Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
Dryad



lion berada di dimensi dimana para monster berkumpul, tapi lion masih tak menyadari sebuah bahaya yang menanti nya,


di dalam dimensi tersebut, para monster memliki pemimpin nya tersendiri, saat ini monster terkuat di dalam dimensi tersebut dari monster naga, tapi mereka kehilangan pemimpin mereka akibat perang masa lalu, oleh karena itu,monster naga lebih suka individu dari pada kelompok,


saat ini lion tertidur di bawah pohon dengan luku, ia masih tak menyadari bahaya yang sedang mengintai mereka, seekor monster macan yang berukuran besar sedang memperhatikan lion yang sedang tidur,


monster macan itu perlahan-lahan mendekati mereka, ketika monster macan ingin memakan meraka, luku tiba-tiba terbangun ia langsung menatap monster macan itu,


monster macan itu mundur beberapa langkah, ia seperti melihat kehancuran di hadapan nya, tanpa sadar monster macan itu lari ketakutan, saat monster macan itu sudah pergi luku kembali tidur,


setelah lama mereka tertidur hari pun sudah sore, lion baru saja bangun dari tidur nya, ia melihat luku yang sudah bangun sedari tadi, :" selamat pagi " sapa lion.


seperti biasa luku membalas dengan menggosok kepalanya kepada lion, lion mengajak nya kembali ke sungai mencari makanan untuk mereka berdua,


sesampainya mereka di sana, lion langsung mencari ikan di dasar sungai.


ia pun mendapatkan beberapa ekor ikan untuk mereka makan, kali ini lion mendapatkan lebih banyak dari sebelum nya, ia pun langsung membakar ikan tersebut,


setelah ikan itu matang ia membagi nya kepada luku untuk mereka makan bersama, setelah makan lion baru tersadar selama ini tidak ada monster apa pun yang menyerang ia, padahal ia sudah lama berada di hutan ini.


lion melihat ke arah luku yang sedang asik makan ikan nya, :" apakah karena luku, tidak ada monster yang menyerang nya " gumam lion, ia bepikir kembali, tiba-tiba ia menggelengkan kepala nya :" tidak, tidak mungkin " ucapnya kembali.


mansion.


saat ini semua orang yang di mansion sedang menunggu penguasa kota menyelesaikan penelitian benda misterius tersebut,


butuh waktu lama count wolf menyelesaikan penelitian nya.


di tengah-tengah semua orang sedang menunggu count wolf, seorang masuk tiba-tiba, melihat orang tersebut erland menegur nya :" bisakah kau diam sebentar "


:" memang ada apa? apakah ada yang salah? mengapa kalian seperti ini semua? " tanya hanna.


erland menghela napas, ia memaklumi atas tingkah hanna tersebut :" pangeran menghilang " jawab erland singkat.


:"APAA, kau pasti bercanda " teriak hanna, menarik kerah baju erland.


erland membiarkan nya, ia sendiri mengerti perasaan nya, ia juga sama seperti dirinya ketika mendengar pangeran menghilang,


tak berselang lama, wolf kembali membawa benda tersebut, raut wajahnya tampak lesu dan lemas, erland pun menghampiri nya dan ia pun bertanya :" apa kau berhasil? "


wolf menggelengkan kepala tak berdaya.


:" apa, tidak mungkin, ini pasti bohong kan " ucap erland mundur beberapa langkah ia tak percaya dengan hasil nya,


ia pun terduduk lemas tak berdaya, ia memegang kepala nya dan selalu bergumam :" ini bohong, ini bohong, ini pasti bohong "


melihat erland seperti itu hanna merasa tak tega, ia mengambil benda yang di pegang oleh wolf,


hanna melihat benda tersebut, ia menemukan sesuatu yang salah dengan benda ini.


:"wolf apakah kau sudah mengalirkan mana sihir mu ke dalam benda ini? " tanya hanna.


:" begitu ya " ucap hanna memeriksa kembali, ia mencoba mengaliri mana sihir nya, seketika benda itu mulai bereaksi,


melihat itu semua orang menatap benda tersebut,


benda itu perlahan-lahan membentuk sebuah portal, melihat portal tersebut erland bangkit dari duduk nya bergegas ke arah portal, tapi ia di tahan oleh hanna :" tunggu sebentar " ucap hanna menahannya.


tak berselang lama portal itu sudah membentuk sempurna, saat ini hanna mengatakan ke semua nya :" kalian hanya mempunyai waktu ketika matahari terbenam , temukanlah pangeran secepat mungkin " ucap nya.


mereka semua mengangguk, yang masuk ke dalam portal adalah wolf, erland dan beberapa prajurit penjaga mansion, angel dan yang lain ingin ikut tapi mereka menolak nya, karena tempat yang mereka tuju sangat asing, mereka sendiri tidak tahu bahaya apa yang menanti mereka.


:" tetap lah di sini, pangeran pasti baik-baik saja " ucap hanna menenangkan mereka.


mereka mengangguk setuju, mereka hanya bisa berharap agar pangeran baik-baik saja, setelah semua persiapan selesai wolf dan yang lain masuk ke dalam portal,


sesampai nya mereka di sana, mereka di buat takjub akan pemandangan di dimensi tersebut, tak hanya pemandangan nya saja bahkan pepohonan di sana sangat besar berbeda dengan di dunia asal mereka.


mereka pun kembali sadar, mereka melanjutkan menelusuri hutan tersebut, erland langsung memberi perintah pada mereka agar langsung membuat formasi pertahanan,


di sisi lain lion masih mencari jalan keluar dari hutan ini, ia merasa dirinya tersesat dalam hutan ini, setiap ia melawati jalan yang sudah ia beri tanda, ia pasti kembali ke jalan tersebut.


:" AAAKKKHHH" teriak lion kesal, ia tak mampu menemukan jalan keluar dan ia pun terduduk lesu di bawah pohon.


lion tidak tahu harus bagaimana lagi, ia sudah benar-benar pasrah dengan keadaan nya, ia hanya bisa menunggu erland dan yang lain menjemputnya atau ia menunggu kematian nya di dimensi ini.


saat ini luku mengerang ke arah pohon yang lion duduki, lion memperhatikan tingkah luku tersebut tapi, begitu ia melihat pohon di belakang nya tidak ada sesuatu yang aneh pada pohon tersebut.


tapi luku masih bersih keras bahwa ada sesuatu di pohon tersebut, sudah merasa kesal sosok tersebut tak muncul, luku mengeluarkan api dari mulut nya, untuk membakar pohon di hadapannya.


melihat luku yang sudah berkembang lion sangat senang, ia pun ingin menghentikan tingkah luku yang ingin membakar pohon di belakangnya, ketika lion hendak menghentikan nya, sebuah suara muncul.


:"hentikan ia, tolong hentikan naga itu " teriak seorang misterius.


lion melihat sekelilingnya, ia masih tak menemukan seseorang, begitu ia melihat ke belakang nya ia terkejut, muncul sesosok wanita cantik dan mempesona.


tanpa sadar lion langsung bertanya :" siapa kau? "


wanita itu melihat ke arah lion yang tampak biasa-biasa saja, tapi begitu ia melihat bayi naga yang berada di pelukannya, wanita itu langsung ketakutan, :" sa-saya fairy, saya adalah dryad " jawab wanita tersebut.


:"dryad? apakah kamu penjaga hutan ini " teriak lion terkejut senang.


fairy mengangguk.


lion maju menghampiri nya, tapi begitu lion mendekati nya ia mundur menjaga jarak dengan nya, lion berlutut dan berkata :" bisakah kau membawaku pergi dari sini " ucap nya memohon.


melihat manusia di hadapan nya seperti itu, fairy enggan melepaskan nya, ia masih ingin bermain-main dengan nya, tapi naga yang bersama nya membuat ia sangat ketakutan.


dengan segala pertimbangan fairy mengangguk dan berkata :" tunggulah di sini sampai matahari terbenam " ucap nya setelah itu ia menghilang meninggalkan lion bersama luku.


lion sangat bingung dengan ucapan dryad barusan, tapi, ia akan tetap menunggu.