Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
kemenangan pertama



saat ini pasukan musuh sudah berkurang banyak, akibat serangan lion sebelum nya bahkan jendral musuh pun sudah sangat kewalahan menahan serangan lion.


melihat kesempatan itu Bach memerintahkan bawahan nya agar menyerang kembali,


prajurit kerajaan lux pun maju menyerang.


:" SERANGGGG" teriak pasukan kerajaan lux.


melihat serangan musuh yang begitu gila membuat sang jendral ketakutan dan memerintahkan bawahan nya agar segera mundur.


pasukan kerajaan trim pun lari terbirit-birit, sebagian dari mereka masuk ke hutan dan sebagian nya lari ke arah desa.


melihat itu Bach memerintahkan bawahan nya agar menyerang musuh yang lari ke arah desa, dan bunuh mereka tanpa ampun.


prajurit kerajaan lux pun mengejar mereka yang hendak melarikan diri, dan membunuh nya tanpa ampun.


setelah membantai pasukan musuh yang tersisa prajurit kerajaan lux merayakan kemenangan mereka.


melihat kemenangan mereka brand tersenyum puas dan melihat adik nya yang masih terbaring lemah di atas tanah, ia pun menghampiri nya Dan berkata :" bagaimana keadaan mu lion? " ucapnya.


lion tersenyum menggelengkan Kepala nya, :" aku tidak apa-apa, aku hanya lemas setelah mengeluarkan serangan barusan " ucap lion tak berdaya.


brand mengangguk tersenyum, :" baiklah kita beristirahat terlebih dahulu di desa terdekat, keesokan hari nya kita akan pergi ke kota " ucap nya.


lion mengangguk setuju.


setelah mengatakan itu, wakil kapten Bach menghampiri nya, :" lapor pangeran, saya mendapatkan kabar bahwa kota perbatasan terjadi perang, pasukan sebelum nya hanya lah bagian penyergapan " ucap Bach dengan hormat.


:" dari mana kau dapatkan infomasi itu? " tanya brand.


:" siap, saya dapat informasi ini dari Hanna" jawab Bach.


brand memerintah prajurit agar memanggil Hanna untuk menemui nya, take berselang lama Hanna datang menghampiri nya :" Hanna, menemui pangeran, ada keperluan apa pangeran memanggil Hanna? " ucap nya dengan hormat.


:" Hanna, apakah kau yang memberi infomasi pada Bach mengenai soal perang di kota perbatasan ?" tanya brand.


:" iya, yang mulia pangeran infomasi tersebut memang benar, pangeran kedua juga mengetahui tentang perang ini " jawab Hanna.


brand terdiam sesaat dan melihat lion yang masih terbaring, :" baiklah, Bach perintah kan semua prajurit pergi ke desa terdekat untuk beristirahat, esok pagi kita akan berangkat ke kota untuk ikut berperang " perintah brand.


:" siap yang mulia pangeran " teriak Bach dengan hormat.


setelah menerima Perintah dari pangeran, Bach mengarahkan bawahan nya untuk membersihkan sisa dari peperangan setelah itu pergi menuju desa terdekat.


medan pertempuran.


pasukan kerajaan trim masih menyerang kota lachen, pertahanan kota itu sangat kokoh apalagi di tambah ksatria kerajaan membuat pertahanan mereka sangat kokoh.


melihat itu sang jendral memerintahkan bawahan nya agar terus menyerang.


kota lachen.


situasi kota saat ini sangat kacau akibat peperangan dari kedua belah pihak, prajurit kota masih bisa bertahan menghadapi serangan musuh.


sedangkan pasukan ksatria kerajaan masih mencoba melawan musuh di hadapan mereka,


untuk pasukan penyergapan masih belum di luncurkan.


:" erland apakah kita akan meluncurkan Tim penyergapan ? " tanya wolf.


erland menggelengkan Kepala, :" tidak, biarkan seperti ini, hingga malam tiba baru kita akan menyergap nya " jawab erland.


semua orang mengangguk setuju.


malam pun tiba.


suasana malam ini begitu indah tapi situasi kota sangat mencekam masing-masing dari pihak menaruh kewaspadaan di sekitar mereka.


di dalam tenda jendral kerajaan trim,


:" bagaimana, apakah ada kabar dari Tim penyergap? " tanya ke salah satu bawahan nya.


:" maaf jendral, saat ini kami masih belum mendapatkan kabar soal Tim penyergap " jawab prajurit dengan hormat.


begitu ia memikirkan rencana untuk esok hari, tiba-tiba sebuah teriakan terdengar di telinganya


:" MUSUH MENYERANG, MUSUH MENYERANG " teriak prajurit yang sedang berpatroli.


mendengar itu sang jendral bangkit dari tempat duduk nya dan memerintahkan bawahan nya agar semua pasukan bersiap bertempur.


:" SIAP" teriak prajurit dengan hormat.


situasi tenda prajurit kerajaan trim sangat kacau, mereka sangat terkejut akan serangan mendadak dari kerajaan lux, hal ini membuat banyak nya prajurit yang gugur.


melihat semua prajurit musuh sudah mulai berdatangan, erland memerintahkan pasukan nya agar segera mundur dan mereka pun mudur kembali ke dalam kota.


sang jendral baru saja keluar dari tenda nya, ia di buat terkejut atas serangan barusan, banyak bawahan nya yang mati, sedangkan dari pihak musuh tidak ada sama sekali.


ia harus mengakui bahwa ia sudah kalah atas serangan barusan, ia pun memerintahkan bawahan yang tersisa agar mengobati yang terluka dan melakukan penjagaan penuh malam ini.


:" segera pergi ke Tim penyergap, suruh mereka kembali " teriak sang jendral.


:" SIAP " ucap prajurit dengan hormat dan pergi menaiki kuda.


di dalam kota.


semua pasukan merayakan kemenangan mereka,


:" bagus erland, sangat bagus rencana mu, kali ini kita benar-benar menang besar hahaha " ucap duer sedang mabuk.


:" hahahah ini masih awal, kalian jangan terlalu mabuk besok pagi adalah pertempuran sebenarnya " ucap erland tertawa bahagia.


di tengah-tengah meriah nya pesta, seorang penjaga mansion datang menghampiri penguasa kota , ia membisikkan sesuatu di telinganya .


mendengar perkataan bawahan nya, wolf sangat terkejut dan berteriak:"APA, PANGERAN TIDAK ADA? " teriak nya.


mendengar teriakkan wolf semua orang memalingkan wajah mereka ke arah nya,


:" wolf, apa yang terjadi pada mansion mu? "tanya erland.


wolf menundukkan Kepala nya :" pangeran kedua tidak ada " ucap nya tak berdaya.


:"APAAA " teriak semua orang terkejut.


:" bagaimana mungkin, bukankah ia bersama Hanna. " ucap braun.


:" Hanna adalah mantan petualang rank A bagaimana ia tak bisa menjaga pangeran kedua" ucap petinggi berbadan besar.


:" cukup, cukup, kita tak bisa menyimpulkan seperti itu, hei kau ceritakan detail nya " ucap erland memenangkan mereka.


prajurit penjaga itu menjelaskan secara detail,


mendengar itu semua orang masih tampak bingung, hanya erland yang mengerti, :" seperti nya ini semua gara-gara surat itu " ucap erland membungkuk.


:" baiklah kau bisa kembali , tapi, jangan beri tahu siapa pun atas informasi ini, mengerti! " ucap erland serius.


penjaga itu mengangguk mengerti dan ia dengan hormat meninggalkan yang lain.


:" erland, seperti nya kau mengetahui sesuatu? " tanya wolf.


erland mengangguk mengakui, :" ya, ini berawal dari surat sebelum nya " ucap nya.


:"surat? " ucap semua orang bingung.


setelah itu erland menceritakan semua nya , tak satu pun ia lewati.


mendengar cerita tersebut semua orang mengangguk mengerti :" jadi, pangeran kedua pergi untuk menemui pangeran pertama "ucap braun.


erland mengangguk setuju.


:" baiklah, masalah pangeran sudah terselesaikan, sekarang Mari kita memikirkan rencana untuk esok hari " ajak wolf kepada semua orang.


mereka semua pun berhenti minum-minum dan fokus akan rencana besok.