
guild petualang.
:" apakah ini anak-anak yang di culik itu? " tanya kepala guild.
:" iya master, inilah anak-anak yang kami temukan di daerah tersebut " jawab ketua petualang.
:" begitu ya " ucap kepala guild. ia melihat keadaan anak-anak tersebut, ketika ketua melihat keadaan angel ia terkejut melihat pola sihir di belakang pundak nya.
:" carikan mereka tempat istirahat " perintah kepala guild.
pelayan guild pun membawa mereka ke penginapan terdekat untuk beristirahat,
melihat keterkejutan kepala guild, ketua petualang itu bertanya :" apakah ada sesuatu yang salah dengan anak-anak tersebut. " ucapnya.
:" tidak, aku hanya merasakan sesuatu yang tidak biasa " jawab kepala guild.
:" begitu ya " ucap ketua petualang melihat kepergian pelayan guild membawa anak-anak tersebut.
keesokan hari.
lion pergi mencari count wolf di sekitar mansion,
tapi ia tak menemukannya, ia pun bertanya kepada pelayanan, tapi tak satu pun dari mereka melihat nya,
lion pergi ke ruang bawah tanah, berharap count berada di sana, sesampainya ia di sana, ia tak kunjung menemukan nya, ia mencoba mencari ke kota, tapi ia tidak di perbolehkan oleh penjaga,
terpaksa lion harus menunggu wolf kembali.
guild petualang.
penguasa kota wolf holtzman sedang berbincang dengan kepala guild soal anak-anak yang kemarin ia selamat kan, :" bagaimana kondisi mereka? " tanya wolf.
:"kurasa mereka akan baik-baik saja, tapi...? " ucap kepala guild ragu-ragu.
:" tapi apa? " tanya wolf bingung
kepada guild menghela napas, :" tapi, untuk gadis yang berambut pirang, seperti nya ia memiliki suatu yang khusus, aku tidak tahu itu apa, tapi aku memiliki perasaan aneh ketika melihat pola sihir di balik pundak nya " jelas kepala guild.
mendengar penjelasan kepala guild, wolf tak begitu terkejut, ia hanya mengingat kan kepala guild agar tidak menyebarkan pola sihir tersebut kepada publik.
:" mengapa kita tak boleh menyebarkan nya, apakah ada yang salah dengan pola sihir tersebut? " tanya kepala guild bingung.
:" ini perintah pangeran, selanjut kuharap kalian bisa menjaga mereka ketika aku tidak ada di kota ini, mengerti! . " jawab wolf tegas.
kepala guild hanya mengangguk dan mematuhi perintah dari penguasa kota tersebut.
kamp prajurit.
:"lapor kapten. kami melihat ada pergerakan militer di Kerajaan sebelah " ucap prajurit.
:"begitu ya! mereka sudah bergerak. untuk saat ini bagaimana keadaan di sana? " tanya kapten erland.
:" untuk keadaan sekarang masih cukup normal " jawab prajurit tegas.
kapten menganggukkan kepala, :" dengarkan perintah ku, tetap perhatikan pergerakan mereka, jika ada sesuatu yang salah, segera melaporkan pada ku " perintahnya.
:" baik " jawab prajurit tegas,
kerajaan trim
:" lapor komandan, semua pasukan sudah siap " lapor salah satu anak buahnya.
komandan hanya mengangguk puas :" baiklah, persiapkan mereka semua , saya akan menghadap ke yang mulia terlebih dahulu " ucap nya.
:" baik komandan. kapan kita akan mulai menyerang? " tanya bawahan.
:" untuk itu kita meminta izin terlebih dahulu kepada yang mulia " jawab komandan.
:"baik komandan, kalau gitu saya akan mempersiapkan semua pasukan "ucap bawahan memberi hormat.
komandan mengangguk dan meminta bawahan nya pergi untuk mempersiapkan nya.
:" bawahan menghadap yang mulia " ucap komandan membungkuk memberi hormat.
:" berdirilah, ada perlu apa kau kemarin? " tanya sang raja.
:" saya kemari ingin melaporkan bahwa semua pasukan sudah siap di kerahkan" jawab komandan.
:" bagus lah, kerja bagus komandan " ucap sang raja memuji.
:" maaf yang mulia, kapan kita akan melakukan penyerangan " tanya komandan.
yang mulia raja menghela napas dan berkata :" kau latih terlebih dahulu semua pasukan, untuk penyerangan kita menunggu kabar dari pengintai kita " ucapnya.
:" baik yang mulia, saya akan memenuhi harapan Anda " ucap komandan tegas.
:" baik lah komandan kau boleh kembali " perintah sang raja.
komandan itu memberi hormat lalu ia meninggalkan aula kerajaan, ia tak menyangka bahwa sang raja sudah merencanakan jauh dari sebelum nya, dengan begini peperangan dengan kerajaan lux, mereka yang akan mendapatkan kemenangan tersebut.
kerajaan lux.
:" apa ada kabar dari lion, Ansel " tanya sang raja.
Ansel menggelengkan kepalanya nya dan berkata :" maaf yang mulia, saya belum mendapatkan berita apa pun dari count wolf " jawab penasihat Ansel.
:" begitu ya, apa ia akan baik-baik saja " ucap raja alex begitu khawatir.
:" tenang saja, yang mulia saya yakin ia akan baik-baik saja " ucap Ansel menenangkan nya.
di tengah-tengah obrolan mereka, seorang pelayan masuk, ia memberi hormat di depan sang raja dan berkata :" maaf baginda raja atas ketidak sopanan ku "
yang mulia raja mengangguk dan memaafkan atas tingkah pelayannya itu, penasihat Ansel bertanya kepada pelayan tersebut :" ada apa kau buru-buru seperti itu? "
:" anu, maaf tuan Ansel, ta-tapi, Ya-yang mulia ratu " ucap pelayan terbata-bata
:" katakanlah " ucap Ansel kesal.
dengan cepat pelayan itu menjawab :" yang mulia ratu, memiliki bayi lagi dalam kandungannya "
:"APAA" teriak yang mulia raja dan Ansel serempak.
yang mulia raja langsung lari ke kamar nya untuk menemui istri nya, sesampai yang mulia di sana ia menemukan banyak pelayan yang menemani istri nya, salah satu pelayan berkata :" yang mulia raja selamat seperti nya anda akan memiliki keturunan kembali " ucapnya.
yang mulia raja mengangguk senang, ia menghampiri istrinya yang sedang berada di tempat tidur :" sayang, bagaimana kondisi mu? " ucap yang mulia.
yang mulia ratu membelai wajah suami nya dan berkata :" aku hanya sedikit mual-mual, tapi aku baik-baik saja, jadi tenanglah " ucap yang mulia ratu.
melihat istri nya yang begitu lembut, raja alex menyentuh perut istrinya dan berkata :" seperti apa anak kita di dalam kandungan ini? " tanya raja alex.
:" kurasa ia akan sama seperti ku " jawab ratu Alicia mengelus kepala suaminya.
raja alex tersenyum, ia berdiri dari tempat tidur , melihat penasihat di hadapan nya, yang mulia raja memberi perintah kepada penasihat :" Ansel, tolong urus kerajaan, biarkan aku beristirahat sejenak menemani istriku " ucapnya.
:" baik yang mulia, nikmati lah hari-hari enang mu bersama yang mulia ratu " ucap penasihat dengan hormat.
yang mulia mengangguk dan meminta penasihat dan para pelayan pergi meninggalkan kamar ini.
sebelum pergi beberapa pelayan meninggalkan beberapa buah untuk di makan oleh yang mulia ratu.
:" apakah kita harus memberi tahu anak-anak " tanya raja alex.
ratu Alicia terdiam sejenak, setalah berpikir ia mengatakan :" untuk Brian tolong beritahu, tapi, tidak untuk lion " ucap nya
:" mengapa lion tidak di beri tahu, bukankah ia juga anak kita " tanya raja alex bingung.
ratu Alicia menggelengkan kepalanya, :" aku sangat mempercayainya, oleh karena itu biarkan ia fokus berlatih " jawab ratu Alicia meyakinkan
:" baiklah " ucap raja alex mengangguk.