Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
bala bantuan telah tiba



akibat serangan sebelum nya yang menumbangkan banyak pasukan musuh, para prajurit kembali bersemangat mereka melakukan serangan balik.


di sisi lain, sang jendral yang melihat pasukan nya banyak yang tumbang ia sangat marah dan memerintahkan sisa pasukan nya untuk melawan pasukan musuh yang berdatangan ke arah mereka.


setelah itu terjadi lah perang yang sangat panas, masing-masing dari pihak lawan tak ingin mengendurkan pertahanan nya.


tapi sejak awal prajurit kota sudah kekurangan pasukan hingga akhir nya mereka di dorong mundur kembali, melihat ini sang jendral ketawa bahagia :"hahahaha, mundur lah, mundur lah kalian hanya lah semut di hadapan ku hahahaha " ucap sang jendral.


mendengar hinaan tersebut membuat erland sangat marah, tapi ia di tahan oleh wolf :" jangan terpancing, kita harus menahan nya sebelum mereka menyadarinya bahwa pangeran tidak ada di sini " ucap wolf memenangkan nya.


erland tak banyak bicara ia mengangguk mengerti, ia melihat ke arah depan banyak pasukan musuh yang sudah memasuki kota, :" apakah ini akhir? apa yang harus aku lakukan? maaf, yang mulia pada akhir nya aku tak bisa menepati janji ku! " gumam erland pasrah.


:"SERANGGGGG" teriak Bach dari kejauhan.


begitu ia sudah hampir menyerah, ia mendengar sebuah suara yang begitu familiar, erland mengangkat kepalanya dan melihat ke arah depan, ia sangat terkejut melihat sosok itu.


ia tak ingin pikir panjang dan berteriak :"BALA BANTUAN TELAH TIBA, BANGKITTT " teriak erland menyemangati bawahannya yang tersisa.


semua pasukan pun mulai bangkit kembali dan terus menyerang musuh di hadapan mereka.


di sisi lain lion, brand dan hanna sudah memasuki kota melewati jalan sebelum nya.


:" sepertinya di sekitar sini belum terjadi peperangan " ucap Hanna melihat sekelilingnya.


lion mengangguk setuju.


brand yang pertama kalian melewati jalan yang begitu merepotkan membuat ia merasa tidak nyaman :" apakah tidak ada jalan yang lebih baik" ucap brand mengeluh.


Hanna dan lion melanjutkan perjalanan nya dan menghiraukan brand yang terus saja mengoceh, tak berselang lama mereka sampai ke mansion penjaga di sana hampir tidak ada karena penguasa kota memerintahkan mereka untuk ikut berperang.


di sana hanya tersisa beberapa pelayan saja di antaranya kedua pelayan yang lion kenal dan aundrey, mereka di beri tugas oleh penguasa kota agar mengamankan beberapa barang penting nya.


:"aundrey, di mana angel aku tak melihat nya ? " tanya lion yang masih menyamar.


melihat sosok pemuda di hadapan nya aundrey masih tak bereaksi, mereka bertiga bisa masuk ke dalam mansion karena Hanna telah menunjukan dirinya tapi untuk lion dan brand masih dalam penyamaran.


:"anu, maaf, apakah anda budak? " tanya aundrey bingung.


mendengar perkataan aundrey membuat lion tersadar ia melihat dirinya yang masih berpenampilan seperti budak, ia pun langsung melepaskan penyamaran nya dan menunjukan dirinya kepada nya.


melihat sosok pangeran di hadapan nya, aundrey buru-buru menundukkan Kepalanya dan meminta maaf :" maaf, maaf kan aku pangeran, aku tidak bisa mengenalimu karena penampilan mu seperti seorang budak " ucap aundrey.


lion melambaikan tangan nya dan berkata :" tidak apa-apa, wajar jika kau tak mengenali ku dengan berpenampilan seperti ini " ucap lion memenangkan nya.


mendengar perkataan pangeran yang sudah memaafkan nya aundrey mengangkat kepala nya.


:"lalu dimanakah angel ? " tanya lion kembali.


:" dia, di beri tugas untuk pergi ke tenda medis yang berada di belakang mansion ini " jawab aundrey.


sesampainya mereka di sana, brand langsung melepaskan penyamaran nya dan berkata :" lalu untuk rencana selanjut nya seperti apa Hanna? " tanya brand


mendengar perkataan pangeran pertama yang begitu mempercayai nya Hanna berjalan ke arah jendela dan melihat perang yang masih berlangsung.


setelah menganalisis perang tersebut Hanna kembali kepada kedua pangeran dan berkata :" kurasa rencana ini cukup berbahaya untuk kedua pangeran, apakah kalian yakin? " tanya Hanna kembali.


brand memalingkan wajah nya kepada sang adik, setelah itu ia kembali menatap ke arah Hanna dan berkata :" selama tak membahayakan nyawa adik ku kurasa itu tak masalah "jawab brand tegas.


menghela napas :" baiklah, kalau begitu dengarkan " ucap Hanna menyusun strategi.


mendengar penjelasan nya brand setuju tapi tidak dengan lion seketika ia murung, melihat itu brand menghampiri nya dan berkata :" ini demi kebaikan mu dik, kakak mohon untuk kali ini dengarkan ucapan kakak ok " ucap brand membujuk.


:" tapi kak, aku sudah cukup kuat bukankah kakak melihat sendiri bagaimana cara ku bertarung sebelum nya, apakah itu masih belum cukup? " teriak lion marah.


brand mencoba mendekati nya tapi di tepis oleh lion :" baiklah, kau boleh membenciku setelah perang ini usai tapi ada yang ingin kakak beritahu pada mu, kita akan mempunyai saudara baru lagi dan ibunda sangat khawatir akan keadaan mu dan menantikan mu untuk pulang dengan selamat " ucap brand, setelah mengatakan itu ia pergi meninggalkan lion seorang diri .


:" apakah ini perlu yang mulia? " tanya Hanna.


brand mengangguk :" ini demi kebaikan nya, lakukan lah " jawabnya.


setelah mendapatkan perintah dari pangeran pertama Hanna membuat penghalang dan menyegel pintu kamar lion, setelah semua nya selesai Hanna dan brand pergi untuk melanjutkan rencana nya.


di dalam kamar lion sendiri ia masih memikirkan perkataan terakhir kakak nya, :" saudara baru? apa maksud nya, mengapa ayah dan ibu tak memberitahu ku soal ini? " gumam lion.


ia pun berjalan ke arah jendela kamar nya dan melihat peperangan masih berlangsung, tapi pikirkan nya masih di penuhi perkataan sang kakak sebelum nya.


ibu kota kerajaan lux.


di istana kerajaan seorang datang menemui yang mulia raja yang sedang duduk di singgasana bersama sang ratu, ia datang tanpa memberi hormat.


tapi yang mulia lah datang menghampiri nya, :" lama tak berjumpa kak, bagaimana keadaan mu ? " tanya yang mulia raja.


:"aku baik-baik saja, lalu mengapa kau memanggil ku kemari? bukankah sudah kukatakan sebelum nya jika tidak ada masalah serius kau tak usah memanggil ku " ucap sosok tersebut.


menghela napas :" baiklah kak, sebelum nya aku minta maaf, mungkin seharusnya kau sudah membaca isi surat yang ku kirim, kedua anak ku pergi ke kota perbatasan mereka ikut dalam peperangan bersama ksatria kerajaan dan saat ini istri ku sedang mengandung, ibu kota sangat kekurangan kekuatan oleh karena itu aku memanggil mu kemari" jelas yang mulia raja.


:" tunggu sebentar, sebelum nya kau bilang kedua anak mu pergi ke perbatasan? " tanya sosok tersebut.


yang mulia raja mengangguk.


:" berarti lion juga berada di sana? " tanya sosok itu kembali.


:" ya kak, ada apa ? apakah ada yang salah dengan lion? " tanya raja Alex bingung.


:" tidak apa-apa, aku hanya memastikan nya saja " jawab sosok tersebut.


setelah obrolan singkat itu para pelayan membawa nya ke meja makan untuk melakukan perjamuan dan mereka pun mengobrol santai melepaskan kerinduan setelah sekian lama tak bertemu.