebelum saya menjadi bangsawan saya adalah mantan petualang, bukan hanya saya saja, banyak dari kalangan bangsawan di sini adalah mantan petualang , seperti nya anda kenal dengan seorang count di wilayah perbatasan " jelas nya.


lion mengangguk.


:" ia menjadi bangsawan karena dari keluarga nya, tapi, sebelum ia mendapat kedudukan menempati sebuah kota, ia juga adalah mantan petualang di negri ini bagi siapa pun yang menjadi petualang dan memberikan kontribusi besar pada negara makanya ia kemungkinan besar akan menjadi bangsawan " jelas viscount ball.


:" mengapa seperti itu? " tanya lion bingung.


:" apakah yang mulia tidak memberitahu Anda? " tanya kembali viscount ball terheran-heran.


lion menggelengkan kepalanya.


viscount menghela napas dan berkata :" negri ini memiliki sistem yang dimana seorang yang memiliki bakat dan memberikan kontribusi pada negri ia akan menjadi bangsawan, bakat apa pun mereka masih di Terima oleh penduduk , apa lagi ia memiliki bakat dan kekuatan yang besar, maka ia akan di pandang tinggi oleh penduduk negri ini, jadi ketika semua orang mendengar bahwa kedua pangeran di kirim ke wilayah perbatasan dan membawa kemenangan banyak dari rakyat menantikan nya, seperti yang anda lihat bagaimana seantusias rakyat ketika yang mulia datang " jelas viscount ball.


mendengar itu lion langsung terdiam dan mengingat kembali ketika ia datang kembali ke negri ini, ia melihat banyak para warga yang menyoraki mereka.


setelah terdiam beberapa saat lion mengangguk mengerti dan meminta izin kepada viscount untuk kembali.


viscount ball membalasnya dengan hormat dan mempersilahkan yang mulai pangeran untuk menjamu bangsawan lain nya.


setelah berpamitan lion berkeliling di sekitar pesta banyak bangsawan yang menyapa nya dan lion membalas sapaan itu dengan hormat.


sampai ia ketemu dengan tunangan nya, ia pun menghampiri nya dan memberi hormat pada mereka semua.


:"selamat malam, apakah kalian menikmati pesta nya " tanya lion pada keluarga boardberg.


:" selamat malam, pesta yang sangat menakjubkan pangeran " jawab Braun boardberg, kepala keluarga boardberg, bangsawan tingkat Duke.