Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
selamatkan mereka



mansion penguasa kota.


lion hendak tidur, tapi, ia mendengar suara ketukkan pintu di kamarnya, dengan kesal lion menjawab :" masuklah "


seorang pelayan masuk terburu-buru, dan berkata :" maafkan saya pangeran. saya di beritahu oleh penguasa kota bahwa angel dan yang lain sedang di serang oleh beberapa bandit di kota " ucap pelayan membungkuk hormat.


:" APA " teriak lion terkejut.


:"lalu dimana mereka sekarang? " lanjut lion.


:" saya tidak tahu pangeran, saya di beritahu oleh penguasa kota untuk memberitahu anda " ucap pelayan.


mendengar jawaban dari pelayan, lion langsung berlari ke sana untuk menolong mereka, tapi ketika ia hendak keluar dari mansion lion di hadang oleh wolf yang baru saja kembali dari penginapan.


:"ada apa pangeran terburu-buru seperti itu? " tanya wolf.


:" hah, hah, angel dan yang lain di serang oleh bandit " ucap lion terengah-engah.


wolf mengangguk membenarkan nya :" tenang saja pangeran, saya juga sudah mengutus beberapa bawahan saya untuk melindungi mereka " ucap wolf menenangkan nya.


:" apa kau yakin? " ucap lion meliriknya.


:" saya sangat yakin pangeran. " ucap wolf dengan hormat.


:" jika sesuatu terjadi pada mereka, kau harus menebusnya. count wolf " ucap lion memperingatkannya.


:" baik " ucap wolf patuh.


lion mengangguk dan kembali ke kamar nya,


melihat kepergian pangeran, wolf berbalik dan memandang ke arah langit :" ku harap kalian baik-baik saja " gumamnya.


sisi utara kota lachen.


di sudut utara kota terdapat tempat yang begitu berbahaya, di sana tempat berkumpul nya para penjahat yang mendapat nilai buronan kota atau kerajaan, misi pemburuan para buronan telah di lakukan oleh guild, tapi mereka tak mampu membersihkan semua nya.


saat ini raul sudah di jebak oleh pemuda tersebut, ia sudah di kepung dari segala arah, tidak ada jalan kabur untuk nya, yang ia lakukan sekarang adalah melawan mereka semua, meskipun pada akhir nya ia kalah, tapi kakak nya akan selamat.


raul terhanyut dalam pikiran nya, ia tak menyadari bahwa bos dari pemuda tersebut sudah tiba di hadapan nya, raul pun langsung memasang kuda-kuda nya untuk menyerang bos tersebut.


:" hei, hei tenanglah, aku ingin berbicara sebentar dengan mu " ucap bos tersenyum licik.


raul hanya diam saja, ia mengabaikan semua kata-kata dari orang itu, ia tak boleh lengah di situasi seperti ini.


melihat bocah di hadapan nya, yang hanya berdiam diri saja, bos memerintah kan anak buah nya agar mengeluarkan mereka, anak buah itu pun menyeret kedua gadis yang mereka tangkap.


melihat kedua gadis itu, raul terkejut dan berkata :" bukankah itu aundrey lalu satu lagi? ", raul terdiam sesaat dan memperhatikan salah satu gadis yang di samping aundrey, begitu memperhatikan tubuh gadis itu.


tanpa sadar raul berteriak ;" KAKAK "


mendengar suara teriakan memanggil nya, dengan setengah sadar angel melihat ke arah suara tersebut, ia melihat adik nya dan ia berkata dengan sekuat tenaga :" pe-pergilah ra-raul " ucap nya, setelah itu angel kembali pingsan.


melihat keadaan kakak nya seperti itu, raul sangat marah, ia sudah tak memikirkan keadaan nya lagi, ia akan bertarung dengan mereka semua sampai titik darah penghabisan.


melihat bocah yang di hadapan nya sudah mulai mengamuk, bos itu sangat senang dan sangat menikmatinya. ia memerintah kan anak buah nya agar melawan bocah itu.


dengan senang hati anak buah bos tersebut maju satu persatu, mereka mengepung raul yang berada di tengah-tengah.


:"bos, apakah kita bisa main-main dulu dengan bocah ini " ucap salah satu anak buah berbadan tinggi.


:" terserah kalian " ucap bos yang sedang mempermainkan kedua gadis tersebut


dan meninggal kan meraka yang sedang melahirkan bocah tersebut.


melihat kakak nya yang ingin di lecehkan, raul maju menyerang bos tersebut sebelum pergi, tapi ia di tahan dan di lemparkan oleh anak buah nya,


:"hei, hei, jangan terburu-buru mari kita main-main dulu " ucap anak buah berbadan kekar.


setelah mengatakan itu raul menyerang kembali, tapi, setiap ia menyerang ia selalu di lemparkan kembali oleh mereka. hingga badan nya sudah penuh luka dan banyak darah yang keluar dari tubuhnya.


ia bangkit kembali dengan tertatih-tatih, lalu ia menyerang salah satu dari mereka, tapi, sebelum raul menyentuh mereka, raul sudah mencapai batasnya dan


kembali tumbang dengan setengah kesadaran nya ia mengucapakan :" to-tolong, ka-kakakku " setalah mengatakan itu ia pun pingsan.


:" hei-hei ini tidak seru sekali " ucap anak buah berbadan kekar.


lalu salah satu dari mereka ingin melaporkan kepada bos.


tapi ketika hendak melaporkan, ia di bunuh oleh seseorang misterius, melihat rekan nya mati, semua orang mulai waspada, mereka melihat sekeliling mereka,


di dalam ruangan, bos sedang bermain-main dengan kedua gadis tersebut. ia masih tak menyadari akan bahaya yang akan menimpa nya,


sedangkan di luar anak buah nya, sedang bertarung dengan seseorang misterius, satu persatu dari mereka mati, di tangan orang misterius tersebut.


hingga semua nya sudah tak tersisa mereka merencanakan untuk menangkap bos dari bandit.


:" bawa anak itu " ucap salah satu dari mereka.


:" siap ketua " ucap mereka serempak.


:" baiklah, untuk yang lain bawa kepala bos mereka dan serahkan kepada guild " perintah ketua.


:"siap ketua " ucap mereka.


setelah itu mereka bergerak masuk ke ruangan tempat bos para bandit berada, mereka pun menumbangkan satu-persatu anak buah yang tersisa.


dan mereka pun menemukan bos nya, ia sedang asik bermain-main dengan kedua gadis itu, tanpa pikir panjang mereka menyerang bos tersebut.


dengan cepat mereka mengalahkan bos para bandit, mereka mampu mengalah dengan cepat karena bos itu sangat lambat menyadari kehadiran mereka, sehingga mereka berhasil mengalahkan nya dengan cepat.


:"misi ini sudah selesai, sembuhkan kedua gadis itu dan bawa mereka ke tempat anak itu berada " perintah ketua.


:" baik ketua " ucap mereka serempak.


salah satu dari mereka yang mampu dalam penyembuhan, ia mengobati luka-luka kedua gadis tersebut.


setelah ia selesai menyembuhkan luka mereka, ia melaporkan kepada ketua bahwa luka mereka berhasil di sembuhkan.


menerima laporan tersebut, ketua memerintahkan mereka agar membawa nya dan kembali.


mansion penguasa kota.


lion masih menatap ke arah jendela, ia masih berharap agar mereka baik-baik saja.


di tengah lamunannya, suara ketukan pintu kembali terdengar di telinganya.


:" siapa lagi? " tanya lion kesal.


:" ini aku wolf " jawabnya.


:" wolf ? ada apa ia di tengah malam begini kemari" gumam lion, merasa bingung ia memberinya izin :" masuklah " ucapnya.


wolf membuka pintu kamar pangeran ia masuk dan menemui pangeran. :" maaf pangeran, saya mengganggu waktu istirahat anda, saya ingin memberi kabar mereka untuk anda " ucap wolf hormat.


dengan cepat lion bertanya :" apa yang terjadi pada mereka? apa mereka baik-baik saja? " ucapnya.


wolf mengangguk dan berkata :" tenanglah pangeran mereka baik-baik saja, saat ini mereka sedang di urus oleh guild petualang " jawabnya.


lion mengangguk puas, ia meminta wolf untuk kembali,


dengan hormat wolf kembali dan meninggalkan pangeran seorang diri di kamarnya.


lion memandang gelap nya langit, dan bergumam :" syukurlah kalian baik-baik saja " tersenyum.