
lion berlari keluar dari mansion, ia melihat para warga sedang berlarian untuk mengungsi agar terhindar dari perang, saat ini wolf sedang sibuk berkeliling memastikan agar warga nya tak terlibat dalam perang.
bukan hanya wolf yang sebagai penguasa kota saja bahkan ketua guild petualang ikut membantu penguasa kota mengamankan para warga, setelah semua nya selesai,
mereka pun pergi ke gerbang kota, di sana banyak prajurit dan ksatria sudah berada di posisi mereka yang sudah bersiap berperang , bahkan kapten erland sudah berada di sana yang siap memimpin mereka.
saat ini lion merasa di lema, apakah ia harus ikut berperang atau ia akan terus bersembunyi di sini, setelah berpikir cukup lama akhir nya lion memutuskan akan ikut berperang,
ia merasa sudah cukup kuat untuk ikut berperang, yang di mana ia sudah menguasai semua sihir nya dan juga teknik pedang yang ia kuasai, terlebih lagi tanda kontrak di tangan nya bisa membantu nya memulihkan mana yang sudah ia keluarkan.
setelah berpikir cukup matang ia memutuskan untuk ikut berperang, ia pun kembali ke kamar untuk mengganti pakaian nya dan mengambil pedang yang kapten berikan padanya.
ia menghadap ke arah cermin melihat pakaian yang ia gunakan merasa sudah sempurna, ia keluar dari kamar nya dan pergi ke gerbang kota untuk ikut berperang.
:" tunggu pangeran " teriak seseorang di belakang nya.
sebelum keluar dari mansion ia mendengar seseorang memanggil nya, ia pun berbalik melihat sosok di belakang nya adalah hanna, :" tunggu, biasa nya ia memanggil ku dengan nama panggilan mengapa hari ini ia memanggil nya seperti itu " ucap lion dalam pikirannya.
melihat pakaian yang di kenakan pangeran, hanna pun bertanya padanya :" anda ingin pergi kemana pangeran, dengan pakaian seperti itu? " ucap nya tajam.
melihat tatapan tajam hanna, lion tak bisa menyembunyikan nya, ia pun berkata:" aku dengar dari prajurit bahwa kota ini di serang, oleh karena itu aku ingin membantu nya " jawabnya.
hanna menghela napas dan berkata :" aku mengerti maksud mu pangeran, jika ini perang melawan monster aku akan mengizinkan nya, tapi, kita berperang melawan kerajaan sebelah yaitu kerajaan trim, seharusnya pangeran tau jika salah satu keluarga kerajaan terbunuh dalam medan perang maka itu kemenangan di pihak musuh, jadi aku mohon pada pangeran agar tetap di sini, biarkan saya yang melindungi anda" jelas hanna.
mendengar penjelasan nya lion hanya menundukkan kepalanya dan mengangguk, ia pun pergi meninggalkan nya tanpa sepatah kata pun,
melihat pangeran seperti itu hanna hanya menggelengkan kepalanya dan bergumam :" maaf lion, hanya ini yang bisa ku lakukan aku tak ingin kehilangan orang terdekat ku kembali "
kamp prajurit kerajaan trim di sisi timur kota lachen.
:" LAPORRRR" teriak salah satu prajurit melaporkan kepada jendral.
:" ada apa? " tanya jendral.
prajurit itu langsung menyerahkan surat tersebut kepada jendral,
sang jendral mengambil surat tersebut ia langsung membacanya.
surat tersebut berisi soal pangeran pertama yang sudah meninggalkan ibu kota bersama wakil kapten ksatria dan keberadaan pangeran kedua yang berada di kota lachen.
" HAHAHAH , sangat bagus dewa memberkati pasukan kami, keberuntungan ini tak boleh kami lewatkan " tawa sang jendral setelah membaca surat tersebut.
:" HEI, sampaikan perintah ku, bagi kirim 500 pasukan untuk mencegat pangeran pertama ketika ia sudah keluar dari hutan, dan sisa nya agar bersiap menyerang kota lachen dan rebut kota itu " lanjut perintah sang jendral.
:"SIAP " teriak prajurit memberi hormat dan meninggalkan tenda sang jendral.
setelah mendapatkan perintah dari sang jendral, prajurit itu mengabarkan kepada masing-masing pemimpin kelompok agar mereka segera bergerak.
mendapatkan perintah tersebut selurus prajurit mulai bersiap-siap dan mulai bergerak, mereka membagi pasukan nya, 500 prajurit untuk mencegat pangeran pertama dan sisa nya menyerang kota lachen.
misi utama mereka adalah merebut kota dan membunuh keluarga kerajaan, setelah itu mereka langsung menyerang ibu kota kerajaan lux.
hutan tod.
seperti perhitungan pangeran pertama semua monster yang berada di pinggiran hutan sudah habis di basmi oleh mereka, hanya tersisa monster slime dan rabbit saja,
berkurangnya aktifitas monster mereka pun bisa bersantai, perjalanan kali ini mereka benar-benar tanpa gangguan.
brand melihat di sekeliling nya, hutan yang di anggap orang-orang sangat berbahaya, tapi begitu ia melihat pemandangan di hutan tampak indah dan menakjubkan kan,
selintas ia teringat akan adik nya, ia tak sabar agar segera sampai di sana dan mencari keberadaan adik nya :" adik apa kau baik-baik saja " gumam brand.
mansion.
saat ini lion berada di kamar nya, ia jaga sangat ketat bahkan hanna memerintahkan beberapa penjaga agar pangeran tidak keluar dari kamar nya, hal ini bertujuan agar melindungi pangeran.
sebelum di sampai ke kamar nya, lion sudah menyelinap ke ruang bawah tanah untuk mengambil buku kuno, ia ingin melanjutkan membacanya,
Terakhir kali ia membaca adalah bagian labirin, saat ini ia penasaran tentang kontrak dengan raja monster meskipun sebelum nya hanna telah membaca kan nya, ia masih ingin membaca nya.
lion langsung mencari nya, setalah ia menemukan halaman yang berisi tentang kontrak ia langsung membaca nya, di sana tertulis seperti hanna bacakan, tetapi hanna melewatkan beberapa kata.
di sana tertulis :" jika kontrak telah terbuat raja monster lebih kuat dari manusia ia bisa menyerap mana manusia, tetapi begitu pun sebalik nya jika manusia lebih kuat maka manusia bisa menyerap mana milik raja monster, ada pun pengecualian jika masing-masing dari mereka kontrak darah mereka bisa saling membagi mana sihir nya, jika pemangilan pun mereka bisa lakukan "
setelah membaca nya lion sangat terkejut, sebelum nya ia sangat khawatir akan dirinya, tetapi setelah beberapa hari mana sihir nya selalu bertambah bukan berkurang,
:" apa karena kontrak darah luku memberi nya mana sihir? bukan kan ia masih bayi?" gumam lion memikirkan nya,
ia pun melanjutkan baca nya, di sana tertulis "bahwa kontrak manusia bisa memanggil monster kontrak nya, tapi, tidak dengan monster yang tidak bisa memanggil manusia ke hadapan nya, monster yang berkontrak hanya bisa mengarahkan manusia tersebut sesuai jangkauannya,"
dan di sana pun tertulis rapalan pemanggilan kontrak nya " wahai kau familiar yang ku hormat datangan lah dan jawab lah panggilan ku ini "
setelah menghafalkan mantra pemanggilan tersebut, lion mencoba nya pertama-tama ia coba mengaktifkan kontrak nya, setelah pola kontrak muncul ia langsung merapalkan mantra yang ia baca sebelum nya.
setelah selesai membaca mantra tersebut sebuah pola sihir bersinar terang di hadapan nya, melihat itu lion sangat senang ia berhasil memanggil nya, tapi kesenangan itu sirna, pola sihir yang sebelum nya bersinar tiba-tiba redup seketika.
melihat itu lion terjatuh lemas, ia gagal memanggil luku.