
di mulai nya pertandingan, masing-masing dari mereka bersiap satu sama lain , meskipun paff sudah berada di tingkat pemula, ia tak boleh meremehkan lawan nya.
ia sudah banyak belajar dari kesalahan sebelum nya, oleh karena itu ia tak boleh melakukan kesalahan yang sama, paff sangat fokus kepada pangeran.
jika ia memenangkan pertandingan ini, suatu prestasi besar untuk nya, meskipun ini hanya latihan, ia sangat bangga bisa mengalahkan pangeran, tapi, jika ia kalah ia tak terlalu banyak kerugian.
di sisi lain, lion masih tampak tenang, ia masih memperhatikan pedang pemberian kapten erland, ia seperti jatuh cinta pada pedang tersebut, sampai-sampai ia tak memperhatikan lawannya.
melihat pangeran seperti itu, semua penonton di buat bingung akan kelakuan pangeran,
:"pangeran sedang apa " ucap salah satu penonton.
melihat kelakuan pangeran, kapten dan yang lain geleng-geleng kepala.
melihat pangeran seperti itu, paff langsung menyerang nya,
dengan cepat lion menangkis nya, paff terkejut padahal pangeran tidak memperhatikan nya , mengapa ia bisa menangkis begitu mudah nya?
:" jangan pernah meremehkan lawan mu, jika kamu belum mengetahui kekuatan nya " ucap lion memperingatkan paff.
merasa kesal di katakan seperti itu oleh junior nya, paff menyerang secara membabi buta, lion hanya menahan serangan nya saja, akibat serangan secara acak seperti itu membuat paff kelelahan,
paff pun mundur untuk menstabilkan dirinya.
melihat lawan nya sudah kelelahan, lion tidak terburu-buru menyerang, ia menunggu lawan nya sudah siap kembali.
melihat pangeran tidak menyerang nya paff pun bertanya :" pangeran, mengapa kau tidak menyerang ku, padahal kau bisa saja mengalahkan ku dengan mudah "
lion menggelengkan kepalanya dan berkata :" aku tidak suka sepeti itu, yang ku inginkan adalah pertandingan yang seadil-adilnya, bukan kah itu sangat menyenangkan " jawab nya.
mendengar perkataan pangeran, senyum wajah paff terpancar, ia bangkit kembali dan memberi hormat kepada pangeran :" mohon bimbingan nya" ucap paff membungkuk.
lion hanya mengangguk dan memberi isyarat untuk menyerang nya, paff pun langsung menyerang nya tapi serangan ini lebih teratur, tidak seperti serangan sebelum nya yang begitu amatir.
di sisi arena.
:" ada apa dengan pangeran hari ini, ia tampak berbeda dari sebelumnya " tanya wolf ke yang lain.
kapten menggelengkan kepala :"aku juga tidak tahu, aku pun merasa bingung atas sikap pangeran, ia seperti seseorang yang telah dibangkitkan " jawab kapten.
wolf mengangguk setuju dan mereka pun melihat ke arah hanna, hanna menghela napas :" mengapa kalian menatap ku seperti itu, aku juga tidak tahu, mari kita lihat dulu pertandingan pangeran, setelah pangeran selesai kita akan menanyainya " ucap hanna kesal.
mereka pun setuju dengan usulan hanna, mereka pun tidak saling bertanya kembali dan melihat kembali pertandingan pangeran.
melihat mereka tidak bertanya kembali hanna merasa lega, ia sudah berjanji pada pangeran agar tidak memberitahu yang lain soal diri nya berasal dari dunia lain.
cara bertarung pangeran seperti itu, kemungkinan itu berasal dari dunia nya, :" sebuah teknik pedang yang indah " ucap hanna.
mendengar ucapan hanna, mereka pun mengangguk setuju dan mereka pun melanjutkan menonton kembali pertandingan.
di sisi arena lion masih menahan serangan paff, melihat lion tak menyerang nya, paff mengeluarkan teknik beperdang nya SWORD DANCE,
melihat ini semua penonton berteriak meminta pangeran agar menghindari nya, tapi lion menghiraukan ucapan mereka.
saat ini pedang di tangan lion berdiri menghadap langit, lion pun mengeluarkan teknik pedang nya SWORD DEFENSE.
muncullah sebuah bayangan pedang yang sangat besar yang membentuk sebuah penghalang, bersamaan dengan serangan paff yang mengarah pada nya, serangan tersebut langsung di tangkis nya.
melihat adegan ini, semua orang terkejut mereka seolah tak percaya apa yang terjadi di hadapan mereka, bukan hanya penonton saja, bahkan wolf , hanna dan kapten pun di buat terkejut dengan aksi pangeran.
:" kau benar-benar melampaui ekspetasi ku. pangeran " gumam kapten tersenyum.
di tengah arena, paff masih tak menyangka bahwa serangan ia berhasil di tahan dengan mudah nya,
di sisi lain lion menghilangkan penghalang nya dan bertanya kepada paff yang berada di hadapan nya :" apakah kau masih ingin melanjutkannya " ucap nya.
paff pun dengan cepat kembali dari keterkejutan nya dan berkata:" suatu kehormatan saya bertanding dengan pangeran, tapi, bisakah pangeran menyerang saya, dan saya akan menahan nya, setelah itu saya akan mengakui kekalahan saya " jawab paff tegas.
mendengar ucapan paff , lion tersenyum dan kembali bertanya :" apakah.kau benar-benar yakin"
paff mengangguk dan ia kembali ke posisi bertahan nya, melihat tekadnya lion menggelengkan kepalanya dan berkata :" baik lah jika itu mau mu "
selesai berbicara lion memfokuskan diri nya, ia mengingat kembali tentang gaya pedang sebelum nya, setelah ia menemukan gaya pedang yang cocok untuk nya.
ia pun menguatkan dirinya pada bagian pedang dan kaki nya, sebuah teknik baru muncul LETHAL LIGHTNING SLASH.
dengan kecepatan kilat lion menebas baju zirah nya dan seluruh baju zirah milik nya lion sudah memotong nya hingga menyisakan pakaian ********** saja.
melihat pakaian paff yang tersisa dalam ajang nya saja, kepala prajurit sebagai wasit buru-buru menutupi dirinya yang sedang bertelanjang dada, sedangkan paff masih belum bereaksi apapun, ia masih terpana dengan teknik pangeran yang begitu cepat.
kepala prajurit mengumumkan pemenangnya adalah :" adelion holder lux " teriak kepala prajurit.
seketika sebuah sorakan seperti gelombang meneriakkan nama pangeran.
" PANGERAN, PANGERAN, PANGERAN " teriak semua penonton
saat ini paff baru tersadar, ia melihat diri nya yang bertelanjang dada , ia buru-buru menutupi dirinya dengan rasa malu di wajah nya,
sebelumnya sebuah sorakan meneriakkan nama pangeran, setelah melihat paff seperti itu mereka tertawa terbahak-bahak,
lion pun menghampiri paff yang sedang berusaha menutupi nya.
dengan senang hati pangeran melepas jubahnya dan memberikan nya kepada paff agar menutupi sebagian dirinya, melihat pangeran memberikan jubah nya, paff menolak nya ia merasa tak pantas menerima pemberian pangeran.
merasa di tolak akan kebaikannya lion berkata :" apakah kau akan seperti itu? " ucapnya masih menjulurkan jubahnya.
paff melihat diri nya yang masih bertelanjang dada dengan cepat mengambil jubah di tangan pangeran :" Terima kasih " jawab nya dengan hormat.
lion mengangguk tersenyum dan ia berbalik pergi meninggalkan paff yang sedang menutupi tubuh nya , lion kembali ke pinggir arena di sana kapten dan yang lain sedang menunggu nya.
melihat ekspresi mereka, lion sudah tau apa yang akan terjadi pada nya.