Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
ICE TIGER



hutan tod


saat ini keadaan hutan sangat tegang, begitu mereka melihat monster di hadapan nya, sentak mereka semua terdiam tak satu pun dari bergerak dan berbicara.


brand yang melihat monster tersebut dari dalam tenda sangat terkejut :" bagaimana monster seperti itu berada di pinggiran hutan ini " gumam brand.


monster yang berada di hadapan mereka adalah ice tiger, tak heran mengapa suhu di sekitar mereka tiba-tiba turun hal ini di sebabkan oleh monster di hadapan nya.


dari ukuran dan kekuatan monster tersebut seharusnya ia sudah berada di tingkat atas,


mereka tak bisa bergerak sembarangan, jika dari mereka melakukan 1 kesalahan saja akan berakibat fatal.


ice tiger masih mengeliling mereka, hal ini membuat mereka semakin tegang, keringat bercucuran di dahi mereka, semakin lama monster ice tiger mengelilingi semakin banyak prajurit tak mampu bertahan.


akhir nya salah satu prajurit terjatuh, di karena kan ia tak mampu bertahan lebih lama lagi, mendengar suatu pergerakan ice tiger langsung menyerang prajurit tersebut.


melihat monster itu yang akan menerkam nya, prajurit itu pun mundur ketakutan, ketika ice tiger hendak memangsa nya,semua orang bergerak melindungi nya.


mereka pun sekuat tenaga menahan serangan monster tersebut, tapi pada akhir nya mereka tak mampu menahan lebih lama, mereka pun terpental cukup jauh.


melihat celah wakil kapten Bach langsung menyerang monster tersebut, ia menembakan sihir api nya ke arah monster bertujuan mengalihkan pandangan nya dan kemudian menyerang dengan tebasan pedang nya.


hal ini membuat monster itu mundur, dengan ini ia mempunyai jarak untuk melawan monster ice tiger, saat ini Bach mengikuti langkah monster tersebut.


prajurit yang melihat pertarungan antar wakil kapten dan monster ice tiger, tak satu pun dari mereka menganggu duel mereka,


melihat jarak serangan nya cukup untuk mengenai monster tersebut, Bach langsung melancarkan serangan nya SWORD FLASH, tebasan pedang langsung mengarah ke monster di hadapan nya.


dengan mudah nya ice tiger menghalau serangan tersebut, lalu ice tiger melancarkan serangan balik ia menyemburkan kabut es di sekitar nya,


merasakan tanda bahaya Bach memperingatkan bawahan nya agar berwaspada.


setelah memperingatkan bawahan nya Bach pergi menuju tenda pangeran pertama, ia langsung memasang penghalang, setelah mendapatkan peringatan dari wakil kapten, semua prajurit langsung membuat posisi bertahan.


brand tidak tahu kondisi pasti di luar sana, ia hanya merasakan hawa dingin yang begitu mencekam, tak berselang lama ice tiger melancarkan serangan jarum es di sekitar kabut.


seluruh pasukan menahan serangan tersebut, mereka mati-matian menahannya, setelah cukup lama menahan nya akhir nya serangan itu berakhir, satu pasukan mengendurkan pertahanan nya.


:"JANGAN " teriak Bach memperingatkan nya.


tak berselang lama 2 jarum es menusuk kedua prajurit yang menghilang kan pertahannya,


:" bodoh " ucap Bach kesal, melihat bawahan nya mati di hadapan nya, ia pun melacak keberadaan monster tersebut, tapi, ia tak mampu menemukan nya.


ia berbalik ke arah pangeran di belakang nya dan berkata :" pangeran apakah kau bisa melacak kembali keberadaan monster? " ucap nya.


tak banyak bicara brand langsung memusatkan mana sihir nya kembali dan melacak keberadaan monster tersebut, akhir nya ia menemukan keberadaan nya.


ia langsung memberitahu kepada wakil kapten, :" ia berada di depan mu jarak nya sekitar 500 meter " ucap brand.


Bach mengangguk dan pergi melawan monster itu kembali, ia akhir nya menemukan monster tersebut di atas pohon, ini sesuai dengan perhitungan pangeran pertama.


tanpa pikir panjang Bach menyerang nya kembali, kali ini ia tak akan memberinya celah sedikit pun, jika tidak bawahan nya akan terbunuh.


brand yang masih di dalam tenda berpikir bagaimana cara nya agar mengalahkan monster tersebut.


monster tersebut memliki jenis serangan bertipe es, satu-satunya cara agar melawan nya dengan sihir api atau sihir tingkat khusus, yang ia punya yaitu sihir angin, es dan sihir cahaya.


dari 3 sihir yang ia punya hanya sihir cahaya yang mampu melawan monster tersebut, ia pun memutuskan keluar untuk membantu wakil kapten yang sedang bertarung.


brand keluar dari tenda nya dan berteriak :" Bach, aku akan membantu mu buatlah ia sibuk " teriak brand.


mendengar teriakan pangeran, Bach pun mengangguk ia mulai menyerang kembali, di sisi prajurit mereka yang bisa melakukan sihir jarak jauh mulai membantu wakil kapten.


mereka memberi waktu pada pangeran pertama,


brand sangat fokus bagaimana pun serangan nya lah yang mampu mengalahkan monster tersebut.


akhir nya mana sihir nya sudah terkumpul sebelum ia melepaskan serangan nya, ia memperingatkan ke semua orang agar menahan monster tersebut.


seluruh pasukan pun mulai membentuk formasi untuk menahan monster tersebut, setelah monster itu tertahan akibat formasi yang di buat, brand langsung mengerahkan serangan tunggal nya.


:" JUDGMENT " sebuah serangan yang terpusat dari sihir cahaya, serangan tersebut menembus ke langit, serangan yang begitu dahsyat hingga membuat monster itu menghilang tanpa tersisa.


setelah melancarkan serangan tersebut brand langsung terjatuh pingsan akibat mana sihir nya berkurang drastis, semua orang masih belum sadar mengenai keadaan pangeran,


mereka masih terpana dengan serangan barusan,


sampai salah satu prajurit tanpa sadar melihat ke arah samping, ia menemukan pangeran sudah tergeletak di atas tanah.


ia pun memanggil rekan nya mengenai keadaan pangeran, lalu membawa nya ke dalam tenda, mendengar kabar soal pangeran Bach buru-buru pergi ke tenda pangeran.


ia masuk ke dalam dan memeriksa keadaan pangeran, ketika ia memeriksa keadaanya ia sangat lega bahwa pangeran baik-baik saja, hanya mana sihir nya telah habis akibat serangan barusan.


Bach baru menyadari bahwa serangan barusan menghabiskan banyak mana sihir dalam dirinya,


ia pun memerintahkan bawahan nya agar merapihkan semua nya akibat pertarungan barusan.


luar hutan tod.


pasukan kerajaan trim baru saja tiba, mereka melihat serangan barusan yang begitu dahsyat, mereka pun ketakutan,


salah satu prajurit bertanya :" apakah ada master rank A ke atas nya "


rekan yang berada di sebelahnya pun menjawab :" aku tidak tahu, kapten tak memberi tahu soal ini pada kami "


:" DIAM " teriak kapten kelompok menegur mereka,


:" kita tidak tahu, sosok apa yang berada di dalam hutan, misi kita adalah membunuh pangeran pertama " ucapnya.


kedua prajurit itu pun mengangguk dan mereka mempersiapkan barang-barang mereka,


melihat serangan barusan kapten kelompok juga sangat ketakutan, tapi ia tak boleh meninggalkan misi ini.