Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
penyergapan



setelah erland mengatakan semuanya, suasana di dalam tenda sangat tegang, tak satu pun dari mereka angkat suara , mereka saling memandang satu sama lain.


:" apa kalian ingin seperti ini terus " ucap kepala guild duer membuka pembicaraan.


:" hah, baiklah lupakan soal pangeran, saat ini kita dalam situasi perang , apa di antara kalian mempunyai pendapat lain " tanya wolf kepada semua orang.


setelah mengatakan hal tersebut semua orang mulai memikirkan strategi, salah satu petinggi mengajukan pendapat nya dan berkata :" bagaimana jika kita mengerahkan prajurit kota untuk bertahan dan ksatria melakukan penyergapan " ucap nya.


semua orang mengangguk setuju atas ide itu, tapi duer mengajukan pendapat lain dan berkata :" lalu bagaimana dengan petualang kota, beberapa dari mereka bersedia ikut berperang " .


:" berapa banyak yang ikut duer? " tanya erland.


duer diam sejenak dan berkata :" kurang lebih dari 100 orang " ucap nya ragu-ragu.


:" 100 orang ya? apakah mereka sudah di rank atas semua? " tanya erland.


duer memikirkan sejenak, lalu berkata :" kurasa begitu, tapi, aku tidak bisa meyakinkan sepenuhnya" jawab nya.


erland mengangguk :" baiklah, jika sudah seperti, saya putuskan bahwa sebagian prajurit kota menahan gerbang dan sebagian nya akan ikut bertempur bersama ksatria, lalu untuk petualang yang ikut berperang, mereka akan berada di kota membantu pertahanan prajurit, apakah dengan ini sudah jelas sepenuhnya " jelas erland pada semua nya.


:"kurasa ini masuk akal, aku setuju " ucap petinggi kota berbadan besar.


wolf mengangguk :" aku setuju, bagaimana pun ini demi kedamaian warga kota " ucap nya sependapat.


:" aku akan membantu dengan para petualang, maka dari itu aku pun setuju " ucap duer.


mereka pun melihat ke salah satu petinggi berbadan gemuk,


melihat tatapan mereka begitu tajam pada nya dengan tak berdaya ia pun setuju.


:" baiklah, dengan ini semua nya telah terselesaikan, maka aku minta pada semua orang harap bersiap memimpin pasukan nya masing-masing " ucap erland.


erland ikut bertempur dengan pasukan ksatria,


wolf memimpin prajurit dan ikut bertempur bersama erland di harus depan, duer memimpin para petualangan dan sisa nya mereka akan memimpin prajurit yang berjaga di gerbang kota.


setelah semua tempat sudah di bagi, mereka pun pergi kembali ke pos mereka masing-masing.


hutan tod.


setelah melakukan pertempuran yang begitu sengit, mereka membersihkan sisa-sisa pertempuran dan menguburkan rekan- rekan nya, setelah semua nya selesai mereka pun berkemas dan memulai melanjutkan perjalanan,


Keadaan pangeran pertama sudah mulai membaik, setelah mengeluarkan sihir yang begitu dahsyat, ia sendiri sangat terkejut akan sihir yang di keluarkan pangeran sebelum nya.


tak terasa matahari sudah mulai terbenam, mereka pun memutuskan untuk beristirahat di pinggiran sungai kecil, Bach belajar dari kesalahan sebelum nya kali ini ia yang akan menjaga sepenuhnya.


setelah semua tenda telah di bangun brand langsung masuk ke dalam tendanya, ia masih sangat lelah meskipun sudah seharian ia tak melakukan apa-apa, tapi tubuh nya masih sangat kelelahan.


ia langsung berbaring di atas ranjang nya, malam itu brand bermimpi, di dalam mimpi nya ia melihat seseorang berambut Putih berbadan tinggi dan memiliki badan yang sangat bagus.


di pinggang nya ada sebuah pedang, pedang itu tak terlalu besar tapi ukuran pedang itu sangat cocok padanya, brand mencoba menghampiri dan menyapa nya.


tapi pemuda itu berbalik pergi, sebelum pergi ia mengatakan :" selamat tinggal kakak? " ucap pemuda.


:" kakak? hei, apa maksud mu " teriak brand kebingungan.


pemuda itu mengabaikan teriakannya ,ia terus berjalan pergi meninggalkan nya, brand mencoba mengejarnya, tapi, langkah nya terhenti di depan nya ada sebuah jurang, ia melihat di depan nya sosok pemuda tersebut menghilang begitu saja.


ia pun terbangun dari tidur nya, ia melihat di sekeliling nya ternyata ia masih di dalam tenda, ia menghela napas dan mengingat kembali dalam mimpi nya :" siapakah pemuda tersebut? mengapa ia memanggil ku kakak? " gumam nya dalam kebingungan.


hari sudah kembali cerah, malam ini sangat sangat tenang tidak ada monster yang menyerang mereka, brand keluar dari tenda nya ia menghirup udara segar.


tapi ia di buat terkejut oleh sosok di hadapan nya,


sosok tersebut adalah wakil kapten ia bergadang semalaman menjaga pangeran pertama,


:" oh, pangeran kau sudah bangun, apakah tidur mu nyenyak? " tanya Bach.


brand mengangguk dan berkata :" istirahat lah Bach, kita akan berangkat ketika matahari sudah di tengah-tengah, jika kau seperti ini akan sulit melanjutkan perjalanan " ucap brand.


Bach mengangguk setuju dan memberi hormat pada brand, setelah itu ia pergi ke tenda nya untuk beristirahat.


brand mengumumkan kepada prajurit yang sudah bangun, bahwa mereka akan melanjutkan perjalanan ketika matahari sudah di tengah-tengah.


:" siap, pangeran " teriak prajurit.


brand mengangguk dan kembali ke dalam tenda nya, ia masih memikirkan sosok pemuda tersebut, lagi pula ini pertama kali nya ia bermimpi.


desa slcher.


lion dan hanna sudah sampai di desa, butuh seharian penuh agar sampai di desa ini, mereka tak bisa berhenti di tengah jalan akan bahaya jika prajurit melihat mereka.


lion berkeliling di desa tersebut, ia mengingat kembali ketika pertama kali bertemu aundrey yang di kepung oleh pemuda desa ini, hanna terus mengikuti lion dari belakang.


:" lion kita akan menunggu kakak mu di sini ? " tanya hanna.


lion berbalik dan mengangguk :" ya, karena desa ini cukup dekat dengan keluar nya mereka dari hutan " jawab lion.


:" baiklah " ucap hanna mengangguk setuju.


mereka pun lanjut berjalan-jalan di sekitaran desa,


tiba-tiba sosok pemuda menabrak lion dari depan,


hingga lion terjatuh.


:" hei apa kau tidak punya mata " teriak pemuda tersebut.


lion bangkit dan ingin membalas perkataan pemuda di hadapan nya, tapi, ia di hadang oleh hanna,


:" maafkan kami, jika ia telah menabrak anda " ucap hanna membungkuk bersalah.


:" cih, lain kali lihat jalan di depan mu " ucap pemuda tersebut berbalik dan pergi.


setelah pemuda itu pergi hanna berbalik dan menegur lion :" jangan terpancing oleh amarah mu, jika identitas mu ketahuan akan jadi masalah " ucap hanna.


lion mengangguk mengerti, ia melirik pemuda yang telah pergi, di belakang baju pemuda tersebut terdapat lambang kerajaan trim, lion langsung memberi tahu hanna.


hanna pun melihat nya, ia menenangkan lion dan membawa nya pergi ke luar desa, hanna melihat sekeliling nya, ia tak merasakan adanya bahaya di sekitar sini.


lion bertanya :" bukan kah itu prajurit kerajaan trim? apa yang mereka lakukan di sini ?"


hanna mengangguk sependapat :" lion, kau membaca surat itu kan? " tanya hanna.


lion mengangguk


:" apa jangan-jangan mereka ingin menyergap pangeran pertama ? " ucap hanna.


mendengar itu lion terkejut, ia berdiri dan mengajak hanna kembali ke kota, meminta prajurit untuk membantu menyelamatkan kakak nya,


tapi hanna masih diam saja, ia meminta lion duduk :" dengar lion, situasi kota sangat sibuk mereka juga dalam situasi berperang, sangat mustahil bagi kita meminta bala bantuan " jelas hanna.


:" lalu bagaimana dengan kakak " teriak lion khawatir.


:"tenanglah, aku akan memikirkan cara nya " ucap hanna menenangkan.