
keesokan hari.
lion terbangun dari tidur nya, ia berdiri ke arah jendela dan menghirup udara segar di pagi hari, ia sangat menikmati suasana Damai nya,
ketika ia sedang menikmati nya, lion pun teringat sesuatu,
lion bergegas keluar dari kamar nya, ia berlari ke sebuah penginapan, ketika ia hendak keluar kapten erland menghentikan nya, :" kau akan pergi kemana pangeran di pagi hari ini " tanya kapten.
pangeran dengan buru-buru bertanya kembali :" dimanakah angel? apa yang terjadi dengan nya? apakah ia baik-baik saja? " ucap nya dengan cepat.
melihat kekhawatiran pangeran, kapten erland menghela napas, :" ikuti aku " jawabnya pergi mengarahkan pangeran ke sesuatu tempat.
kapten pergi begitu saja, ia hanya menjawab sesingkat mungkin dan meminta ku untuk mengikuti nya ?
lion pun mengikuti nya dari belakang, sesampainya mereka di depan pintu, kapten pun langsung membuka nya, di sana sudah banyak orang yang berkumpul,
mereka semua mengelilingi seseorang yang terbaring di atas kasur, lion maju untuk melihat seseorang tersebut, ketika lion hendak bertanya, hanna langsung menjelaskan nya.
:" angel seperti ini, ia menahan amukan sihir kegelapan mu sebelum nya " ucap hanna.
lion terkejut, ia buru-buru bertanya :" bukan kah ia, tak memiliki satu pun sihir, mengapa ia bisa menahan sihir kegelapan ku "
mendengar pertanyaan nya, semua orang kembali terdiam.
saat ini wolf menepuk pundak nya :" apakah kah kau ingat soal tubuh suci " tanya wolf.
lion mengangguk,
:" ini lah kekuatan tersembunyi milik nya " lanjut wolf.
lion kembali di buat terkejut :" bukan kah bagi pemilik tubuh suci hanya memaksimalkan sihir nya dan penyembuhan super cepat, berarti kekuatan ini adalah kekuatan tersembunyi milik nya. ?" tanya lion.
wolf mengangguk membenarkan nya, :" aku juga sedang meneliti nya. tapi, di dalam tubuh nya masih dalam keadaan normal, seharusnya tak berselang lama ia akan kembali bangun " jelas wolf.
lion berbalik dan melihat tubuh angel yang masih terbaring, ia berharap agar angel bisa kembali bangun.
di dalam tidur nya angel bermimpi tentang masa lalu nya, ia berasal dari keluarga yang berkecukupan di sebuah desa, orang tua nya sangat menyayangi mereka.
hingga suatu ketika, sebuah mimpi buruk terjadi pada keluarga nya, para monster menyerang desa, melihat serangan monster yang begitu mendadak, semua warga siap bertempur.
hingga akhir nya, banyak dari warga yang gugur dalam pertempuran, akibat pertempuran barusan banyak mayat-mayat warga dan monster di desa tersebut.
angel dan adik nya raul mereka keluar dari persembunyian nya, begitu ia melihat pemandangan di hadapan nya, seketika mereka ingin muntah, begitu banyak mayat di desa nya, baik dari warga nya hingga para monster.
saat ini desa nya seperti lautan darah, dengan cepat angel kembali sadar, ia buru-buru menarik adik nya, untuk mencari orang tua mereka, di tengah-tengah banyak nya mayat, mereka memeriksa satu-persatu.
tapi mereka tak menemukan orang tua nya, sebuah senyuman terpancar di wajah mereka, jika dari semua mayat tidak ada orang tua nya, berarti orang tua nya masih hidup.
di tengah-tengah kesenangan mereka, sang adik bertanya :" kak. apakah daerah itu sudah kakak periksa " ucap adik menunjuk ke ujung desa.
angel hanya menggelengkan kepalanya, ia pun mengajak adik nya ke sana untuk memeriksa, hingga mereka memeriksa mayat yang paling ujung, mereka pun terdiam, mereka seperti di bekukan, tak satu pun dari mereka bergerak maupun bersuara.
seketika angel pun terbangun dari pingsan nya dan langsung memeluk seseorang yang berada di samping tempat tidur nya. melihat adegan itu semua orang memalingkan wajah mereka.
merasakan pelukan yang begitu tiba-tiba membuat lion tersipu malu, lion mencoba membangunkan nya dengan cara memanggil nama nya, ia masih tidak bangun tapi pelukan yang semakin erat.
yang membuat lion sesak napas karena pelukan yang begitu kencang, ketika lion ingin pingsan akibat pelukannya, tiba-tiba angel membuka kedua matanya,
melihat ia memeluk seseorang pria, angel dengan keras melepas orang itu, ia berteriak dan menyelimuti diri nya.
melihat adegan ini mereka tertawa terbahak-bahak, setelah mereka selesai tertawa, hanna menghampiri lion yang berada di sudut ruangan,
hanna membantu nya untuk bangun :" kau tidak apa-apa " tanya hanna tersenyum.
lion mengabaikan nya, ia langsung pergi meninggalkan hanna di belakang, lion menghampiri angel kembali dan menanyakan keadaan nya.
saat ini angel masih mengobrol dengan adik nya, lion menunggu mereka selesai berbicara.
tak berselang lama, dengan wajah memerah angel menghadap ke arah lion :" maafkan aku, maafkan aku, aku tak bermaksud mendorong pangeran, hukum aku saja tapi tidak dengan adik ku " ucap nya malu
melihat ekspresi itu, lion tak bisa menahan tawa nya, lion meletakkan tangannya di arah kepala angel dan mengelus nya :" tidak apa-apa, lagi pula kau melakukan nya tanpa di sengaja, aku juga ingin berterima kasih padamu atas kejadian kemarin ." ucap lion tersenyum.
kepala nya di elus seperti itu, seketika wajah angel kembali memerah, ia pun kembali menyelimuti diri nya :" te-terima kasih pangeran, i- iya tidak apa-apa A-aku baik-baik saja, Pa-pangeran tak mengkhawatirkan diri ku " ucap terputus-putus karena rasa malu.
:"eh " lion melihat ke arah kanan dan kiri, ia bingung akan sikap angel pada diri nya :" apakah aku di benci oleh nya " tanya lion.
kapten erland menghampiri nya :" kamu berani sekali pangeran mengelus kepala wanita seperti itu " jawab erland.
:" bukan kah hal seperti itu sudah biasa, bahkan ibuku sering melakukan itu " ucap lion polos.
erland menghela napas :" memang benar yang mulia ratu seperti itu, karena cinta kasih sayang kepada anak nya, tapi beda cerita jika pangeran mengelus kepala angel, yang berarti pangeran menyukai nya " jelas erland.
:" EEhhkkk " teriak lion terkejut, ia buru-buru menjelaskan kepada angel, bahwa ia tak bermaksud seperti itu.
angel pun keluar dari selimut nya dan berkata :" dasar bodoh " ia pun kembali menyelimuti dirinya.
lion semakin di buat bingung akan sikap nya, ia pun ingin menjelaskan kembali, tapi lion di tarik oleh kapten erland keluar.
:" apakah kau ingin di maafkan oleh nya " tanya erland.
lion mengangguk.
:" kau harus lebih kuat dari dirinya " lanjut kapten.
:" tapi bagaimana cara ku agar bertambah kuat, sedangkan sebelum nya ? " ucap lion menundukkan kepala nya.
:" 3 hari mendatang , kau ikutlah dengan ku pangeran " ucap kapten hormat, dan berbalik pergi meninggalkan lion.
melihat pergi nya kapten, lion sudah tau apa yang akan terjadi, ia membulatkan tekad nya, agar teman-teman tidak mengalami hal seperti ini kembali.