
keesokan hari.
lion terbangun dari tidur ia merasa sangat segar dan bersemangat hari ini, sebelum nya ia selalu tidur di atas tanah, kali ini ia bisa tidur kembali di atas kasur yang begitu empuk.
ia pun bangkit membuka jendela kamarnya, begitu melihat pemandangan di luar sana, ia sangat merindukan lingkungan seperti ini , tiba-tiba ia teringat sesuatu:" mengapa tidak ada pelayan ke kamar ku hari ini? " ucapnya.
lion tak memikirkan terlalu jauh, saat ini ia hanya ingin bersantai menikmati hari-hari yang begitu tenang, tak berselang lama sebuah ketukan pintu terdengar di telinganya, lion langsung membalas ketukan tersebut :" masuklah " teriak nya
seseorang masuk yang tak lain ialah Hanna, melihat kak hanna lion langsung menyapa nya, :" ada apa kak hanna pagi-pagi sekali kemari " ucapnya basa basi.
:"bagaimana keadaan mu lion, apa name music terluka?" tanya hanna.
lion menggelengkan kepalanya :" tidak, aku baik-baik saja, lihatlah aku begitu bersemangat bukan " jawab lion tersenyum.
hanna menganggukkan kepalanya, ia merasa lega bahwa lion baik-baik saja, :" baiklah lion bisakah kau ikuti aku sebentar " ajak hanna.
lion terdiam sesaat, lalu ia menjawab :" Kemana kita akan pergi? bisakah aku makan terlebih dahulu" ucapnya.
hanna menganggukkan menyetujuinya, lalu mereka pun pergi ke ruang makan untuk sarapan, sesampai nya di sana lion terkejut melihat angel dan aundrey berada di sana tak hanya mereka bahkan raul pun berada di belakang wolf yang sedang makan,
ia pun memalingkan wajah nya ke arah hanna,
merasakan tatapan lion, ia berkata :" kita makan terlebih dahulu, setelah itu aku akan menjelaskan semuanya"
lion hanya menganggukkan, ia merasa tak enak pada mereka yang telah ia khianati, dengan penuh keberanian lion datang ke meja makan, ia duduk di samping erland,
erland yang sedang makan, lion berbisik padanya:" Kapten mengapa mereka ada di sini, bukankah sebelumnya.. ?"
erland langsung memutuskan ucapan pangeran :" makan lah terlebih dahulu, setelah itu aku akan menjelaskan semuanya " jawab erland.
mendengar perkataan erland lion hanya terdiam, ia merasa aneh pada semua orang, mengapa kali ini mereka sangat berbeda, saat ini angel sedang menyajikan makanan untuk nya :" selamat makan pangeran" ucap angel.
:" eh, uuhhmmm, terima kasih " ucap lion bingung harus menyikapi mereka seperti apa,
setelah semua nya selesai makan, wolf meminta semua orang datang ke ruang bawah tanah nya,
mendengar itu perasaan lion tak enak, ia ingin beralasan pergi, tapi ,ia di tahan oleh kapten di belakang nya.
dengan tak berdaya lion hanya mengikuti mereka ke ruang bawah tanah, begitu ia sampai di sana lion terkejut melihat ruangan itu sangat berantakan, :" apa yang terjadi di sini " tanya lion pada mereka.
tapi tak satu pun dari mereka menjawab nya, mereka hanya terdiam dan saling memandang satu sama lain,
:"eekkhhmm, baiklah pangeran tolong jawab pertanyaan ku dengan jujur " ucap wolf serius.
:"GLEKkk" menelan ludah, lion menganggukkan, saat ini ia sangat tegang,
melihat ekspresi pangeran, wolf tak memperdulikan nya, bagaimana pun ini masalah serius, jika ibu kota mendengar berita ini, pasti mereka akan mengerahkan pasukan untuk menangkap mereka yang terlibat dengan pangeran.
sebelum itu terjadi, mereka pun sepakat agar masalah ini di luruskan terlebih dahulu sebelum berita itu tersebar,
:" pangeran, bagaimana keadaan tubuhmu" tanya wolf.
hanna yang berada di samping nya ikut memeriksa dirinya, tapi , ia juga tak merasakan sesuatu keanehan pada tubuh lion, :" saya tidak menemukan keganjilan pada tubuhnya, seharusnya ia baik-baik saja " jawab hanna pada wolf.
wolf menganggukkan, ia meminta hanna untuk melihat tubuh pangeran, apakah di sana terdapat pola kontrak sihir atau tidak,
hanna langsung memeriksa di bagian leher dan punggung pangeran, ia masih tak menemukan nya , ketika ia melihat di kedua tangan nya, ia masih tak menemukan pola sihir yang ia cari,.
tapi, ia merasakan sesuatu yang salah, hanna mencoba memeriksa dengan sihir kegelapan nya, seketika pola kontrak sihir itu pun muncul di tangan kanan pangeran.
melihat pola itu mereka semua pun terkejut,
mereka semua tampak tak percaya, wolf buru-buru menghampiri lion, ia mencoba menganalisis pola tersebut.
ia teringat sesuatu tentang pola tersebut, langsung saja wolf membuka buku kuno milik nya, di saja menggambarkan pola yang sama dengan lion miliki.
meskipun wolf tak mampu membacanya, ia sangat yakin bahwa pola tersebut sangat berharga, wolf mencoba menerjemahkan nya, hanna yang melihat wolf begitu kesusahan mencoba untuk membantunya.
hanna bisa membaca sedikit dari buku tersebut, alasan ia bisa membacanya karena buku tersebut di tulis mengunakan sihir tingkat khusus, oleh sebab itu mengapa wolf tidak bisa membaca nya karena ia tak memliki sihir tingkat khusus.
:" tunggu sebentar wolf, seperti nya aku bisa membacanya " ucap hanna menghentikan nya ,
wolf terkejut, ia pun bertanya :" bagaimana kau bisa membaca nya, bukankah sebelum nya kau tak bisa? " ucapnya
:" sebelum nya ? oh, saya terlalu malas untuk membacanya, tapi, lupakan lah alasan kau tak bisa membaca nya, buku ini di tulis oleh sihir tingkat khusus, karena itu kau tak bisa membaca nya, " jawab hanna menjelaskan nya.
wolf menganggukkan mengerti :" kalau begitu, bacakan untuk ku " ucapnya
hanna langsung menerjemahkan setiap barisan dalam buku tersebut :" bagi seseorang yang berkontrak dengan raja dari monster, yaitu (naga penghancur) jika ia tak memiliki kekuatan yang setara dengan nya, maka hidup nya akan menjadi makanan untuk nya, tapi, jika ia memiliki kekuatan di atasnya ia akan menjadi sosok tertinggi di dunia ini " jelas nya.
setelah membaca nya semua nya menatap ke arah pangeran yang berada di samping erland, melihat tatapan mereka lion merasa ketakutan ia bersembunyi di belakang kapten,
saat ini kapten menghadap ke arah pangeran, ia tak ingin membuatnya ketakutan, dengan memegang kedua pundak nya, kapten bertanya dengan begitu lembut, :" pangeran, apakah sebelum nya kau mengetahui ini "
lion menunduk, ia menggelengkan kepalanya.
kapten menghela napas :" lalu apakah kau bisa membaca buku itu ? " tanya kapten.
lion masih tak menjawab , ia masih menundukkan kepalanya dan mengangguk.
:" tidak apa-apa, tapi bisakah aku meminta satu permintaan? " ucap erland memohon.
lion mengangkat kepalanya dan berkata :" apa itu? " tanya lion.
erland melihat ke yang lain, lalu ia mengangguk ke semua nya, :" berjanjilah, jangan memberitahu hal ini kepada siapa pun bahkan orang tua mu sendiri " jawab erland tegas.
lion mengangguk :" ya, aku berjanji " ucap lion mengangkat tangan nya bersumpah.
melihat pangeran bersumpah, mereka pun mempercayai nya,