
sesampai adelion di kamarnya, ia merenungkan perkataan sang kapten, sejujurnya ia masih tak Terima dengan kenyataan ini, tetapi ia tak bisa merubah waktu kembali,
yang ia lakukan saat ini adalah menjadi lebih kuat, jika kapten dan count wolf tidak mengizinkan nya, yang ia lakukan adalah menyelinap keluar dari mansion dan mendaftar menjadi petualangan seorang diri,
tapi. apakah guild akan menerima nya, anak berusia 6 tahun menjadi petualang, kurasa itu mustahil, tapi jika tidak mencoba nya, kita tidak tahu akan hasil nya.
setelah memikirkan beberapa hal, adelion putuskan bahwa ia akan menolak ajakan angel dan yang lainnya, bahwa ia akan fokus berlatih, tetapi di sisi lain , jika ia berhasil mendaftar di guild, ia akan menjadi seorang petualang penyendiri.
halaman mansion.
angel dengan yang lain nya masih menunggu pangeran , mereka berharap bahwa pangeran mendapatkan izin dari kapten dan count, tapi setelah menunggu cukup lama, pangeran masih tak kunjung muncul.
saat ini aundrey mengajak mereka untuk masuk dalam mansion menemui pangeran, mereka pun setuju atas ide nya, ketika mereka ingin memasuki mansion mereka di hadang oleh 2 orang.
ketika mereka melihat sosok yang menghadang nya, mereka mengenali sosok tersebut, yaitu kapten erland dan pemimpin kota ini count wolf.
:"apakah kalian ingin menemui pangeran :ucap sang kapten.
mereka hanya mengangguk setuju.
:"siapakah di antara kalian mengajak pangeran untuk menjadi petualang "lanjut sang kapten
mendengar pertanyaan ini, mereka semua terdiam dan saling memandang satu sama lain. saat ini Raul mengangkat tangan nya, ia mengakui bahwa dirinya yang mengajak pangeran untuk menjadi petualang.
melihat bocah yang lebih muda dari pangeran, tapi ia memiliki cukup keberanian untuk mengakui kesalahan nya, kapten cukup kagum, tapi saat ini kapten masih memikirkan kondisi pangeran.
ia memutuskan akan membawa mereka menemui pangeran :" ikutlah dengan ku"perintah kapten.
:"ikut? "Raul merasa bingung, tapi beruntung nya ia tidak di hukum, mungkin ini keberuntungan nya, atau kapten memiliki alasan lain,ia tak mau memikirkan lebih jauh lagi, ia mengakuinya untuk melindungi kakak nya.
saat ini angel menyadarkan adik nya, yang sedang dalam lamunannya, ia menarik adik nya untuk mengikuti kapten.
tak cukup jauh mereka berjalan. mereka berhenti di depan sebuah kamar, kapten pun mengetuk pintu, :" saya kapten bersama count apakah anda baik-baik saja pangeran "ucap sang kapten.
sebuah suara muncul dari dalam kamar tersebut, dan menjawab ucapan kapten :" masuklah ", kapten membuka pintu tersebut , ia melihat pangeran yang sedang menghadap ke arah jendela,
:" pangeran apakah anda, masih bersikeras untuk menjadi petualang "tanya sang kapten.
adelion hanya menggelengkan kepalanya saja. melihat pangeran seperti itu, kapten menghela nafas, :" pangeran lihat lah, siapa yang datang untuk menemui mu "lanjut sang kapten.
adelion pun berbalik dan melihat siapa seseorang yang kapten maksud. melihat sosok tersebut adelion terkejut :" mengapa Anda membawa mereka kemari "teriaknya penuh emosi.
:" maaf pangeran. saya khawatir akan kondisi anda, saya takut hal yang serupa akan terjadi kembali"ucap kapten.
melihat ketulusan sang kapten mengkhawatirkan dirinya, adelion memaafkan nya, :"lalu untuk apa anda membawa mereka kemari "tanya adelion
:" saya mendengar dari pelayan, yang melihat obrolan anda dengan mereka, bahwa anda ingin menjadi petualang karena mereka, apa perkataan saya salah " jawab sang kapten.
adelion mengangguk membenarkan ucapan kapten, :" mereka teman pertama ku, dan aku berada di kota ini selama 2 tahun, mustahil bagi ku menemukan teman seusia ku, "ucapnya menundukkan kepalanya
melihat keseriusan pangeran dalam mencari seorang teman, kapten melihat ke arah count, count mengerti maksud dari tatapan kapten, ia mengangguk setuju akan hal itu.
kapten berkata kepada pangeran :" pangeran, jika mereka akan tetap di sini . apakah anda akan tetap menjadi petualang"
mendengar itu adelion mengangkat kepalanya, ia merasa senang :"ya.tapi apakah mereka setuju dan di mana kah mereka tinggal "
melihat penginapan tersebut, adelion merasa tenang, ia menghampiri mereka yang masih berdiri di sudut ruangan , ketika adelion ingin menanyakan kepada mereka.
mereka semua menangis dan memeluk pangeran,
adelion hanya tersenyum, melihat mereka menangis bahagia.
setelah mereka cukup tenang, adelion bertanya kepada kapten :" lalu bagaimana untuk keseharian mereka "
:"mereka akan ikut berlatih dengan anda "jawab kapten tersenyum.
adelion sangat senang, bahwa keseharian nya akan bersama mereka, dengan adanya mereka adelion tak akan merasakan kesepian, meskipun adanya kapten dan count, tanpa adanya teman seusia nya masih sangat membosankan.
tetapi di balik kesenangan nya, ia masih bertekad untuk menjadi petualang, untuk waktu nya, ia akan menentukan nya sendiri,
:" baiklah, apakah kalian sudah bersenang-senang nya "tanya count kepada mereka.
dengan tersedu-sedu mereka mengangguk.
count mengajak mereka untuk pergi ke penginapan, melihat ruangan nya cocok untuk mereka atau tidak.
mereka pun mengikuti count dan tak lupa mereka mengajak pangeran untuk ikut bersama mereka, adelion tersenyum setuju.
melihat mereka yang sudah akrab, kapten bergumam:" yang mulia ratu apakah ini sudah cukup "
istana kerajaan lux
mereka merayakan atas keberhasilan pangeran pertama, yang berhasil mengalahkan banyak monster, dengan ini semua rakyat nya bisa tenang, tanpa perlu memikirkan ancaman monster yang akan datang.
sebuah sorak bahagia terdengar dari rakyat nya, banyak dari mereka memuji keberanian pangeran pertama, sepanjang jalan menuju istana tak henti-hentinya mereka memuji pangeran pertama.
melihat keberhasilan putra nya, yang mulia sangat bahagia, ia berencana akan mengangkat putra pertama nya yang akan menjadi putra mahkota.
yang mulia minta pendapat tentang hal ini kepada istrinya yang berada di sebelah nya, tetapi istri nya hanya terdiam, seperti sedang memikirkan sesuatu.
melihat istri nya seperti itu yang mulia memegang tangan istri nya, merasakan sentuhan sang ratu pun tersadar dan melihat ke arah yang mulia,
:"tenanglah ia pasti baik-baik saja, kau tak perlu terlalu memikirkan nya, aku yakin ia pasti aman di sana " ucap yang mulia
:"ya, aku mengerti entah mengapa akhir-akhir ini aku merasakan sesuatu hal yang tak ku inginkan "ucap sang ratu gelisah
yang mulia menghela napas dan berkata:" aku berjanji, jika sesuatu terjadi padanya, aku akan kerahkan seluruh pasukan untuk menjaga nya "
melihat keyakinan suami nya, sang ratu sudah kembali tenang, pikiran yang menganggu dirinya, ia abaikan.
saat ini seorang prajurit melapor bahwa pangeran pertama sudah kembali dan ia akan kemari, yang mulia mempersilahkan prajurit itu kembali.
tak lama kemudian, Brian datang seorang diri tanpa tunangannya memberi hormat kepada ayah dan ibunya.
:"aku sudah menghabisi semua monster yang menyerang ibu kota "ucapnya
yang mulia menerima laporan dari anaknya :" kerja bagus nak, sekarang beristirahat lah terlebih dahulu, kau pasti sangat lelah mengalahkan begitu banyak monster"
Brian ingin meminta hadiahnya, berkat aksi nya mengalahkan monster. tapi melihat ibu nya seperti memikirkan adik nya, Brian mengurungkan niat nya, dengan hormat ia kembali ke kamarnya.